Peristiwa
Ciumi Para Siswinya, Pembina Pramuka SMP Nyaris Diamuk Warga
Gedangsari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Dunia pendidikan Kabupaten Gunungkidul kembali tercoreng. Seorang pembina Pramuka di salah satu SMP negeri di Kecamatan Gedangsari diduga melakukan tindakan asusila terhadap sejumlah siswi. Aksi bejat ini sendiri mulai tercium setelah para siswa yang menjadi korban menceritakan apa yang mereka alami kepada orang tua mereka. Akhirnya, sejumlah orang tua kemudian mendemo yang bersangkutan di sekolah pada Kamis (09/01/2020) siang tadi. Aksi warga sendiri sempat berlangsung panas. Ed, warga Kecamatan Playen sang pembina pramuka yang dilaporkan menjadi pelaku tindakan asusila bahkan sempat hampir dihakimi massa yang geram.
Ketika dikonfirmasi, Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Gunungkidul, Bahron Rasyid membenarkan adanya insiden ini. Pada Kamis sore tadi, Kepala Sekolah di SMP tersebut melaporkan kejadian ini kepadanya. Menurutnya kejadian ini terkuak lantaran para siswi perempuan ini bercerita satu sama lain. Naas, tindakan asusila sendiri tidak hanya dialami satu maupun dua siswi. Hingga akhirnya, kabar ini berhembus ke orang tua masing-masing siswa.
Merasa tidak terima dengan tindakan Ed, para orang tua pun mendatangi sekolah. Sore tadi, sejumlah orang tua sempat memaki-maki Ed, yang kala itu tengah berada di sekolah. Khawatir dengan amukan masa, Ed sendiri sempat langsung diamankan di Mapolsek Gedangsari.
“Kami tidak dapat laporan peristiwa ini pastinya kapan, tadi perwakilan orang tua datang ke sekolah, kemudian bertemu kepala sekolah dan Ed,” beber Bahron, Kamis malam.
Ed sendiri diketahui merupakan pembina kegiatan ekstrakurikuler Pramuka di sekolah tersebut. Menurut Bahron, Ed sendiri bukan merupakan guru di sekolah tersebut.

“Kami belum dapat laporan pasti jumlah korban ada berapa,” kata Bahron.
Dikatakan Bahron, pelaku sendiri telah mengakui tindakan asusilanya. Sejumlah korban juga telah membeberkan tindakan yang dilakukan oleh sang pembina Pramuka tersebut.
“Kedua belah pihak mengaku, Ed ini mencium sejumlah siswa, tidak lebih dari itu,” ungkap dia.
Atas kejadian ini, Disdikpora menyerahkan sepenuhnya penanganan kasus ini kepada pihak yang berwajib. Di samping itu, untuk para siswa, Bahron akan meminta kepada sejumlah psikolog untuk memberikan pendampingan guna mengatasi trauma.
“Kami pastikan para siswa ini akan ditangani para ahli di bidang psikolog, sehingga trauma itu bisa benar-benar hilang dan mereka bisa belajar kembali dengan tenang,” pungkas Bahron.
Sementara itu, ketika dikonfirmasi, Kapolsek Gedangsari AKP Solechan membenarkan insiden ini. Menurut Solechan, saat ini proses hukum ditangani oleh UPPA Satreskrim Polres Gunungkidul.
“Sudah saya limpahkan. Saat ini penanganannya dilakukan oleh Polres Gunungkidul,” beber Solechan.
-
Kriminal3 minggu yang laluDisiksa Dari Dipukuli Hingga Lukanya Dilumuri Garam, Remaja 17 Tahun Mengaku Sempat Diancam Ditembak Oknum
-
Peristiwa2 minggu yang laluPerempuan Muda di Ponjong Ditemukan Meninggal Dunia dengan Seutas Tali Dipohon
-
Sosial2 minggu yang laluKisah Sedih Andheng Pasca Kecelakaan, Saat di RS Nurohmah Hanya Dijahit Telinga, Ternyata Patah Tulang Belakang dan Terancam Lumpuh
-
Uncategorized1 minggu yang laluMBG Libur, Harga Sembako Mulai Turun Drastis
-
Peristiwa4 minggu yang laluLaka Maut Dinihari, Pemotor Tewas Dihantam Pick Up
-
Pemerintahan2 minggu yang laluDinas Bongkar Upaya Kecurangan Pendaftar SMP N 1 Wonosari, Dari ASN Manipulasi Data Bansos Hingga Gunakan Sertifikat Palsu
-
Uncategorized3 minggu yang laluHeboh Bola Api Berekor Panjang Melintas di Langit Gunungkidul, Warga Kaitkan dengan Pulung Gantung Jelang Bulan Suro
-
Peristiwa4 minggu yang laluPeriode Maut Jalanan Gunungkidul, Ratusan Kecelakaan Puluhan Korban Meninggal Dunia
-
Peristiwa3 minggu yang laluDalam Posisi Terduduk, Lansia 81 Tahun Ditemukan Gantung Diri di Belakang Rumah
-
Peristiwa1 minggu yang laluRS Nur Rohmah “Cuek” di Tengah Operasi-operasi Yang Harus Dijalani Andheng, Keluarga Pilih Tempuh Jalur Hukum
-
Uncategorized3 minggu yang laluCetak Sejarah di Moto3, Veda Dapat Hadiah Mobil Impian Dari Konglomerat
-
Peristiwa2 minggu yang laluDiserempet Pemotor Tak Dikenal di Baleharjo, Pemotor Wanita Luka Parah Terjun ke Tegalan
