Politik
Selain Terapkan Protokol Kesehatan, Pemilih Diminta Bawa Alat Tulis Sendiri
Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Komisi Pemilihan Umum (KPU) Gunungkidul mengingatkan masyarakat untuk menggunakan hak pilihnya pada Rabu 9 Desember 2020. Namun demikian, masyarakat juga harus mengutamakan protokol kesehatan. Bahkan KPU menghimbau agar calon pemilih menggunakan alat tulis untuk menghindari penggunaan 1 barang oleh banyak orang.
Ketua KPU Gunungkidul, Ahmadi Ruslan Hani mengatakan, pemilih dapat mendatangi Tempat Pemungutan Suara (TPS) sejak pukul 07.00 WIB sampai dengan 13.00 WIB. Tentunya dengan mengutamakan protokol kesehatan seperti menggunakan masker dan menjaga jarak.
“TPS yang dipersiapkan harus mematuhi protokol kesehatan yang sudah ditentukan. Untuk petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) menggunakan kaos tangan juga. Untuk pemilih kami harapkan membawa alat tulis sendiri. Jika pun tidak nanti akan kita siapkan,” jelas Hani, Selasa (08/12/2020).
Ia menjelaskan, petugas juga telah memberikan jadwal kepada pemilih untuk menghindari kerumunan. Warga harus membawa masker saat datang ke TPS, selain itu membawa surat pemberitahuan serta e-KTP.
“Bagi yang tercecer bisa menggunakan e-KTP, nanti akan masuk sebagai daftar pemilih tambahan. Untuk jamnya disiapkan pukul 12.00 WIB sampai 13.00 WIB,” jelas Hani.
Pihaknya berharap masyarakat tetap datang ke TPS pada 9 Desember nanti untuk memilih Bupati dan Wakil Bupati. Selain sudah menerapkan protokol kesehatan, pihaknya juga sudah melakukan simulasi beberapa waktu lalu.
“Kita berharap masyarakat menggunakan hak pilihnya. Melihat dari Daftar Pemilih Tetap (DPT) Pilkada 2020 ini ada 599.850 jiwa yang dapat menggunakan hak pilihnya,” jelas dia.
Disinggung mengenai kesiapan logistik, Hani menyatakan bahwa KPU Gunungkidul telah mulai distribusikan logistik ke TPS sejak pagi tadi dan sudah sampai ke PPS (panitia Pemungutan Suara).
“Pagi ini mulai didistribusikan ke TPS,” ucap dia.
Sebagaimana diketahui dalam simulasi sebelumnya, KPU Gunungkidul membuat simulasi semirip mungkin dengan kondisi pada 9 Desember 2020 esok. Pengunjung yang datang wajib cuci tangan, diukur suhunya, setelah di daftar diberikan sarung tangan, pencoblosan, diberikan tinta dengan diteteskan, saat akan pulang pun harus mencuci tangan.
Komisioner KPU Gunungkidul Andang Nugroho mengatakan, kedatangan masyarakat ke TPS akan diatur waktunya oleh Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS), dengan begitu tidak ada kerumunan di lokasi.
-
Uncategorized2 minggu yang laluDerita Suami Pasien Bersalin RSUD Wonosari, Bayi Meninggal, Luka Bekas Operasi Istri Bernanah Berbulan-bulan
-
Uncategorized2 minggu yang laluAbsen Dalam Puncak HUT Gunungkidul Buat Rumor Bupati dan Wakil Bupati Jothakan Makin Santer, Ini Klarifikasi Joko Parwoto
-
Budaya1 minggu yang laluTradisi Bukaan Kyai Cupu Panjolo, Berikut Simbol-simbol yang Muncul
-
Uncategorized1 minggu yang laluTak Ada Sengketa Pilur, Lurah Terpilih Bakal Dilantik 26 November
-
Uncategorized5 hari yang laluKnalpot Brong Jadi Incaran Khusus Operasi Patuh Progo 2026
-
Sosial2 minggu yang lalu9.500 Hektare Lahan Jagung di Gunungkidul Disiapkan untuk Pengembangan Energi Berbasis Hayati
-
Uncategorized2 minggu yang laluGadaikan Motor Rekannya, Seorang Pemuda Diringkus Polisi
-
Uncategorized2 minggu yang laluDukung Program Strategis Pemerintah, KSPSI Dorong Penguatan Pengawasan Hingga Level Bawah
-
Uncategorized3 minggu yang laluKonser Amal Hari Jadi Gunungkidul ke-196 Raup Rp124 Juta, Donasi Sepenuhnya Untuk Droping Air
-
Pemerintahan4 minggu yang laluBrandu Masih Ditemukan, Pemkab Gunungkidul Perkuat Edukasi Cegah Penularan Antraks
-
Uncategorized3 hari yang laluDiduga Bermuatan Solar Ilegal, Truk Tangki Berkapasitas Ribuan Liter Diamankan Polisi
-
Uncategorized2 hari yang laluManajer KDKMP Sudah Ditempatkan di Gunungkidul, Beberapa Kalurahan Belum Punya Gerai
