Pemerintahan
Gunungkidul Dapat Kuota 17.000 Kartu Pra Kerja, Dinas Minta Masyarakat Segera Daftarkan Diri
Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Gunungkidul meminta para pekerja yang terkena PHK akibat Pandemi Covid19 memanfaatkan program Kartu Pra Kerja yang tengah dicanangkan pemerintah pusat. Program ini merupakn stimulus untuk peningkatan skill dari para pekerja tersebut. Kabupaten Gunungkidul sendiri mendapatkan jatah belasan ribu program kartu pra kerja untuk dibagikan kepada masyarakatnya.
Kepala Disnakertrans Kabupaten Gunungkidul, Purnamajaya menjelaskan, di tengah pandemi ini, program Kartu Pra Kerja diharapkan dapat menstimulus masyarakt yang harus menganggur karena dampak Covid19 untuk meningkatkan skill dalam bekerja. Kartu ini juga diharapkan menjadi solusi sementara bagi para pekerja yang terkena Pemutusan Hubungan Kerja (PHK?
“Pemerintah berupaya membantu tenaga kerja di tengah Pandemi Covid19, harapannya masyarakat yang masih menganggur bisa tetap mendapatkan pemasukan,” jelas Purnama, Kamis (16/04/2020).
Menurut dia, alokasi kartu pra kerja untuk Daerah Istimewa Yogyakarta yakni 86.000 kuota. Jumlah tersebut dibagi menjadi lima sesuai dengan Kabupaten dan Kota yang ada. Adapun Gunungkidul sendiri mendapatkan jatah 17.000 kuota.
“Sampai sekarang masih proses pendaftaran dan tes mandiri secara online, jumlah yang mendaftar berapa kami belum tahu persis,” katanya.

Sejauh ini, pihaknya telah menerima laporan perihal adanya 733 tenaga kerja Gunungkidul yang dirumahkan sebagai dampak terpukulnya sektor perekonomian akibat pandemi corona. Sementara ada empat karyawan terkena PHK akibat dampak Covid19.
“Sejauh ini yang paling terkena dampak yakni di sektor ekspor,” imbuh dia.
Untuk mendapatkan manfaat dari kartu Pra Kerja, Purnama mengimbau kepada masyarakat yang mendaftar untuk bersabar. Hal ini dikarenakan banyaknya yang mengakses program tersebut.
“Kadang misalnya server akan overload, sabar dan telaten saja,” ujar Purnama.
Seperti yang diketahui, jumlah manfaat program ini yakni senilai Rp. 3.550.000,- per orang. Dengan rincian biaya pelatihan Rp1 juta untuk membeli aneka pelatihan di platform digital mitra, insentif pasca penuntasan pelatihan pertama sebesar Rp600.000 per bulan selama empat bulan, serta insentif pasca pengisian survei evaluasi sebesar Rp50.000 per survei untuk tiga kali survei.
-
Uncategorized2 minggu yang laluMantan Kepala Benarkan Alat-alat Musik Studio SKB Gunungkidul Berada di Rumahnya, Sebut Untuk Kursus Musisi Muda Kawasan Selatan
-
Uncategorized1 minggu yang laluTak Berhasil Saat Diminta Perbaiki Listrik, Dimas Dikeroyok Secara Brutal, Dari Diinjak Hingga Dihantam Senter
-
Sosial3 minggu yang laluKisruh Tunggakan Capai 85 Juta Dalam Dua Tahun Terakhir, Penyetoran Pembayaran PBB-P2 di Kalurahan Sawahan “Bocor”?
-
Uncategorized4 hari yang laluDelapan Dapur SPPG di Gunungkidul Tak Kunjung Beroperasi, Dari Persoalan IPAL Hingga Izin BGN
-
Uncategorized3 minggu yang laluSuhu Terendah di Gunungkidul Capai 19 Celcius
-
Uncategorized2 minggu yang laluStudio Musik dan Rekaman SKB Gunungkidul Kini Lumpuh Total Gegara Alat Hingga Sound Dibawa Pulang Mantan Pejabat
-
Uncategorized2 hari yang laluPilur Kelor Memanas, Lurah Petahana Dituding Curi Start Numpang Program
-
Uncategorized3 minggu yang laluTragis, Wanita Muda Ditemukan Gantung Diri di Kamarnya
-
Pemerintahan3 minggu yang laluProyek Pengeboran Bekah Gagal Total Karena Salah Anilisis, PDAM Tirta Handayani Diminta Gandeng Akademisi
-
Uncategorized2 minggu yang laluDua Kasus Gantung Diri Terjadi dalam Sehari di Gunungkidul, Lansia Pria dan Perempuan Ditemukan Meninggal
-
Uncategorized1 minggu yang laluLaka Beruntun Maut 4 Kendaraan di Selang, Seorang Remaja Tewas
-
Uncategorized4 minggu yang laluPemuda 22 Tahun Ditemukan Gantung diri di Dapur Rumah
