Sosial
Geliat Kicau Mania di Gunungkidul Semakin Menggila, Kelas Lovebird Masih Jadi Primadona
Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Geliat penghobi kicau mania di Gunungkidul semakin menggila. Hobi yang sekaligus mempermudah peminatnya dalam mencari keuntungan disinyalir menjadi pematik pesatnya dunia kicau.
Seperti burung jenis love bird misalnya, harga bahan untuk burung tersebut terbilang masih sangat terjangkau, yakni berkisar Rp250 ribu hingga Rp 500 ribu. Namun, jika sudah memiliki prestasi, harga burung love bird bisa mencapai jutaan rupiah.
Pentolan BnR Wonosari, Arie BF mengatakan, burung lovebird masih merajai sebagai jenis burung paling diminati dalam dua tahun terakhir ini. Setiap kali gantangan, puluhan tiket untuk burung lovebird selalu habis diserbu para kicau mania.
“Sekali gantang untuk kelas lovebird selalu penuh dengan 60 burung. Untuk lovebird kelas dewasa A full sesi. Untuk yang kedua atau B nggak mesti full. Tapi ya masih di atas 40an atau 50an peserta atau burung," imbuh dia.
Berdasarkan pemaparan tersebut menunjukan, perputaran uang dalam dunia kicau pun cukup besar. Dapat diperkirakan, untuk kelas lovebird sendiri jika harga tiket Rp 20 ribu dikalikan jumlah peserta gantang 60 maka diperoleh angka Rp 1,2 juta.

Begitupun yang dialami Handayani BC, Yudi sebagai pentolannya mengatakan, Latber Handayani BC yang diadakan di bekas terminal lama, Baleharjo masih didominasi untuk kelas lovebird. Bahkan banyak pula peminat yang kadang terpaksa harus gigit jari lantaran tidak mendapatkan tiket.
"Kalau di Handayani BC juga masih didominasi lovebird. Kemudian yang akhir-akhir ini naik daun ialah Kenari standar bebas," imbuh Yudi.
Tak dipungkiri antusiasme kicau mania di Gunungkidul setiap harinya semakin pesat. Latber rutin yang di gelar setiap seminggu dua kali pun kerap selalu diikuti ratusan kicau mania. Bahkan, dalam sekali latber biasanya tembus peserta burung hingga 350-an, sedangkan untuk latpers bisa mencapai 600 burung.
Oleh sebab tingginya antusiasme kicau mania, membuat ajang lomba burung di Gunungkidul hampir ada setiap harinya. Tidak hanya BnR Wonosari dan Handayani BC, selain itu masih ada Zona Kicau di Kajar Wonosari dan Ponjong di Waterbyur.
-
Uncategorized2 hari yang laluMantan Kepala Benarkan Alat-alat Musik Studio SKB Gunungkidul Berada di Rumahnya, Sebut Untuk Kursus Musisi Muda Kawasan Selatan
-
Sosial4 minggu yang laluKisah Sedih Andheng Pasca Kecelakaan, Saat di RS Nurohmah Hanya Dijahit Telinga, Ternyata Patah Tulang Belakang dan Terancam Lumpuh
-
Sosial2 minggu yang laluKisruh Tunggakan Capai 85 Juta Dalam Dua Tahun Terakhir, Penyetoran Pembayaran PBB-P2 di Kalurahan Sawahan “Bocor”?
-
Uncategorized4 minggu yang laluMBG Libur, Harga Sembako Mulai Turun Drastis
-
Uncategorized11 jam yang laluTak Berhasil Saat Diminta Perbaiki Listrik, Dimas Dikeroyok Secara Brutal, Dari Diinjak Hingga Dihantam Senter
-
Pemerintahan4 minggu yang laluDinas Bongkar Upaya Kecurangan Pendaftar SMP N 1 Wonosari, Dari ASN Manipulasi Data Bansos Hingga Gunakan Sertifikat Palsu
-
Uncategorized2 minggu yang laluSuhu Terendah di Gunungkidul Capai 19 Celcius
-
Uncategorized6 hari yang laluStudio Musik dan Rekaman SKB Gunungkidul Kini Lumpuh Total Gegara Alat Hingga Sound Dibawa Pulang Mantan Pejabat
-
Uncategorized1 minggu yang laluTragis, Wanita Muda Ditemukan Gantung Diri di Kamarnya
-
Peristiwa4 minggu yang laluRS Nur Rohmah “Cuek” di Tengah Operasi-operasi Yang Harus Dijalani Andheng, Keluarga Pilih Tempuh Jalur Hukum
-
Pemerintahan1 minggu yang laluProyek Pengeboran Bekah Gagal Total Karena Salah Anilisis, PDAM Tirta Handayani Diminta Gandeng Akademisi
-
Uncategorized4 hari yang laluDua Kasus Gantung Diri Terjadi dalam Sehari di Gunungkidul, Lansia Pria dan Perempuan Ditemukan Meninggal
