Info Ringan
Enam Tips Isolasi Mandiri Di Rumah
Jogja,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Saat terinfeksi Corona, banyak masyarakat yang khawatir dan bingung mengenai apa yang harus dilakukan. Umumnya isolasi mandiri di rumah dilakukan jika pasien tidak bergejala sama sekali atau hanya mengembangkan gejala ringan seperti batuk atau sakit tenggorokan. Masyarakat harus tahu tata cara isolasi mandiri di rumah jika positif COVID-19 sehingga bisa cepat pulih dari penyakit tersebut. Salah satu hal yang harus dilakukan saat isolasi mandiri adalah memantau gejala. Jika mengalami gejala darurat, salah satunya kesulitan bernapas atau napas menjadi berat, segera hubungi petugas kesehatan. Berikut tata cata isolasi mandiri di rumah jika positif COVID-19 dilansir dari CNBC Indonesia.
Selalu Pakai Masker
Selalu memakai masker dan membuang masker bekas di tempat yang ditentukan. Memakai masker juga bisa melindungi keluarga dari paparan COVID-19.
Tidak Keluar Rumah
Hal yang dilakukan saat isolasi mandiri adalah tetap di rumah terlebih jika muncul gejala demam, flu dan batuk. Jangan pergi bekerja, sekolah, ke pasar atau ke ruang publik untuk mencegah penularan masyarakat.
Jaga Jarak
Gunakan kamar terpisah dari anggota keluarga lainnya, dan jaga jarak 1 meter dari anggota keluarga. Gunakan kamar mandi terpisah, jika memungkinkan. Jangan berbagi barang-barang rumah tangga pribadi, seperti cangkir, handuk, dan peralatan makan.
Bersihkan Semua Permukaan yang Sering Disentuh
Gunakan sarung tangan sekali pakai. Bersihkan area atau benda dengan sabun dan air atau detergen lain jika kotor. Kemudian, gunakan disinfektan rumah tangga. Jika pasien dapat membersihkan ruangannya sendiri, siapkan perlengkapan pembersih pribadi kepada pasien seperti tisu, handuk kertas, pembersih, dan disinfektan. Bersihkan dan disinfeksi area yang mungkin terdapat darah, tinja, atau cairan tubuh.
Berjemur
Meski tak bisa keluar rumah, usahakan selalu berada di ruang terbuka dan berjemur di bawah sinar matahari setiap pagi (±15-30 menit).
Selalu Waspada dengan Gejala Anda
Segera cari perawatan medis darurat jika mengalami gejala seperti kesulitan bernapas, nyeri di dada, muncul gejala baru, ketidakmampuan untuk bangun atau tetap terjaga, bibir atau wajah kebiruan, atau hal lainnya yang mengganggu kesehatan tubuh.
-
Uncategorized4 minggu yang laluAdu Banteng Dua Motor di Wonosari, Dua Pengendara M3nIngg4l di TKP
-
Uncategorized3 minggu yang laluMerintis Watusigar Gemilang, Feri Sulistyono Usung Digitalisasi dan Transparansi Pemerintahan
-
Uncategorized4 minggu yang laluCek Dapur MBG di Gunungkidul, Wakil Ketua Komisi VII Apresiasi SOP Pelaksanaan MBG
-
Uncategorized6 hari yang laluPerkuat Layanan Kedaruratan, Klinik Utama Wizula Medica Resmi Kerjasama dengan Jasa Raharja Tangani Korban Kecelakaan
-
Uncategorized3 minggu yang laluWarga Kelor Pertanyakan Pembangunan Tower 72 Meter, Mengaku Tak Pernah Dilibatkan
-
Uncategorized4 minggu yang laluKelor Berubah, Kelor Berbenah, Wayahe Ganti Lurah
-
Uncategorized4 minggu yang laluPeduli Kekeringan, GUBUK dan DWP BRIN Salurkan 37 Tangki Air Bersih untuk Warga Gunungkidul
-
Uncategorized3 minggu yang laluPintu Depan Terkunci, Suami Temukan Istri Meninggal
-
Uncategorized4 minggu yang laluKelok 18 Dibuka Uji Coba, Rest Area Baru Bisa Dipakai Sekitar Setahun Lagi
-
Uncategorized1 minggu yang laluIkuti Google Maps, Minibus Wisatawan Terperosok di Tanjakan Bundelan, 1 Penumpang Meninggal
-
Uncategorized3 minggu yang laluPemkab Gunungkidul Mulai Gunakan BTT Rp1,3 Miliar untuk Atasi Kekeringan
-
Uncategorized4 minggu yang laluMulai Oktober, Tujuh TPR Wisata Gunungkidul Terapkan Pembayaran Retribusi Cashless
