fbpx
Connect with us

Pendidikan

Hari Pertama ASPD SD Gunungkidul Diwarnai Mati Listrik

Published

on

Ngawen,(pidjar.com)–Kendala mati listrik mewarnai Assesment Standar Pendidikan Dasar hari pertama di Gunungkidul yang digelar pada Senin (24/05/2021) pagi tadi. Kendati sempat membuat pelaksanaan ujian yang berlangsung menggunakan komputer ini tersendat, namun tak sampai terjadi kendala berarti.

Kepala Bidang Sekolah Dasar, Disdikpora Gunungkidul Sumarto mengatakan, pelaksanaan ASPD di hari pertama di Kabupaten Gunungkidul berjalan cukup lancar. Hanya saja, memang ada insiden mati listrik di SD Beji Kapanewon Ngawen yang sempat mengganggu jalannya ujian.

“Tapi hanya beberapa menit saja jadi pas siswa mau mulai mengerjakan mati, tapi langsung nyala lagi kok sehingga bisa segera dilanjutkan,” ungkap Sumarto, Senin siang.

Menurutnya, ASPD ini diikuti oleh lebih dari 9000 siswa kelas VI yang tersebar di 547 SD di Gunungkidul baik negeri maupun swasta. Sejauh ini, belum ada laporan kendala pelaksanaan pada hari pertama ini, termasuk berkaitan dengan jaringan internet.

“Tidak ada kendala, para siswa bisa mengerjakan dengan tepat waktu. Memang hanya satu tadi karena listrik mati dan sudah tertangani,” jelasnya.

Seperti yang diketahui, ASPD SD sendiri digelar pada 24 hingga 27 Mei 2021. Mata pelajaran yang diujikan yakni Matematika, Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris dan IPA.

“Sebelumnya kami sudah meninjau kesiapan sekolah, seluruh sekolah dasar di Gunungkidul sudah terfasilitasi komputer serta akses internet,” ujarnya.

Sumarto menerangkan, untuk persiapan ASPD SD ini sejumlah sekolah di Gunungkidul sudah melakukan pertemuan terbatas berbasis konsultatif. Adapun pertemuan sendiri dilaksanakan para siswa kelas 6 sebanyak seminggu sekali hingga dua kali.

“Jadi selain kesiapan sarana dari segi kesiapan peserta didik juga sudah kami pantau,” tandasnya.

Advertisement
Advertisement

Facebook Pages

Advertisement

Pariwisata

Berita Terpopuler