Connect with us

Peristiwa

Gelombang Tinggi Terjang Pantai Selatan Gunungkidul, 5 Kapal Nelayan Rusak

Diterbitkan

pada

Tanjungsari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Gelombang tinggi menerjang kawasan pantai selatan Gunungkidul. Berdasarkan laporan awal, sedikitnya ada 5 kapal milik nelayan di Pantai Baron yang mengalami kerusakan. Adanya gelombang tinggi ini mengakibatkan aktivitas melaut para nelayan terpaksa dihentikan. Pun demikian dengan aktifitas pariwisata yang cukup terganggu dengan datangnya gelombang pasang ini. Diperkirakan, gelombang pasang ini akan terjadi hingga 5 hari ke depan.

Adapun salah satu kawasan yang paling terdampak dengan gelombang tinggi ini adalah Pantai Baron. Terpantau terjadi sejak pukul 06.00 WIB pagi tadi, gelombang mulai meninggi. Bahkan, ombak juga sempat menyapu kawasan yang dipergunakan untuk memarkir kapal-kapal nelayan. Derasnya gelombang yang datang sempat menyeret kapal-kapal nelayan tersebut. Tak ayal, Rabu pagi tadi, para nelayan yang mengetahui kondisi ini kemudian kalang kabut dan berusaha menyelamatkan kapal-kapal mereka.

Berita Lainnya  Muda-mudi Kepergok Mesum di Halaman Masjid Al Ikhlas, Digerebek Saat Sudah Telanjang

Meski cukup berbahaya lantaran gelombang yang datang cukup deras, para nelayan ini tetap nekat menerjang ombak untuk menyelamatkan kapalnya. Untuk mengatisipasi hal-hal yamg tidak diinginkan, mereka mengikatkan tali di tubuh mereka yang dikaitkan dengan benda di tepi pesisir.

“Ada laporan 5 kapal mengalami kerusakan karena hantaman gelombang. Mayoritas kerusakan terjadi di bagian sayap kapal,” ucap Surisdiyanto, Sekretaris SAR Wilayah II, Rabu siang.

Menurut Surisdiyanto, gelombang tinggi yang terjadi Rabu pagi ini mencapai 9 feet atau hampir 4 meter. Menurut Surisdiyanto, gelombang tinggi ini terjadi di seluruh pantai di Gunungkidul meski dampaknya cukup berbeda-beda di setiap kawasan. Berdasarkan laporan awal yang diterima pihaknya, dampak paling parah memang terjadi di kawasan Pantai Baron.

Atas situasi yang kurang kondusif ini, pihaknya menghimbau agar para nelayan untuk sementara menghentikan aktifitasnya. Imbauan juga diberikan kepada wisatawan untuk tidak bermain air terlebih dahulu.

Berita Lainnya  Update Corona, 65 Orang Terkonfirmasi Positif Masih Jalani Perawatan

“Nelayan saat ini telah berhenti melaut. Untuk kapal mereka sudah dipindahkan. Untuk wisatawan hari ini tidak ada zona yang aman,” imbuh dia.

Sementara itu, Prakirawan Stasiun Klimatologi BMKG DIY, Indah Retno memaparkan, penyebab utama gelombang tinggi adalah adanya perbedaan tekanan udara antara belahan bumi bagian selatan atau Samudera Hindia (1028 HPa) dengan tekanan udara di belahan bumi bagian utara. Hal ini memicu munculnya badai Yaas dengan tekanan 982 Hpa di Teluk Benggala.

Dengan kondisi ini, kemudian menyebabkan peningkatan kecepatan angin di wilayah perairan. Sehingga terjadi peningkatan gelombang di perairan Sumatera, Jawa, Bali, termasuk di Kabupaten Gunungkidul.

“Hari ini gelombang naik sampai setinggi 4 sampai 5 meter. Kondisi ini kami perkirakan terjadi 5 hari ke depan dengan gelombang air laut masih 3 sampai 5 meter,” papar dia.

Berita Lainnya  Pemancing Diduga Hilang di Pantai Gesing, Jaket dan Sandal Ditemukan di Tepi Tebing

Iklan
Iklan

Facebook Pages

Iklan

Pariwisata

Pariwisata2 minggu yang lalu

Pony Park Dibanjiri Wisatawan, Hadirkan Puluhan Satwa Lucu nan Unik

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Jogja,(pidjar.com) – Destinasi wisata edukasi satwa terbaru, Pony Park, resmi dibuka di Kabupaten Klaten. Kehadiran Pony Park mendapat sambutan...

Pariwisata3 minggu yang lalu

Hampir Capai Target Tahunan, Baru Juni Pendapatan Retribusi Wisata Telah Capai 35,8 Miliar

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari,(pidjar.com)- Pendapatan Asli Daerah (PAD) sektor pariwisata Kabupaten Gunungkidul hampir mencapai target tahunan meski baru di pertengahan tahun 2026...

Pariwisata3 minggu yang lalu

Gunungkidul Geopark Night Specta 8.0 Masuk KEN 2026, Siap Promosikan Geopark Gunung Sewu ke Dunia

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari(pidjar.com)– Dinas Pariwisata, Ekonomi Kreatif, Pemuda dan Olahraga (Disparekrafpora) kembali menggelar Gunungkidul Geopark Night Specta (GNS) Vol. 8.0 di...

Pariwisata4 minggu yang lalu

Listrik Kerap Padam, Sistem Pungutan Retribusi Non Tunai di Pantai Gunungkidul Terganggu

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari, (pidjar.com)–Penerapan sistem pembayaran retribusi wisata secara non-tunai di sejumlah Tempat Pemungutan Retribusi (TPR) kawasan wisata pantai selatan Gunungkidul...

bisnis1 bulan yang lalu

Pony Park Klaten Usung Konsep Wisata Ramah Hewan, Edukasi Interaktif Jadi Daya Tarik Utama

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Klaten,(pidjar.com)– Kehadiran Pony Park Klaten (POPA) yang dijadwalkan resmi dibuka pada 28 Juni 2026 tidak hanya menawarkan destinasi wisata...

Berita Terpopuler