Peristiwa
Berjalan Mundur, Truk Muatan Urug Tabrak 3 Pekerja Tambang dan Rumah Warga
Gedangsari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)– Tiga orang pekerja tambang di Kalurahan Sampang, Kapanewon Gedangsari harus dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis. Hal ini karena ketiga pekerja tambang itu tertabrak truk pengangkut urug di tambang tersebut, Rabu (01/11/2023) sore.
Kapolsek Gedangsari AKP Suryanto mengatakan kecelakaan tersebut terjadi pada Rabu sore sekitar pukul 16.30 WIB di Padukuhan Kayen, Kalurahan Sampang. Saat otu, Aris Setiawan (24) warga Lendah, Kabupaten Kulon Progo memarkirkan truk dump nopol AB 8246 AD bermuatan urug tambang memarkirkan kendaraan tersebur di jalan.
Usai menghentikan kendaraan dan parkir, sopir truk tambang tersebut turun untuk mengambil DO yang sudah disediakan oleh petugas. Akan tetapi, beberapa saat setelah sopur turun truk justru berjalan mundur karena roda tidak diberi pengganjal dan handrem truk tiba-tiba lepas.
Kendaraan bermuatan berat ini pun berjalan mundur sangat cepat karena jalanannya menurun. Sontak kendaraan tak bersopir ini pun melaju tanpa arah ke bawah dan menabrak Aris beserta pekerja tambang lain yang berada di lokasi. Tak sampai disitu saja, kendaraan juga menghantam rumah milik Rumi warga setempat.
Kejadian sore kemarin pun membuat geger warga sekitar lokasi penambangan. Kerumunan warga kemudian mengevakuasi Aris, Fajar Romadhon (23), Ardian (40) yang merupakan pekerja di tambang tersebut. Ketiganya dilarikan ke rumah sakit RSUP dr. Soeradji Tirtonegoro Klaten untuk mendapatkan penanganan medis.
“Para pekerja ini mengalami luka-luka usai tertabrak tru yang melaju mundur tanpa sopir itu. Ada yang mengalami tulang rusuk retak, luka ringan di kaki, dan ada yang patah tulang kaki,” ucap Kapolsek Gedangsari.
Adapun truk ini baru terhenti setelah menabrak bangunan rumah milik Rumi warga setempat yang memang digunakan untuk posko penambangan tanah urug PSN. Kerusakan rumah ada pada dinding setinggi 2,25 meter roboh, atap rumah sepanjang 8 meter roboh dan kerusakan lainnya.
“Untuk rumah mengalami kerusakan sudah dikoordinasikan dengan pihak perusahaan,” paparnya.
Kejadian ini pun menjadi pusat perhatian masyarakat setempat. Warga banyak yang berdatangan untuk melihat secara langsung bagaimana kondisi lokasi tersebut pasca kecelakaan.
“Untuk kendaraan dievakuasi bersama,” tutup dia.
-
Uncategorized1 hari yang laluDerita Suami Pasien Bersalin RSUD Wonosari, Bayi Meninggal, Luka Bekas Operasi Istri Bernanah Berbulan-bulan
-
Uncategorized5 hari yang laluAbsen Dalam Puncak HUT Gunungkidul Buat Rumor Bupati dan Wakil Bupati Jothakan Makin Santer, Ini Klarifikasi Joko Parwoto
-
Uncategorized3 minggu yang laluPerkuat Layanan Kedaruratan, Klinik Utama Wizula Medica Resmi Kerjasama dengan Jasa Raharja Tangani Korban Kecelakaan
-
Sosial2 hari yang lalu9.500 Hektare Lahan Jagung di Gunungkidul Disiapkan untuk Pengembangan Energi Berbasis Hayati
-
event3 minggu yang laluZAP Fest 2026: The Glowverse Dimulai dari Yogyakarta, Raisa hingga Nassar Siap Meriahkan Perayaan Anniversary ZAP
-
Uncategorized3 minggu yang laluIkuti Google Maps, Minibus Wisatawan Terperosok di Tanjakan Bundelan, 1 Penumpang Meninggal
-
Uncategorized21 jam yang laluDukung Program Strategis Pemerintah, KSPSI Dorong Penguatan Pengawasan Hingga Level Bawah
-
Sosial3 minggu yang laluProfil AKBP Rosana, Kapolres Gunungkidul yang Pernah Ungkap Kasus 1 Ton Sabu
-
Uncategorized1 hari yang laluGadaikan Motor Rekannya, Seorang Pemuda Diringkus Polisi
-
Pemerintahan2 minggu yang laluBrandu Masih Ditemukan, Pemkab Gunungkidul Perkuat Edukasi Cegah Penularan Antraks
-
Uncategorized1 minggu yang laluKonser Amal Hari Jadi Gunungkidul ke-196 Raup Rp124 Juta, Donasi Sepenuhnya Untuk Droping Air
-
Pariwisata3 minggu yang laluOnsen Resort Kaliurang, Tawarkan Pengalaman Menginap Bernuansa Jepang di Lereng Merapi
