fbpx
Connect with us

Kriminal

Perangkat Desa Beji Digerebek Polisi Saat Berjudi

Diterbitkan

pada tanggal

Nglipar,(pidjar.com)–Empat orang berhasil diringkus oleh jajaran Satreskrim Polres Gunungkidul saat tengah berjudi di rumah salah seorang warga Desa Natah, Kecamatan Nglipar pada Rabu (08/01/2020) tadi malam. Mereka lantas digiring ke Mapolres Gunungkidul untuk dilakukan pemeriksaan lanjutan atas kasus tersebut. Dari empat pelaku yang diamankan, satu orang diketahui merupakan perangkat Desa Beji, Kecamatan Ngawen.

Informasi yang berhasil dihimpun, penggerebekan oleh aparat penegak hukum sendiri dilakukan sekitar pukul 01.28 WIB. Di jam tersebut petugas yang sebelumnya melakukan penyisiran dan pengintaian, kemudian menyergap para penjudi yang tengah asyik menjalankan praktek perjudian jensi kartu.

“Semalam ada 4 orang yang diketahui dibawa oleh polisi serta ada barang-barang juga yang dibawa,” terang Sutar salah seorang warga setempat.

Adapun empat laki-laki yang diringkus oleh petugas yakni Mar yang merupakan perangkat desa Beji, Kecamatan Ngawen, Ag pemilik rumah, Pa yang merupakan orang tua dari Ag, dan satu orang lainnya yang diketahui merupakan seorang pedagang tahu.

Berita Lainnya  Kecelakaan Dua Sepeda Motor di Jalan Baron, Satu Korban Tewas di Lokasi

Disinggung mengenai sudah berapa lama rumah Ag digunakan untuk aktifitas tersebut ia tidak berani berkomentar banyak. Namun dimungkinkan, memang rumah tersebut telah menjadi target dari pihak kepolisian. Yang ia ketahui, semalam di lokasi tersebut ramai aktifitas dan ada sejumlah polisi yang membawa 4 orang ke Mapolres Gunungkidul.

Saat dikonfirmasi, Kepala Desa Beji, Sri Idhayanti membenarkan adanya penggrebekan judi di Desa Natah yang menyeret salah seorang perangkat desanya. Namun demikian, dirinya tidak dapat berkomentar banyak atas penangkapan yang terjadi itu.

“Iya memang benar salah seorang perangkat kami tersandung masalah (Mar). Sekarang sedang ditangani di Polres Gunungkidul,” ujar dia.

Dari Pemerintah Desa Beji sendiri saat ini juga tengah mengumpulkan informasi berkaitan dengan penangkapan itu. Pasalnya ada sejumlah pekerjaan desa yang ditanggung oleh Mar, yang hingga saat ini masih ditahan oleh kepolisian.

Berita Lainnya  Longsor di Ponjong Serta Nglipar Rusak Talud Senilai Ratusan Juta dan Tembok Rumah Warga

Hingga saat ini, pihak kepolisian sendiri masih belum bisa dimintai keterangan atas perkara tersebut. Sejumlah pejabat di lingkup kepolisian masih belum bisa dikonfirmasi oleh wartawan pidjar.com.

Iklan

Facebook Pages

Iklan
Iklan

Pariwisata

Berita Terpopuler