Politik
Gelar Aksi di Bawaslu DIY, Aktivis JCW Soroti Video Viral Wajan dan Telur
Yogyakarta,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Beredarnya video tumpukan telur dan wajan berstiker paslon nomor urut 3 menjadi perhatian banyak kalangan. Salah satunya adalah Aktivis Jogja Corruption Watch (JCW) yang menggelar aksi independen dengan gaya nyentrik penuh sathir di Bawaslu DIY, Mantrijeron, Kota Yogyakarta, Rabu (08/12/2020). Aksi tersebut dimaksudkan agar Bawaslu menindak tegas praktik politik uang dan kegiatan lain yang berkaitan dengan penyelenggaraan pilkada.
Beberapa hari ini, JCW mendapat kiriman video yang berkaitan dengan tumpukan wajan dan telur yang diduga akan dibagikan pada masa tenang menjelang pencoblosan.
Kepada pidjar-com-525357.hostingersite.com Baharuddin Kamba mengatakan, aksi membawa wajan, telur dan sembako dianggapnya sebagai simbol agar bawaslu tegas dan lebih serius untuk melakukan penindakan terhadap politik uang maupun praktik politik culas lainnya.
“Saya sempat lihat ada video tumpukan telur dan wajan yang viral lengkap dengan foto paslon,” papar Baharuddin Kamba.
Pihaknya prihatin dengan pola para Paslon untuk mendapatkan hati masyarakat. Tentu saja hal tersebut tidak mendidik.

“Ini tinggal masyarakat yang menilai, mari kita sama-sama awasi, ini H-1 Pilkada, tolong jika ada pelanggaran segera laporkan ke Bawaslu,” pinta dia.
Ia mengatakan, di tahun 2020 ini, sudah saatnya masyarakat melek politik. Ia menekankan, masyarakat jangan sampai memilih paslon yang membagi-bagikan uang. Dirinya mendukung penuh Bawaslu agar lebih aktif melakukan pengawasan dan lebih tegas dalam penindakan.
“Saya di belakang Bawaslu dalam menegakkan aturan pemilu. Saya harap unsur gakkumdu lainnya seperti kejaksaan dan kepolisian juga mengawal kontestasi Pilkada ini,” tambahnya.
Menurutnya paslin yang melaluka politik uang merupakan perilaku koruptif dan akan melahirkan kepala daerah yang korup. Selain menyoroti adanya praktik bagi-bagi wajan dan telur itu, aktivis JCW juga menyoroti bagi-bagi uang yang memanfaatkan bansos dari Kemensos untuk nafsu kepentingan politik sesaat.
-
Uncategorized3 minggu yang laluTak Ikut Aksi di Istana, PPPK Gunungkidul Tetap Serukan Desakan Kepastian Status Kontrak
-
Uncategorized2 minggu yang laluAdu Banteng Dua Motor di Wonosari, Dua Pengendara M3nIngg4l di TKP
-
Uncategorized4 minggu yang laluSempat Diancam Akan Dilindas Lehernya, Dua Remaja Babak Belur Dihajar Kelompok Pemuda Silat
-
Uncategorized4 minggu yang laluKelok 23 Tuntas 100 Persen, Akses Gunungkidul-Bantul dengan View Laut Selatan Segera Dibuka
-
Uncategorized4 minggu yang laluSaling Bajak Kader Antara PSI dan NasDem Gunungkidul Makin Seru, Ini Tanggapan Sang Ketua
-
Uncategorized4 minggu yang laluPenerima PKH di Gunungkidul Turun 2.000 Orang, Ini Penyebabnya
-
Uncategorized3 minggu yang laluBupati Turun Tangan, Polemik Seleksi Ulu-Ulu Siraman Mulai Ditelusuri
-
Uncategorized3 minggu yang laluGunungkidul Jajaki Kerjasama dengan Korea Selatan, Buka Peluang Jadi Pekerja Musiman
-
Uncategorized3 minggu yang laluTolak Tawaran Uang Damai, Korban Penganiayaan Brutal Oknum Pesilat Bersikukuh Tak Cabut Laporan
-
Uncategorized3 minggu yang laluSiaga Darurat Gunungkidul Diperpanjang 3 Bulan, Kemarau Diprediksi hingga November
-
Uncategorized4 minggu yang laluKemarau Panjang, 53 Kejadian di Gunungkidul Hanguskan 51 Hektare
-
Uncategorized2 minggu yang laluProses Pembebasan Lahan Berproses, Sekolah Internasional Bakal Segera Dibangun di Patuk
