Sosial
Giliran Harga Cabai Melejit, Kenaikan Capai 2 Kali Lipat
Wonosari, (pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Sejumlah kebutuhan pokok kembali mengalami kenaikan harga dalam beberapa hari terakhir ini. Kali ini giliran komoditi cabai yang dilaporkan mengalami kenaikan harga. Bahkan saat ini, harga cabai naik hingga dua kali lipat dari pada sebelumnya. Adanya kenaikan harga pasar cabai dinilai karena permintaan konsumen yang sangat tinggi lantaran dipicu oleh industri kuliner yang mulai kembali aktif.
Kepala Seksi Distribusi, Dinas Perdagangan Gunungkidul, Sigit Haryanto, membenarkan adanya kenaikan harga cabai di pasaran. Kenaikan sendiri terjadi khususnya pada harga cabai rawit merah yang saat ini melambung dua kali lipat dari harga sebelumnya. Dari laporan yang ia terima, saat ini harga cabai rawit merah telah menyentuh sekitar Rp. 70 ribu per kilogramnya.
“Sebelumnya harganya hanya sekitar Rp 30 ribu, sekarang sudah naik lebih dari dua kali lipat,” ucap Sigit, Selasa (08/03/2022).
Menurutnya, kenaikan harga cabai rawit tidak terlepas dari meningkatnya permintaan di pasaran. Saat ini, industri kuliner telah mulai bangkit dan juga banyaknya acara hajatan yang digelar masyarakat. Sedangkan cabai merupakan salah satu komoditi wajib pada kuliner-kuliner di Gunungkidul. Hal inilah yang menjadi pemicu tingginya permintaan sedangkan stok yang mulai menipis.
“Pemicunya ya karena permintaan konsumen yang tinggi, sekarang wisata kan mulai membaik dibarengi dengan rumah makan yang sudah banyak buka. Selain itu juga banyak acara hajatan yang berlangsung,” imbuh Sigit.
Kenaikan harga cabai juga diungkapkan oleh pedagang sayur di Pasar Argosari Wonosari, Sumiyati. Dalam beberapa hari terakhir ini kenaikan cabai mengalami kenaikan cukup signifikan. Tak hanya cabai rawit merah saja, namun cabai keriting merah dan hijau tak luput dari kenaikan harga belakangan ini. Ia pun berharap agar adanya kenaikan harga ini tak berkepanjangan dan secepatnya dapat kembali seperti sebelumnya.
“Kalau rawit ini sekarang sekitar Rp. 68 ribu sampai Rp. 78 ribu per kilogramnya, kalau yang kepiting hijau dan merah ini sekarang harganya Rp. 19 ribu sampai Rp. 48 ribu per kilogramnya,” tutupnya.
-
Uncategorized1 hari yang laluDerita Suami Pasien Bersalin RSUD Wonosari, Bayi Meninggal, Luka Bekas Operasi Istri Bernanah Berbulan-bulan
-
Uncategorized5 hari yang laluAbsen Dalam Puncak HUT Gunungkidul Buat Rumor Bupati dan Wakil Bupati Jothakan Makin Santer, Ini Klarifikasi Joko Parwoto
-
Uncategorized3 minggu yang laluPerkuat Layanan Kedaruratan, Klinik Utama Wizula Medica Resmi Kerjasama dengan Jasa Raharja Tangani Korban Kecelakaan
-
Sosial2 hari yang lalu9.500 Hektare Lahan Jagung di Gunungkidul Disiapkan untuk Pengembangan Energi Berbasis Hayati
-
event3 minggu yang laluZAP Fest 2026: The Glowverse Dimulai dari Yogyakarta, Raisa hingga Nassar Siap Meriahkan Perayaan Anniversary ZAP
-
Uncategorized3 minggu yang laluIkuti Google Maps, Minibus Wisatawan Terperosok di Tanjakan Bundelan, 1 Penumpang Meninggal
-
Uncategorized23 jam yang laluDukung Program Strategis Pemerintah, KSPSI Dorong Penguatan Pengawasan Hingga Level Bawah
-
Uncategorized1 hari yang laluGadaikan Motor Rekannya, Seorang Pemuda Diringkus Polisi
-
Sosial3 minggu yang laluProfil AKBP Rosana, Kapolres Gunungkidul yang Pernah Ungkap Kasus 1 Ton Sabu
-
Pemerintahan2 minggu yang laluBrandu Masih Ditemukan, Pemkab Gunungkidul Perkuat Edukasi Cegah Penularan Antraks
-
Uncategorized1 minggu yang laluKonser Amal Hari Jadi Gunungkidul ke-196 Raup Rp124 Juta, Donasi Sepenuhnya Untuk Droping Air
-
Pariwisata3 minggu yang laluOnsen Resort Kaliurang, Tawarkan Pengalaman Menginap Bernuansa Jepang di Lereng Merapi
