Info Ringan
Enam Kebiasaan yang Mambuat Ponsel Mudah Rusak
Jogja,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Saat ini ponsel telah menjadi alat penting dalam komunikasi yang masyarakat gunakan. Terlebih dunia globalisasi memaksa masyarakat untuk lebih paham seluk beluk informasi melalui internet. Dengan kebutuhan yang besar tersebut, maka banyak orang memanfaatkan ponsel secara maksimal. Sayangnya, dalam penggunaan ponsel masih banyak orang yang kurang paham dalam merawatnya. Seringkali kebiasaan yang dilakukan justru merusak ponsel. Apa saja kebiassaan tersebut, berikut penjelasannya.
Menyalakan Bluetooth dan Wi-fi
Boleh saja kita menyalakan bluetooth atau wi-fi jika itu sedang diperlukan. Tapi jika kita membiarkan bluetooth dan wi-fi tetap menyala padahal kita sedang dalam perjalanan atau bahkan sedang tidur, ponsel akan terus bekerja mencari sinyal bluetooth atau wi-fi jika tetap dinyalakan. Ini akan mengakibatkan baterai ponsel menjadi cepat boros dan tentu saja mengurangi umur baterai ponsel. Jadi jika anda ingin menyalakan bluetooth atau wi-fi, nyalakanlah saat hanya diperlukan.
Tak Pernah Mematikan Ponsel
Sama seperti manusia, ponsel pun membutuhkan ‘istirahat’ agar kinerjanya tidak berkurang. Banyak orang yang tetap membiarkan ponselnya menyala walaupun saat benar-benar tidak digunakan. Memang ponsel sekarang sudah menjadi barang penting yang tetap harus menyala. Namun, jika kita tidak pernah mematikan ponsel, akan berakibat baterai ponsel menjadi boros. Maka sebaiknya, ponsel dimatikan secara berkala agar kinerjanya tetap stabil.

Charge Semalaman
Kebiasaan yang paling sering dilakukan banyak orang adalah membiarkan ponsel di-charge semalaman saat tertidur. Orang-orang beralasan agar ponsel dapat dipakai dan baterai full keesokan harinya. Namun, kebiasaan ini tidak baik bagi baterai ponsel. Karena baterai ponsel dapat bocor dan rusak jika terus-menerus di-charge semalaman. Isilah daya baterai secukupnya agar baterai ponsel menjadi awet.
Dipergunakan Pada Suhu Ekstrem
Banyak yang menggunakan ponsel secara sembarangan. Umumnya, ponsel digunakan pada suhu 16 sampai 30 derajat celcius. Dan sebaiknya jangan biarkan ponsel terkena sinar matahari secara langsung dan terus-menerus karena dapat terjadi peningkatan suhu pada mesin yang dapat merusak ponsel.
Tidak Pernah Dibersihkan
Sebuah penelitian mengungkapkan bahwa ponsel merupakan salah satu benda yang paling banyak bakterinya. Jadi, sebaiknya bersihkanlah ponsel secara teratur agar awet dalam pemakaian dan tidak cepat rusak.
Menggunakan Charger Tidak Original
Charger orisinil memang cukup mahal. Namun bukan berarti charger non ori dapat digunakan sebaik charger ori. Untuk menghindari baterai dan ponsel agar tidak cepat rusak, sebaiknya selalu menggunakan charger dan baterai yang ori. Apalagi jika anda menggunakan smartphone mahal.
-
Uncategorized4 minggu yang laluTak Ikut Aksi di Istana, PPPK Gunungkidul Tetap Serukan Desakan Kepastian Status Kontrak
-
Uncategorized2 minggu yang laluAdu Banteng Dua Motor di Wonosari, Dua Pengendara M3nIngg4l di TKP
-
Uncategorized4 minggu yang laluBupati Turun Tangan, Polemik Seleksi Ulu-Ulu Siraman Mulai Ditelusuri
-
Uncategorized4 minggu yang laluGunungkidul Jajaki Kerjasama dengan Korea Selatan, Buka Peluang Jadi Pekerja Musiman
-
Uncategorized4 minggu yang laluTolak Tawaran Uang Damai, Korban Penganiayaan Brutal Oknum Pesilat Bersikukuh Tak Cabut Laporan
-
Uncategorized3 minggu yang laluSiaga Darurat Gunungkidul Diperpanjang 3 Bulan, Kemarau Diprediksi hingga November
-
Uncategorized3 minggu yang laluProses Pembebasan Lahan Berproses, Sekolah Internasional Bakal Segera Dibangun di Patuk
-
Uncategorized1 minggu yang laluMerintis Watusigar Gemilang, Feri Sulistyono Usung Digitalisasi dan Transparansi Pemerintahan
-
Uncategorized4 minggu yang lalu7 Hektare Lahan Jati di Bodoyo Terbakar
-
Uncategorized4 minggu yang laluVaksin PMK Gunungkidul Tersisa 22.975 Dosis, Dikejar hingga Ternak Sasaran Terpenuhi
-
Uncategorized3 minggu yang laluTabrakan di Jalan Lingkar Utara Piyaman, Pelajar 17 Tahun Tewas di Lokasi
-
Uncategorized4 minggu yang laluABK Asal Riau Meninggal Saat Melaut di Perairan Kawasan Sadeng
