Info Ringan
Enam Tips Design Jalan Setapak untuk Taman
Jogja,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Di tengah kesibukan yang penat, rumah menjadi salah satu tempat utama bagi seseorang untuk beristirahat. Tak heran sejumlah orang rela menata dan menambah fasilitas di rumah mereka dengan fasilitas agar bisa beristirahat dengan nyaman dan tenang. Salah satu yang saat ini tengah digandrungi adalah membuat taman rumah. Taman sebagai area hijau di mana dapat tumbuh bunga, pohon, buah-buahan, atau tanaman lainnya tentunya membawa suasana lain.
Dalam penataan taman, anda dapat menambahkan beberapa hal yang dirancang sebagai pemanis, misalnya jalan setapak. Jalan setapak di taman tidak hanya untuk sekadar estetika tetapi juga untuk memberikan jalan bagi Anda untuk mengelilingi pemandangan indah di luar rumah tanpa harus merusak tanaman maupun rerumputan yang ada. Hal ini juga dapat dimanfaatkan sebagai jalur menuju tempat yang signifikan dalam rumah seperti pintu masuk, gazebo, pergola dan lain-lain. Berikut beberapa ide material dan model untuk jalan setapak di taman rumah Anda!
1. Setapak dinding batu
Tembok rendah yang terbuat dari batu tentu saja bisa membentuk jalan setapak di area taman. Anda bisa menumbuhkan tanaman yang terdapat di sepanjang jalan setapak ini dengan menggunakan tingkatan yang lebih tinggi dari area jalan setapak tersebut.
2. Kayu
Potongan kayu juga bisa ditempatkan di atas jalan berkerikil. Panjang potongan kayu tersebut juga bisa disesuaikan dengan jalan setapak tersebut.
3. Batu kali
Selain kerikil, batu kali juga bisa anda manfaatkan untuk menjadikannya sebagai jalan setapak. Anda bisa menciptakan sebuah aliran berkelok-kelok dengan menggunakan batu kali agar mengundang orang lain guna mengeksplorasi area taman.
4. Jalur mata burung
Ingin mempunyai pemandangan yang cantik? Anda bisa merancang jalur dengan menggunakan pola melingkar dan juga menggunakan titik pusat pada area tengahnya.
5. Rumput
Menggunakan rumput untuk area jalan setapak bisa menjadi salah satu alternatif yang cukup menarik. Anda bisa memakai rumput jepang yang cukup aman jika diinjak tanpa menggunakan alas sepatu.
6. Lempengan batu
Lempengan batu besar ternyata bisa memberikan kesan yang cukup menarik dan juga mencolok. Lempengan ini tentu saja bisa diterapkan di atas tanah yang datar dan juga bisa menjadi tangga yang unik.
-
Uncategorized1 hari yang laluDerita Suami Pasien Bersalin RSUD Wonosari, Bayi Meninggal, Luka Bekas Operasi Istri Bernanah Berbulan-bulan
-
Uncategorized6 hari yang laluAbsen Dalam Puncak HUT Gunungkidul Buat Rumor Bupati dan Wakil Bupati Jothakan Makin Santer, Ini Klarifikasi Joko Parwoto
-
Uncategorized3 minggu yang laluPerkuat Layanan Kedaruratan, Klinik Utama Wizula Medica Resmi Kerjasama dengan Jasa Raharja Tangani Korban Kecelakaan
-
Sosial2 hari yang lalu9.500 Hektare Lahan Jagung di Gunungkidul Disiapkan untuk Pengembangan Energi Berbasis Hayati
-
Budaya18 jam yang laluTradisi Bukaan Kyai Cupu Panjolo, Berikut Simbol-simbol yang Muncul
-
event3 minggu yang laluZAP Fest 2026: The Glowverse Dimulai dari Yogyakarta, Raisa hingga Nassar Siap Meriahkan Perayaan Anniversary ZAP
-
Uncategorized3 minggu yang laluIkuti Google Maps, Minibus Wisatawan Terperosok di Tanjakan Bundelan, 1 Penumpang Meninggal
-
Uncategorized1 hari yang laluDukung Program Strategis Pemerintah, KSPSI Dorong Penguatan Pengawasan Hingga Level Bawah
-
Uncategorized1 hari yang laluGadaikan Motor Rekannya, Seorang Pemuda Diringkus Polisi
-
Sosial3 minggu yang laluProfil AKBP Rosana, Kapolres Gunungkidul yang Pernah Ungkap Kasus 1 Ton Sabu
-
Pemerintahan3 minggu yang laluBrandu Masih Ditemukan, Pemkab Gunungkidul Perkuat Edukasi Cegah Penularan Antraks
-
Uncategorized2 minggu yang laluKonser Amal Hari Jadi Gunungkidul ke-196 Raup Rp124 Juta, Donasi Sepenuhnya Untuk Droping Air
