Pariwisata
Terus Berkembang, Pemerintah Kembangkan Nglanggeran Jadi Desa Wisata Digital
Patuk,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Desa Wsata Ngglanggeran, Kalurahan Nglanggeran, Kapanewon Patuk merupakan salah satu destinasi yang banyak diminati oleh wisatawan baik lokal, luar daerah bahkan mancanegara. Pemerinah desa, penggelola destinasi dan masyarakat terus bebenah untuk memakin memajukan obyek yang dikenal dengan Gunung Api Purba, embung dan lainnya itu.
Berkat kegigihan masyarakat, destinasi ini terus mendapatkan perhatian dari pemerintah dalam pengembangannya. Belum lama ini, Desa Wisata Nglanggeran menjadi sebuah percontohan desa wisata yang mengembangkan konsep Desa Wisata Digital. Nglanggeran dianggap mampu baik dari sumber daya manusia yang ada dan sarana prasarana lainnya.
Sekretaris Pokdarwis Nglanggeran, Sugeng Handoko mengungkapkan, beberapa waktu lalu Desa Wisata Ngglanggeran didapuk sebagai Desa Wisata Digital yang mengembangkan industri kreatif oleh Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif. Nantinya konsep yang akan diterapkan yaitu dengan disediakannya sistem informasi yang lebih mudah diakses.
“Program ini sebagai salah satu upaya untuk mengembangkan obyek wisata berbasis teknologi digital,”kata Sugeng Handoko.
Sebagai contohnya, nanti pengunjung akan mendapatkan informasi mengenai destinasi Desa Wisata Nglanggeran dengan mudah. Selain itu, juga dapat mengetahui produk-produk lokal dan ekonomi kreatif lainnya yang dikembangkan oleh masyarakat Nglanggeran.
“Dengan menjadi desa wisata digital ini kami akan menyiapkan konten-konten yang menarik bagi pengunjung” tambah dia.
Akan ada sebuah aplikasi yang nantinya akan menampilkan informasi lengkap mengenai Nglanggeran, produk olahan serta ada fitur testimoni pengunjung untuk mengukur tingkat kepuasan layanan yang ada. Desa Nglanggeran terus mendapatkan perhatian dari pemerintah dalam pengembangannya.
“Pada masa seperti sekarang ini selain membuka untuk umum obyek wisata dengan pembatasan dan protokol kesehatan kita juga terapkan virtual tour. Ini salah satu upaya digitalisasi wisata yang diterapkan,”tambahnya.
Sementara itu, Sekretaris Dinas Pariwisata Gunungkidul, Harry Sukmono mengungkapkan, pemulihan ekonomi di sektor pariwisata terus diupayakan oleh pemerintah. Pihaknya tidak memungkiri jika selama pandemi, ekonomi dan kegiatan pariwisata sangatlah terdampak.
Upaya pemulihan yang dilakukan oleh pemerintah yaitu nantinya akan dijalankannya program padat karya di Desa Wisata Nglanggeran.
“Pemulihan ekonomi terus dilakukan. Disisi lain inovasi dalam pengembangan destinasi juga harus dilakukan untuk memajukan pariwisata,”tutupnya.
-
Uncategorized1 minggu yang laluDerita Suami Pasien Bersalin RSUD Wonosari, Bayi Meninggal, Luka Bekas Operasi Istri Bernanah Berbulan-bulan
-
Uncategorized2 minggu yang laluAbsen Dalam Puncak HUT Gunungkidul Buat Rumor Bupati dan Wakil Bupati Jothakan Makin Santer, Ini Klarifikasi Joko Parwoto
-
Budaya7 hari yang laluTradisi Bukaan Kyai Cupu Panjolo, Berikut Simbol-simbol yang Muncul
-
Uncategorized7 hari yang laluTak Ada Sengketa Pilur, Lurah Terpilih Bakal Dilantik 26 November
-
Sosial1 minggu yang lalu9.500 Hektare Lahan Jagung di Gunungkidul Disiapkan untuk Pengembangan Energi Berbasis Hayati
-
Uncategorized1 minggu yang laluGadaikan Motor Rekannya, Seorang Pemuda Diringkus Polisi
-
Uncategorized1 minggu yang laluDukung Program Strategis Pemerintah, KSPSI Dorong Penguatan Pengawasan Hingga Level Bawah
-
Uncategorized2 hari yang laluKnalpot Brong Jadi Incaran Khusus Operasi Patuh Progo 2026
-
Uncategorized4 minggu yang laluPerkuat Layanan Kedaruratan, Klinik Utama Wizula Medica Resmi Kerjasama dengan Jasa Raharja Tangani Korban Kecelakaan
-
Pemerintahan3 minggu yang laluBrandu Masih Ditemukan, Pemkab Gunungkidul Perkuat Edukasi Cegah Penularan Antraks
-
Uncategorized2 minggu yang laluKonser Amal Hari Jadi Gunungkidul ke-196 Raup Rp124 Juta, Donasi Sepenuhnya Untuk Droping Air
-
Uncategorized4 hari yang laluDua Oknum Kejaksaan di Gunungkidul Diduga Terlibat Skandal Asusila
