fbpx
Connect with us

Uncategorized

Gantung Diri Lagi, Pria Ditemukan Tewas di Kandang Rusa

Published

on

Playen,(pidjar.com)–Kasus gantung diri lagi-lagi terjadi di Gunungkidul. Senin (30/08/2021) dini hari tadi, Albertus Dwi Sustrisni (35) warga Padukuhan Gading V (008/005), Kalurahan Gading, Kapanewon Playen ditemukan tewas tergantung seutas tali di kawasan Penangkaran Rusa Hutan Bunder. Adapun kejadian ini merupakan yang ke-35 kalinya sepanjang tahun 2021.

Kapolsek Playen, AKP Hajar Wahyudi menerangkan, peristiwa ini pertama kali diketahui oleh salah seorang penjaga malam kawasan Penangkaran Rusa, Vinsensius Guntur (29). Tengah malam tadi, ia melaksanakan patroli. Namun, ia merasa ada sesuatu yang ganjil lantaran menemukan sebuah sepeda motor tak dikenal yang terparkir di sekitar kandang rusa yang terletak di Padukuhan Gading IV, Kalurahan Gading, Kapanewon Playen tersebut.

“Kemudian dia mengajak rekannya, Yusuf Gively yang sama-sama berjaga malam di kandang rusa untuk melakukan pengecekan ke dalam kandang,” papar Hajar, Senin pagi.

Setelah masuk ke dalam kandang, keduanya kaget. Ia menemukan seorang pria terbujur kaku dengan kondisi tali dadung yang melingkar pada leher dan dililitkan di usuk cor kandang rusa.

Adapun kaki korban sendiri menyentuh lantai. Korban juga membawa tas kecil yang berisi dompet dan juga handphone.

“Keduanya kemudian melaporkan peristiwa ini ke Mapolsek Playen. Kami kemudian datang bersama tim medis,” jelas Hajar.

Dilanjutkan Kapolsek, saat ditemukan, korban sudah dalam kondisi meninggal dunia. Diperkirakan, Albertus nekat melakukan aksinya pada Minggu malam sebelum ditemukan oleh para penjaga malam kompleks penangkaran Rusa.

Hajar menerangkan, belum diketahui secara pasti penyebab Albertus nekat mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri. Namun demikian, dari pemeriksaan petugas medis UPT Puskesmas Playen I tidak ada tanda-tanda penganiayaan di sekujur tubuh korban.

“Dari hasil pemeriksaan memang korban ini menunggal dunia karena bunuh diri dengan cara gantung diri,” tandas Hajar.

Advertisement
Advertisement

Facebook Pages

Advertisement

Pariwisata

Berita Terpopuler