Sosial
Fenomena Terus Maraknya Sinkhole di Gunungkidul, Terparah Berkedalaman Hingga 10 Meter
Girisubo,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Fenomena sinkhole atau tanah ambles yang terjadi di Desa Karangawen, Kecamatan Girisubo terus terjadi. Pada awal tahun 2020 ini, sedikitnya ada 2 titik di Desa Karangawen yang terjadi sinkhole. Sedangkan di Gunungkidul sendiri, sedikitnya terjadi 32 kejadian yang tersebar di sejumlah kecamatan sejak beberapa tahun terakhir ini. Adapun terbanyak adalah di Kecamatan Rongkop dengan jumlah 18 kasus. Diduga, fenomena ini terjadi lantaran adanya sungai bawah tanah.
Diungkapkan Kapolsek Girisubo AKP Mursidiyanto, di Kecamatan Girisubo sendiri pada awal tahun ini tercatat ada dua kasus sinkhole yakni di Padukuhan Karangawen, Desa Karangawen, Kecamatan Girisubo dan satu lagi di Padukuhan Tlaseh, Desa Karangawen, Kecamatan Girisubo.
Ia menceritakan, peristiwa tanah ambles terjadi pada Minggu (05/01/2019) lalu di lahan milik Sugiyo. Sinkhole yang terjadi di wilayahnya memiliki ukuran yang cukup besar yaitu berdiameter sekitar 2,5 meter.
“Awalnya itu hanya 1,5 meter, tapi saat ini semakin melebar,” kata dia, Rabu (08/01/2020).
Ia mengatakan, lubang tersebut disebabkan lantaran adanya hujan deras yang mengguyur wilayah Girisubo sejak beberapa waktu terakhir. Pihaknya saat ini memasang garis polisi di sekitar lokasi untuk memberi tanda agar tidak ada warga yang mendekat dan terjatuh di lubang.

“Sudah kita pasang garis polisi agar tidak ada warga yang menjadi korban,” ucap Mursidiyanto.
Ia menambahkan, jika dijumlah dari tahun 2017 lalu, sudah ada 5 titik di wilayah Desa Karangawen yang mengalami tanah ambles. Namun dari keseluruhan kejadian ini, diameter sinkhole yang muncul juga berbeda-beda mulai dari yang kecil hingga yang cukup besar yakni lima meter dengan kedalaman sekitar 10 meter.
Sementara itu, Dukuh Tlaseh, Tariyo mengatakan sinkhole atau tanah ambles terjadi pada Minggu malam dan baru dilaporkan kepada pihak kepolisian pada hari Senin siang (06/01/2019). Ia mengungkapkan di wilayahnya sudah ada dua kejadian sinkhole yaitu pada tahun 2017 saat itu terjadi badai cempaka dan satu lagi pada tahun 2020.
“Ada dua kali kejadian yang satu pada tahun 2017 dengan diameter kurang lebih satu meter pada tahun 2017 di sini terjadi banjir dan lubang berdiameter 1 meteran tadi sebagai jalur air sehingga satu RT banjirnya cepat surut,” ungkapnya.
Lebih lanjut dikatakan, lokasi sinkhole pada tahun 2020 kali ini berdekatan dengan luweng (goa kecil) yang berjarak kurang lebih 250 meter dari lokasi sinkhole. Dirinya menduga di bawah lubang tersebut terdapat jalur air bawah tanah sehingga menyebabkan tanah di atasnya ambles.
“Kemungkinan ada jalur air antara tanah yang ambles ini dengan luweng yang berada di bawah,” imbuhnya.
Sebelumnya Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Gunungkidul, Edy Basuki mengatakan Data dari BPBD pada tahun 2017 terjadi 32 fenomena sinkhole yang tersebar di Kabupaten Gunungkidul. Selain itu ia menyebutkan bahwa ada 7 lokasi yang berpotensi terjadi snikhole.
“Wilayah yang potensi yakni di Kecamatan Semanu, Rongkop, Ponjong, Girisubo, Purwosari, Tanjungsari, Paliyan. Untuk yang terbanyak ada di Rongkop sebanyak 18 kejadian sinkhole, lalu untuk Paliyan ada di satu titik yaitu Desa Karangasem, Saptosari juga satu titik yaitu Krambilsawit, Purwosari juga satu titik,” ungkapnya.
Ia menghimbau kepada masyarakat untuk tidak menutup lubang dari tanah ambles dengan sampah. Sebab, dikhawatirkan jika ditimbun dengan sampah dapat mencemari sungai bawah tanah.
“Pada sinkhole kan ada cekungan lalu tertutup tanah dan diatasnya ada genangan air, lalu genangan air bersama tanah masuk ke ponor-ponor sehingga terjadi tanah ambles. Kemungkinan ada saluran sungai bawah tanah,” pungkas Edy.
-
Uncategorized4 minggu yang laluTak Ikut Aksi di Istana, PPPK Gunungkidul Tetap Serukan Desakan Kepastian Status Kontrak
-
Uncategorized3 minggu yang laluAdu Banteng Dua Motor di Wonosari, Dua Pengendara M3nIngg4l di TKP
-
Uncategorized4 minggu yang laluGunungkidul Jajaki Kerjasama dengan Korea Selatan, Buka Peluang Jadi Pekerja Musiman
-
Uncategorized4 minggu yang laluTolak Tawaran Uang Damai, Korban Penganiayaan Brutal Oknum Pesilat Bersikukuh Tak Cabut Laporan
-
Uncategorized4 minggu yang laluSiaga Darurat Gunungkidul Diperpanjang 3 Bulan, Kemarau Diprediksi hingga November
-
Uncategorized3 minggu yang laluProses Pembebasan Lahan Berproses, Sekolah Internasional Bakal Segera Dibangun di Patuk
-
Uncategorized2 minggu yang laluMerintis Watusigar Gemilang, Feri Sulistyono Usung Digitalisasi dan Transparansi Pemerintahan
-
Uncategorized4 minggu yang lalu7 Hektare Lahan Jati di Bodoyo Terbakar
-
Uncategorized4 minggu yang laluVaksin PMK Gunungkidul Tersisa 22.975 Dosis, Dikejar hingga Ternak Sasaran Terpenuhi
-
Uncategorized4 minggu yang laluTabrakan di Jalan Lingkar Utara Piyaman, Pelajar 17 Tahun Tewas di Lokasi
-
Uncategorized4 minggu yang laluABK Asal Riau Meninggal Saat Melaut di Perairan Kawasan Sadeng
-
Uncategorized4 minggu yang laluPilur Serentak Gunungkidul, 2 Kalurahan Ajukan Seleksi Tambahan
