fbpx
Connect with us

Politik

Empat Tokoh Masyarakat Raba Peluang Nyalon Bupati Melalui Jalur Independen

Diterbitkan

pada tanggal

Wonosari,(pidjar.com)–Komisi Pemilihan Umum (KPU) Gunungkidul telah memulai tahapan pemilihan kepala daerah (Pilkada) Gunungkidul 2020. Selain sosialisasi kepada masyarakat, dimulainya tahapan ini juga dimanfaatkan oleh sejumlah tokoh untuk melakukan konsultasi. Para tokoh tersebut disebut berminat untuk terjun ke kontestasi ini menggunakan jalur independent.

Ketua KPU Gunungkidul, Ahmadi Ruslan Hani mengatakan, hingga saat ini sudah ada 4 orang tokoh masyarakat yang berminat menjadi calon bupati Gunungkidul melalui jalur independen. Mereka, kata Hani, telah berkonsultasi dengan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Gunungkidul terkait dengan syarat-syarat yang harus dipenuhi jika akan berkompetisi melalui jalur independen.

“Ada 2 orang datang sudah agak lama, kemudian belum lama ini ada 2 lagi. Jadi ada 4 orang yang datang ke KPU untuk mencari tahu syarat-syarat maju sebagai calon bupati melalui jalur independen,” katanya, Kamis (28/11/2019).

Ia menjelaskan, untuk maju sebagai calon dari jalur perseorangan atau independen syaratnya tidak ada perubahan. Salah satunya adalah minimal bisa mengumpulkan sebanyak 45.443 dukungan yang tersebar minimal di 10 kecamatan di Gunungkidul.

Berita Lainnya  Partai Golkar Dinilai Terlalu Lembek, Tina Pilih Hengkang ke Partai Berkarya

“Belum bisa kami sampaikan 4 orang yang berkonsultasi ke kami untuk maju sebagai calon bupati melalui jalur perseorangan. Kita tunggu ke depan akan menyerahkan syarat atau tidak. Karena kemarin baru sebatas berkonsultasi,” imbuh dia.

Lebih lanjut dikatakan, saat ini ada perubahan Peraturan KPU (PKPU) tentang tahapan, program, dan jadwal penyelenggaraan pemilihan gubernur dan wakil, bupati beserta wakil bupati. Adapun ketentuan lampiran yang diubah salah satunya adalah pembentukan dan masa kerja panitia pemilih kecamatan, penyerahan daftar penduduk potensial pemilih, penyusunan dan pemutakhiran daftar pemilih, pemenuhan peryaratan dukungan pasangan calon perseorangan, pengumuman pendaftaran pasangan calon, pelaksanaan pemungutan suara.

Sementara itu Ketua DPC PDIP Gunungkidul, Endah Subekti Kuntrariningsih mengatakan saat ini PDIP masih menunggu hasil penjaringan yang telah dilakukannya beberapa waktu lalu. Sehingga sampai saat ini belum dapat disampaikan siapa saja yang bakal diusung partai pemenang pemilu legislatif 2019 ini.

Berita Lainnya  Pilkades Monggol Memanas, Timses Nomor Urut 1 Laporkan Pelanggaran Pesaing

“Kami masih menunggu rekomendasi dari DPP PDIP untuk siapa calon yang maju sebagai calon bupati Gunungkidul begitu pula terkait dengan dengan siapa nantinya kami akan berkoalisi pada Pilkada 2020 mendatang,” kata Suharno.

Hal serupa juga diutarakan oleh Sekretaris DPR Nasdem, Suharno. Untuk siapa calon yang akan bertarung pada Pilkada 2020 mendatang pihaknya masih menunggu rekomendasi dari DPP partai Nasdem. Calon yang terjaring sebelumnya merupakan calon yang telah dijaring dengan berbagai pertimbangan.

“Sudah ada nama-nama yang kita kirimkan, tapi kami masih menunggu rekomendasi. Untuk kapan rekomendasinya belum bisa disampaikan nanti kalau sudah ada rekomendasi akan kami kabari lagi,” pungkasnya.

Iklan
Klik untuk Komentar
Iklan

Facebook Pages

Iklan
Iklan

Pariwisata

Berita Terpopuler