Connect with us

bisnis

Harga Bahan Pokok Stabil, Daya Beli Masyarakat Jelang Ramadhan Tahun Ini Menurun

Diterbitkan

pada

Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Dua pekan menjelang Bulan Ramadhan tahun 2021 ini harga komoditas pangan di Gunungkidul cenderung normal. Tidak ada fluktuatif kecuali cabai yang sudah hampir dua bulan ini menembus angka Rp 120 ribu per kilogramnya.

Kepala Bidang Perdagangan Disperindag Gunungkidul, Yuniarti Ekoningsih menerangkan, menjelang Ramadhan biasanya komoditas yang akan mengalami kenaikan harga antara lain gula pasir, ayam, telur dan beras. Namun harga dari kebutuhan pokok tersebut masih cenderung stabil.

“Untuk ayam yang tadinya Rp. 33.500,- saat ini naik menjadi Rp 34.000,-. Meskipun naik tapi tidak sederastis tahun lalu dimana harga ayam saat menjelang Ramadhan mencapai Rp. 40 ribu per kilogram,” papar Yuniarti, Senin (29/03/2021).

Yuniarti menambahkan, harga stabil juga terlihat pada komoditi gula pasir. Harga perkilogramnya saat ini hanya pada kisaran Rp 12.400 per kilogramnya. Kemudian untuk telur masih relatif stabil di harga Rp 22.000,- per kilogramnya.

Berita Lainnya  Kisah Pilu Pembudidaya Ikan Lele Gunungkidul

“Kemudian untuk beras berkualitas super Rp. 11.600,- per kilogram yang biasa Rp. 9.700,- per kilogram,” jelasnya.

Menurutnya, kestabilan harga ini dipengaruhi dengan daya beli masyarakat menurun selama pandemi covid19. Ia mencontohkan, pelarangan mudik juga menjadi penyebab kestabilan harga pangan.

“Mudik dilarang tentu saja yang membuat daya beli menurun, saat ini juga agenda buka bersama yang ditiadakan membuat produktivitas ketring-ketring menurun derastis,” kata Yuniarti.

Sementara itu, Sekretaris Disperindag Gunungkidul, Virgillio Soriano mengatakan, adapun agenda operasi pasar dipastikan akan dilaksanakan menjelang Ramadhan ini. Pihaknya masih menunggu kebijakan Disperindag DIY berkaitan dengan operasi pasar.

“Agenda Disperindag DIY, namun kami masih menunggu informasi detailnya karena harga kebutuhan pokok menjelang Ramadhan taun ini cenderung stabil,” tandas Virgillio.

Berita Lainnya  Tegaskan Komitmen di Hari Bumi, KAI Bandara Wujudkan Langkah Menuju Masa Depan Berkelanjutan

Iklan
Iklan

Facebook Pages

Iklan

Pariwisata

Pariwisata4 hari yang lalu

Listrik Kerap Padam, Sistem Pungutan Retribusi Non Tunai di Pantai Gunungkidul Terganggu

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari, (pidjar.com)–Penerapan sistem pembayaran retribusi wisata secara non-tunai di sejumlah Tempat Pemungutan Retribusi (TPR) kawasan wisata pantai selatan Gunungkidul...

bisnis7 hari yang lalu

Pony Park Klaten Usung Konsep Wisata Ramah Hewan, Edukasi Interaktif Jadi Daya Tarik Utama

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Klaten,(pidjar.com)– Kehadiran Pony Park Klaten (POPA) yang dijadwalkan resmi dibuka pada 28 Juni 2026 tidak hanya menawarkan destinasi wisata...

Pariwisata1 minggu yang lalu

Libur Sekolah, Obyek-obyek Wisata Mulai Dibanjiri Siswa Study Tour

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari, (pidjar.com)-Libur sekolah tahun 2026 mulai menggerakkan sektor pariwisata di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) termasuk juga di Gunungkidul. Saat...

Pariwisata4 minggu yang lalu

Camping Syahdu di Pantai Watukodok

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari,(pidjar.com)– Gunungkidul memamg menjadi gudangnya wisata alam di DIY. Bagaimana tidak, gugusan pantai selatan Kabupaten Gunungkidul menyuguhkan panorama pesisir...

Pariwisata2 bulan yang lalu

Mulai Pertengahan Mei Mendatang, TPR Baron Direncanakan Hanya Layani Pembayaran Retribusi Non-Tunai

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari,(pidjar.com)– Pemerintah Kabulaten Gunungkidul terus berbenah dalam memperkuat tata kelola retribusi yang lebih transparan, efisien, dan adaptif terhadap perkembangan...

Berita Terpopuler