Connect with us

Sosial

Gunungkidul Rawan Jadi Titik Pintu Masuk Para Imigran Gelap

Diterbitkan

pada

Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Kementrian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) DIY mengklaim bahwa Gunungkidul merupaka wilayah rawan imigran gelap. Perkembangan wisata pantai disebut menjadi salah satu celah masuk tindakan pelanggaran hukum itu.

Kepala Kantor Wilayah Kemenkumham DIY, Krismono mengatakan, Kabupaten Gunungkidul seringkali menjadi jalur masuk orang asing atau warga negara asing (WNA) ilegal. Para imigran gelap tersebut masuk melalui pantai yang ada di Gunungkidul. Hal ini disebutnya perlu diantisipasi. Namun demikian, dalam pencegahannya harus dilakukan dengan mengupayakan sinergitas beberapa pihak.

“Gunungkidul sekarang menjadi daerah idola karena perkembangan pariwisata yang sangat cepat. Untuk itu perlu dibentuk tim untuk mencegah orang asing masuk secara ilegal atau penyimpangan yang melibatkan orang asing,” katanya saat mengukuhkan Tim Pengawasan Orang Asing (Timpora), Selasa (09/07/2019).

Ia menyampaikan, sampai dengan saat ini jumlah orang asing di DIY mencapai 3.500 orang. Jumlah tersebut berasal dari WNA yang menetap maupun wisatawan. Dalam satu tahun menurutnya bisa mencapai ratusan ribu yang berkunjung ke DIY.

Berita Lainnya  Hanya 6 Anggota DPRD Gunungkidul Yang Ikuti Upacara Penurunan Bendera, Warga : Ragukan Jiwa Nasionalisme

“Tim ini kita bentuk untuk mengatasi orang asing. Nantinya, Timpora bekerja dengan saling berkoordinasi karena dalam penanganan orang asing memerlukan penanganan dari beberapa pihak. Tidak bisa dilakukan oleh satu pihak saja,” terang dia.

Partisipasi masyarakat Gunungkidul sendiri dalam pencegahan masuknya orang asing secara ilegal sangat diharapkan. Salah satunya adalah dengan cara melaporkan langsung kepada pihak kepolisian terdekat jika ada orang asing yang masuk ke kecamatan atau desa di Kabupaten Gunungkidul.

“Peran dari Polsek yang memiliki daerah pantai inilah yang nanti pertama kali untuk mengawasi orang asing,” ujar Krismono.

Sementara itu Bupati Gunungkidul, Badingah mengatakan, dengan adanya Timpora, pihaknya siap mendukung dalam melakukan pengawasan terhadap orang asing yang berkunjung maupun masuk melalui pantai selatan Gunungkidul. Pihaknya berharap, masyarakat mau membantu dalam pengawasan terhadap adanya orang asing ilegal.

Berita Lainnya  Potret Paradoks Sekolah Swasta, Mulai dari Bangunan Tak Layak Hingga Fasilitas yang Minim

“Kami juga menghimbau kepada masyarakat Gunungkidul jika mengetahui adanya orang asing yang mencurigakan segera laporkan kepada pihak yang berwajib,” tutup Badingah.

Iklan
Iklan

Facebook Pages

Iklan

Pariwisata

Pariwisata2 minggu yang lalu

Pony Park Dibanjiri Wisatawan, Hadirkan Puluhan Satwa Lucu nan Unik

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Jogja,(pidjar.com) – Destinasi wisata edukasi satwa terbaru, Pony Park, resmi dibuka di Kabupaten Klaten. Kehadiran Pony Park mendapat sambutan...

Pariwisata3 minggu yang lalu

Hampir Capai Target Tahunan, Baru Juni Pendapatan Retribusi Wisata Telah Capai 35,8 Miliar

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari,(pidjar.com)- Pendapatan Asli Daerah (PAD) sektor pariwisata Kabupaten Gunungkidul hampir mencapai target tahunan meski baru di pertengahan tahun 2026...

Pariwisata3 minggu yang lalu

Gunungkidul Geopark Night Specta 8.0 Masuk KEN 2026, Siap Promosikan Geopark Gunung Sewu ke Dunia

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari(pidjar.com)– Dinas Pariwisata, Ekonomi Kreatif, Pemuda dan Olahraga (Disparekrafpora) kembali menggelar Gunungkidul Geopark Night Specta (GNS) Vol. 8.0 di...

Pariwisata4 minggu yang lalu

Listrik Kerap Padam, Sistem Pungutan Retribusi Non Tunai di Pantai Gunungkidul Terganggu

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari, (pidjar.com)–Penerapan sistem pembayaran retribusi wisata secara non-tunai di sejumlah Tempat Pemungutan Retribusi (TPR) kawasan wisata pantai selatan Gunungkidul...

bisnis1 bulan yang lalu

Pony Park Klaten Usung Konsep Wisata Ramah Hewan, Edukasi Interaktif Jadi Daya Tarik Utama

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Klaten,(pidjar.com)– Kehadiran Pony Park Klaten (POPA) yang dijadwalkan resmi dibuka pada 28 Juni 2026 tidak hanya menawarkan destinasi wisata...

Berita Terpopuler