fbpx
Connect with us

Pemerintahan

Dorong Persiapan Lahan Jelang Musim Tanam, Dinas Sebut 62,5 Persen Lahan di Gunungkidul Telah Diolah

Diterbitkan

pada tanggal

Wonosari,(pidjar.com)–Dinas Pertanian dan Tanaman Pangan (DPP) Gunungkidul mendorong para petani untuk memercepat pengolahan tanah menjelang musim tanam pertama di tahun 2019-2020. Tak hanya dengan surat edaran saja, namun dinas turun tangan langsung ke lapangan dengan melakukan gerakan percepatan olah tanah (GPOT).

Kepala DPP Gunungkidul, Bambang Wisnu Broto mengatakan, pihaknya turun langsung ke lapangan untuk melaksanakan GPOT. Hal tersebut dilakukan agar para petani tidak terlambat menyiapkan lahan yang sebentar lagi diprediksikan akan segera diguyur hujan.

“Percepatan olah lahan ini agar secepatnya dikerjakan sehingga bila datang hujan segera bisa tanam, meski hujan datangnya nanti di pertengahan November 2019,” ujar Bambang, Jumat (18/10/2019) pagi.

Ia menambahkan, GPOT sendiri dibiayai langsung oleh pusat termasuk untuk biaya traktor dan operator serta bbm nya. Menurutnya dalam GPOT ini hanya dilakukan di 100 hektar lahan milik petani, harapannya dengan gerakan ini mampu menjadi motivasi bagi petanui.

Berita Lainnya  BPK Periksa Laporan Keuangan Pemkab Gunungkidul, Alhamduillah Terima Penghargaan Lagi

“Pemerintah telah banyak membantu kebutuhan petani seperti benih-benih unggul tanaman baik yang inbrida maupun hibrida padi dan jagung untuk dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh para petani guna meningkatkan produksi dan produktifitas pertanian khususnya pajale (padi jagung kedelai),” kata dia 

Ia menjelaskan, untuk persiapan musim tanam dari laporan lapangan total rata rata sebanyak 62,5 % lahan dari luas lahan di Gunungkidul telah diolah. Pihaknya berharap untuk lahan yang belum diolah untuk segera dilakukan percepatan olah lahan agar tidak ketinggalan saat hujan turun nanti.

“Kemarin (Kamis 17/10/2019), telah dilakukan GPOT di Saptosari. Kegiatan serupa hari ini akan di laksanakan di Banjarejo, Kecamatan Tanjungsari seluas 100 hektar,” ungkap dia.

Iklan
Klik untuk Komentar
Iklan

Facebook Pages

Iklan
Iklan

Pariwisata

Berita Terpopuler