Peristiwa
Habis Gali Kubur di TPU, Supardi Meninggal Dunia Akibat Serangan Jantung
Ngawen,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Supardi alias Parto Suwito (70) warga Padukuhan Kampung Lor, Desa Kampung, Kecamatan Ngawen ditemukan dalam kondisi meninggal dunia. Supardi ditemukan di sekitar tempat pemakaman umum di wilayahnya pada Rabu (27/03/2019) tadi. Dugaan sementara dari pihak kepolisian dan tim medis, kakek malang tersebut meninggal akibat serangan jantung yang ia alami. Tidak ditemukan adanya unsur kekerasan pada tubuhnya.
Kanit Reskrim Polsek Ngawen, Iptu Suryanto mengatakan, sekitar pukul 09.00 WIB Supardi bersama dengan beberapa tukang gali kubur tengah menggali tanah di pemakaman umum Padukuhan Kampung Lor karena terdapat salah seorang Kampung Kidul yang meninggal dunia. Beberapa saat setelah menggali tanah, Supardi kemudian beristirahat bersama dengan warga lain.
Semula tak ada yang janggal pada tubuhnya. Beberapa obrolan ringan pun sempat terlontar, sayangnya ia yang semula terduduk justru tiba-tiba ambruk dan terjatuh. Tukang gali kubur lain yang ada di sekitar kemudian membawanya ke tempat yang lebih aman dan tidak berterik matahari.

Petugas memeriksa jenazah Supardi
Warga sendiri semakin panik lantaran kemudian tubuhnya justru semakin lemas. Kemudian denyut nadi saat dilakukan pengecekan oleh warga juga sulit diketemukan. Tak ada gerakan sama sekali pada tubuhnya. Dipastikan kemudian kakek tersebut telah meninggal dunia. Atas kejadian itu, warga kemudian berinisiatif melapor pada pihak kepolisian dan medis puskesmas setempat.
“Ada laporan anggota kami minta untuk cek ke lokasi. Yang bersangkutan (Supardi) sudah dalam kondisi meninggal dunia,” kata Iptu Suryanto, saat dikonfirmasi.
Adapun berdasarkan hasil pemeriksaan tim medis Puskesmas Ngawen 1 dan anggota kepolisian tidak ditemukan adanya unsur kekerasan pada tubuh korban. Diduga kuat Supardi mengalami serangan jantung saat beraktifitas yang menyebabkan dirinya langsung meregang nyawa.
“Dugaan kuat karena serangan jantung. Tadi sudah kami lakukan pemeriksaan dan keterangan sejumlah saksi juga kami pelajari,” tambahnya.
Sementara usai dilakukan pemeriksaan tersebut dari pihak kepolisian langsung menyerahkan jasad Supardi kepada pihak keluarga untuk dilakukan prosesi sebagaimana mestinya.
-
Uncategorized4 minggu yang laluAdu Banteng Dua Motor di Wonosari, Dua Pengendara M3nIngg4l di TKP
-
Uncategorized4 minggu yang laluProses Pembebasan Lahan Berproses, Sekolah Internasional Bakal Segera Dibangun di Patuk
-
Uncategorized3 minggu yang laluMerintis Watusigar Gemilang, Feri Sulistyono Usung Digitalisasi dan Transparansi Pemerintahan
-
Uncategorized3 minggu yang laluCek Dapur MBG di Gunungkidul, Wakil Ketua Komisi VII Apresiasi SOP Pelaksanaan MBG
-
Uncategorized5 hari yang laluPerkuat Layanan Kedaruratan, Klinik Utama Wizula Medica Resmi Kerjasama dengan Jasa Raharja Tangani Korban Kecelakaan
-
Uncategorized3 minggu yang laluWarga Kelor Pertanyakan Pembangunan Tower 72 Meter, Mengaku Tak Pernah Dilibatkan
-
Uncategorized4 minggu yang laluKelor Berubah, Kelor Berbenah, Wayahe Ganti Lurah
-
Uncategorized3 minggu yang laluPintu Depan Terkunci, Suami Temukan Istri Meninggal
-
Uncategorized4 minggu yang laluKelok 18 Dibuka Uji Coba, Rest Area Baru Bisa Dipakai Sekitar Setahun Lagi
-
Uncategorized4 minggu yang laluPeduli Kekeringan, GUBUK dan DWP BRIN Salurkan 37 Tangki Air Bersih untuk Warga Gunungkidul
-
Uncategorized1 minggu yang laluIkuti Google Maps, Minibus Wisatawan Terperosok di Tanjakan Bundelan, 1 Penumpang Meninggal
-
Uncategorized3 minggu yang laluPemkab Gunungkidul Mulai Gunakan BTT Rp1,3 Miliar untuk Atasi Kekeringan
