fbpx
Connect with us

Peristiwa

Sapi di Semanu Ditemukan Mati Mendadak di Dalam Kandang

Diterbitkan

pada tanggal

Semanu,(pidjar.com)–Seekor sapi milik Kasmorejo warga Padukuhan Semanu Selatan, Desa Semanu, Kecamatan Semanu ditemukan dalam kondisi mati di dalam kandang pada Jumat (10/01/2020) kemarin. Usai mendapati seekor ternak mati, dari petugas Puskeswan kemudian melakukan pengecekan terhadap kondisi sapi tersebut. Sementara ini, dari hasil pemeriksaan, diduga sapi tersebut mati akibat keracunan makanan.

Informasi yang berhasil dihimpun, Jumat kemarin Kasmirejo mendapati sapinya tergeletak di dalam kandang. Panik dengan ternak yang akhirnya diketahui dalam kondisi mati, ia kemudian melapor ke dukuh setempat dan meminta bantuan warga. Akhirnya lantaran adanya isu anthraks yang saat ini merebak, kemudian disepakati untuk melaporkan kejadian tersebut ke petugas Puskeswan. Pengecekan pun kemudian dilakukan oleh para petugas.

Berita Lainnya  Mantan Suami Dobrak Kamar, Penggrebekan Pasangan Diduga Selingkuh Diwarnai Kejar-Kejaran

Sampel darah dari sapi tersebut kemudian diambil oleh petugas sebagai dasar cek laboratorium. Namun dari ciri-ciri yang terlihat, sapi itu mati bukan karena sakit, melainkan karena keracunan makanan.

“Ada sampel darah yang diambil oleh petugas. Selanjutnya sapi dikubur sebagai langkah antisipasi,” kata Mujiyana, Dukuh Semanu Selatan saat dikonfirmasi.

Hal senada juga diungkapkan oleh Sekretaris Desa Semanu, Suhartanto. Jumat kemarin memang ada sapi milik warga yang mati. Namun begitu penanganan bersama tim medis kemudian dilakukan dan diketahui penyebabnya karena keracunan. Edukasi telah diberikan kepada warga Semanu jika ditemukan sapi mati mendadak kemudian diminta melaporke perangkat setempat dan petugas medis.

“Antisipasi terjadinya paparan penyakit. Maka sudah mulai kami himbau jika ditemukan ternak mati tidak boleh dijual, lapor petugas kemudian dikubur,” ujar Suhartanto.

Merebaknya isu anthraks di masyarakat, dan terlebih wilayah Semanu juga dekat dengan Desa Gombang memang menjadi ketakutan tersendiri bagi masyarakat. Maka dari itu, masyarakat saat ini mulai dibekali dengan sejumlah pemahaman.

Berita Lainnya  Minibus Bermuatan Belasan Penumpang Terguling di Tanjakan Pucung, 1 Korban Tewas

“Dari Puskeswan sudah mulai turun ke lapangan untuk melakukan pendataan dan pemberian pemahaman bagi masyarakat,” tambah dia.

Menurutnya, sementara ini Desa Semanu masih tergolong aman. Pasalnya jarak dengan Desa Gombang pun agak jauh, hanya saja memang yang menjadi perhatian di desa lain yakni desa Dadapayu, di mana jaraknya hanya 2 km dari Gombang, dan berpotensi terpapar karena bakteri anthtraks yang terbawa dari aliran air.

Iklan
Iklan

Facebook Pages

Iklan
Iklan

Pariwisata

Berita Terpopuler