Politik
Fraksi PDIP Bersikeras Ganti Ketua DPRD Gunungkidul, Hujan Interupsi Warnai Sidang Paripurna
Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Sidang Paripurna jawaban eksekutif atas pemandangan umum fraksi terhadap rancangan Peraturan Daerah Kabupaten Gunungkidul di Gedung DPRD Gunungkidul pada Senin (16/07/2018) siang tadi sempat tertunda selama beberapa jam. Ketidakhadiran Ketua DPRD Gunungkidul, Suharno dalam persidangan tersebut menjadi penyebab utama molornya sidang.
Pantauan di lokasi, peserta rapat yang terdiri dari Forkompimda sudah berada di ruang rapat paripurna sejak pukul 08.30 WIB. Namun hingga beberapa waktu, persidangan tak kunjung dimulai lantaran Suharno belum juga hadir.
Pada pukul 09.30 WIB, peserta sempat gaduh dengan meneriakan kata-kata desakan agar sidang segera dimulai. Namun demikian, wakil ketua 1, Supriyadi yang saat itu berada di lokasi masih belum berani memulai sidang lantaran belum menerima disposisi dari Suharno.
Sekretariat Dewan terlihat mondar-mandir melakukan koordinasi dengan sejumlah anggota DPRD dan Forkompimda. Hingga pada pukul 11.10 WIB sidang Paripurna DPRD Gunungkidul baru dimulai dengan dipimpin oleh Supriyadi dan Marsiyono.
Saat rapat dimulai, beberapa interupsi pun dilakukan oleh anggota dewan dari Fraksi PDIP terkait posisi Suharno yang mereka anggap bukan lagi ketua DPRD Gunungkidul. Namun demikian pimpinan sidang, Supriyadi menyanggah bahwa sampai pada waktu sidang, Suharno masih merupakan Ketua DPRD Gunungkidul yang sah.

Persidangan Paripurna DPRD Gunungkidul pada Senin siang tadi sendiri langsung dihujani interupsi sejak persidangan dimulai. Fraksi PDIP menginginkan dilakukannya pembacaan surat oleh pimpinan sidang terkait pergantian Suharno sebagai Ketua DPRD Gunungkidul. Sempat terjadi perdebatan, pada akhirnya surat dari DPC PDIP tersebut dibacakan oleh Sekretariat Dewan.
"Kami disposisi dan kami bacakan suratnya melalui sekwan. Selama surat itu ada dan dikirim sesuai prosedur kami bacakan," kata Supriyadi.
Dirinya menambahkan, terkait keinginan Fraksi PDIP untuk pergantian Ketua DPRD Gunungkidul, Supriyadi enggan berkomentar banyak. Ia menyampaikan bahwa sampai saat ini, meski memang berasal dari Fraksi PDIP dan telah hengkang ke Partai Nasdem, Suharno masih merupakan ketua DPRD Gunungkidul. Proses pengantiannya pun harus dilakukan sesuai peraturan yang ada.
"Prosedurnya beda-beda, kalau semisal dari saya PAN, harus ada surat dari DPP. Tapi kalau PDIP belum tahu," imbuh dia.
Ditambahkannya, sidang akan dilanjutkan pada Kamis depan mendatang. Dirinya masih irit bicara terkait rencana sidang kedepan.
"Kita bicarakan Kamis depan," singkatnya.
Ditemui usai sidang, Sekretaris Fraksi PDIP, Sugito enggan berkomentar banyak mengenai jalannya sidang yang berjalan amat rumit ini.
"Sayan tidak mau komentar banyak, kita tunggu waktu yang tepat. Silahkan kepada ketua DPC PDIP," singkatnya.
Sementara itu, Suharno mengungkapkan, ketidakhadirannya di DPRD Gunungkidul memang ia sengaja. Ia memutuskan tidak mau hadir dalam persidangan tersebut lantaran adanya informasi perihal keinginan dari Fraksi PDIP agar pimpinan sidang membacakan surat DPC terkait pergantian pimpinan dewan. Menurut Suharno, langkah ini menabrak aturan lantaran tidak diagendakan dalam Rapat Paripurna. Sesuai jadwal yang disusun Badan Musyawarah DPRD Gunungkidul, agenda rapat pada Senin siang tadi adalah pandangan fraksi, dan bukan terkait dengan pergantian pimpinan dewan.
Ia beberkan lebih lanjut, ia tak masalah terkait permintaan dari Fraksi PDIP terkait pergantian Ketua DPRD Gunungkidul. Meski demikian, ia berpesan agar pergantian tersebut dilaksanakan sesuai dengan aturan yang berlaku. Sesuai AD/ART PDIP yang ia tahu persis, proses permohonan pergantian pimpinan DPRD sendiri harus ditandatangani oleh DPP PDIP dan bukan DPC.
“Semua ada mekanisme. Saya sendiri ingin semuanya bisa cepat, artinya bisa cepat diganti baik sebagai Ketua DPRD Gunungkidul maupun anggota. Karena saya memang sudah berpindah partai, tapi laksanakanlah sesuai aturan,” beber Suharno.
-
Uncategorized1 minggu yang laluTak Ikut Aksi di Istana, PPPK Gunungkidul Tetap Serukan Desakan Kepastian Status Kontrak
-
Uncategorized4 minggu yang laluGegara Uang Kembalian Receh, Pelayan Bakmi Jawa Mengaku Dibentak Oknum Anggota DPRD
-
Uncategorized4 minggu yang laluKDMP Karangrejek Panen Lele 4,9 Ton, Capaian Tertinggi di Indonesia
-
Uncategorized4 minggu yang laluLurah di Gunungkidul Kompak Enggan Teken Berita Acara Serah Terima Aset KDMP, Ada Apa?
-
Uncategorized4 minggu yang laluPetani Ditemukan Meninggal Dunia di Ladang Bleberan
-
Uncategorized4 minggu yang laluLansia Asal Ponjong Ditemukan Gantung Diri di Kandang
-
Uncategorized3 minggu yang laluSakit Hati Sering Diejek Ketika Memulung Sampah, 2 Remaja Putri Nekat Bakar Sekolah
-
Uncategorized2 minggu yang laluSempat Diancam Akan Dilindas Lehernya, Dua Remaja Babak Belur Dihajar Kelompok Pemuda Silat
-
Uncategorized3 minggu yang lalu9.000 Penerima Bansos Gunungkidul Disetop karena Terindikasi Judi Online
-
Uncategorized2 minggu yang laluSaling Bajak Kader Antara PSI dan NasDem Gunungkidul Makin Seru, Ini Tanggapan Sang Ketua
-
Uncategorized4 minggu yang laluDua SPPG di Gunungkidul Belum Kantongi SLHS
-
Uncategorized2 minggu yang laluPenerima PKH di Gunungkidul Turun 2.000 Orang, Ini Penyebabnya
