Pariwisata
H+2 Lebaran, Kawasan Pantai Mulai Dikunjungi Wisatawan
Tanjungsari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)– Memasuki H+2 lebaran, sejumlah kendaraan mulai memadati pintu masuk kawasan pesisir selatan Gunungkidul. Dalam per harinya, sekitar 3 ribu hingga 5 ribu kendaraan melewati Pos Tempat Pemungutan Retribusi (TPR) kawasan pantai.
Koordinator Pos TPR Baron Utama, Sumarjoyo, mengatakan jika dalam dua hari ini kunjungan wisatawan menuju ke pantai yang melalui posnya terbilang ramai lancar. Disebutnya antrian kendaraan yang datang tidak sampai menyebabkan antrian yang panjang, dari pantauan yang ia lakukan setidaknya 3 ribu hingga 5 ribu kendaraan yang didominasi roda empat melewati pos yang ia jaga.
“Ini tergolong ramai lancar, tidak sampai ada antrian panjang. Hari kemarin ada sekitar 3 ribu kendaraan dan sekarang sudah sekitar 5 ribu kendaraan,” ucap Sumarjoyo, Senin (24/04/2023).
Ditambahkannya, pada musik libur lebaran biasanya puncak kunjungan wisatawan ke pantai terjadi pada H+2. Namun kondisi sekarang menunjukkan belum ada peningkatan yang signifikan.
Menurutnya hal itu bisa disebabkan oleh berbagai faktor seperti masa libur kali ini yang lebih panjang sehingga membuat wisatawan cenderung santai untuk bewisata. Selain itu semakin banyaknya destinasi wisata yang muncul juga menjadikan kunjungan wisatawan menyebar di Gunungkidul dan tidak terkonsentrasi di wilayah pantai saja.
“Biasanya itu kalau tidak kemarin ya sekarang puncaknya, tapi ini belum ramai seperi biasanya,” imbuh Marjoyo.
Hal senada juga diungkapkan oleh Koordinator Pos TPR Tepus, Supardi. Disebutnya jika kendaraan yang melalui posnya cenderung ramai lancar dan tidak menimbulkan antrian. Dalam dua hari ini, sekitar 500 pengunjung melewati pos yang ia jaga.
“Belum ramai kendaraan yang lewat sini, kalau jumlah kendaraan kurang tau ya tapi kalau wisatawan sekitar 500 orang setiap harinya,” ujar Supardi.
Data yang masuk ke Dinas Pariwissta, hingga Minggu sore tercatat ada 34.501 pengunjung yang memasuki obyek wisata Gunungkidul. Dimana pantai selatan masih mendominasi kunjungan wisatawan.
Sebelumnya, Plt Kepala Dinas Pariwisata Gunungkidul, Harry Sukmono, menyampaikan pada libur lebaran tahun ini pihaknya menargetkan kunjungan sebanyak 184.687 orang dan pendapatan sebesar Rp. 1,3 miliar.
Ia menghimbau agar para pedagang di kawasan wisata tidak menaikkan harga terlalu tinggi saat momen libur lebaran yang dapat merugikan wisatawan dan membuat citra buruk pariwisata Gunungkidul.
Disebutnya jika kawasan pesisir selatan Gunungkidul masih menjadi tujuan kunjungan wisatawan. Diprediksi sebanyak 85% hingga 90% dari jumlah target kunjungan akan mendatangi kawasan pantai Gunungkidul.
“Pedagang di kawasan wisata jangan sampai menaikkan harga terlalu tinggi, pastikan harga tertera di menu,” tutupnya.
-
Uncategorized4 minggu yang laluAdu Banteng Dua Motor di Wonosari, Dua Pengendara M3nIngg4l di TKP
-
Uncategorized4 minggu yang laluProses Pembebasan Lahan Berproses, Sekolah Internasional Bakal Segera Dibangun di Patuk
-
Uncategorized3 minggu yang laluMerintis Watusigar Gemilang, Feri Sulistyono Usung Digitalisasi dan Transparansi Pemerintahan
-
Uncategorized3 minggu yang laluCek Dapur MBG di Gunungkidul, Wakil Ketua Komisi VII Apresiasi SOP Pelaksanaan MBG
-
Uncategorized5 hari yang laluPerkuat Layanan Kedaruratan, Klinik Utama Wizula Medica Resmi Kerjasama dengan Jasa Raharja Tangani Korban Kecelakaan
-
Uncategorized3 minggu yang laluWarga Kelor Pertanyakan Pembangunan Tower 72 Meter, Mengaku Tak Pernah Dilibatkan
-
Uncategorized4 minggu yang laluKelor Berubah, Kelor Berbenah, Wayahe Ganti Lurah
-
Uncategorized3 minggu yang laluPintu Depan Terkunci, Suami Temukan Istri Meninggal
-
Uncategorized4 minggu yang laluPeduli Kekeringan, GUBUK dan DWP BRIN Salurkan 37 Tangki Air Bersih untuk Warga Gunungkidul
-
Uncategorized4 minggu yang laluKelok 18 Dibuka Uji Coba, Rest Area Baru Bisa Dipakai Sekitar Setahun Lagi
-
Uncategorized1 minggu yang laluIkuti Google Maps, Minibus Wisatawan Terperosok di Tanjakan Bundelan, 1 Penumpang Meninggal
-
Uncategorized3 minggu yang laluPemkab Gunungkidul Mulai Gunakan BTT Rp1,3 Miliar untuk Atasi Kekeringan
