Connect with us

Politik

Hiraukan Himbauan DPRD, KPU Tetap Lantik Ratusan PNS dan Perangkat Desa Jadi PPS

Diterbitkan

pada

Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Sebanyak 432 anggota Panitia Pemungutan Suara (PPS) untuk Pemilu 2019 mendatang dilantik dan diambil sumpahnya oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Gunungkidul di GOR Siyono, Kamis (08/03/2018) siang. Dari ratusan orang tersebut, nantinya akan disebar ke seluruh desa-desa di Gunungkidul.

Ketua KPU Gunungkidul M. Zaenuri Ikhsan mengatakan, dari jumlah PPS yang dilantik tersebut, 30 diantaranya berasal dari kalangan PNS dan 143 orang perangkat desa. Adapun 259 sisanya berasal dari masyarakat umum.

Meski sempat beredar pemberitaan yang melarang perangkat desa dan PNS terlibat dalam kegiatan pemilu, namun Zaenuri beranggapan bahwa tidak ada peraturan perundangan yang mengatur tentang larangan tersebut. Baginya, perangkat dan PNS tidak dipermasalahkan menjadi bagian dari PPS ataupun PPK.

Berita Lainnya  Sunaryanta Gerogoti Basis Massa Kader PAN di Tanjungsari

"Nggak masalah, nggak ada undang-undang yang mengatur. Yang penting, mereka bisa pintar membagi waktu," tuturnya saat ditemui usai acara.

Zaenuri melanjutkan, PPS dan PPK tidak memerlukan waktu penuh seperti halnya Panwas. Pekerjaan mereka pun tidak terbatas jam kerja sehingga bisa dikerjakan kapan saja saat sedang tidak mengerjakan kewajiban lainnya sebagai PNS ataupun perangkat desa.

"PPK/PPS ini bukan Panwas yang membutuhkan waktu penuh. Kalau yang dipermasalahkan itu, perangkat desa tidak boleh nyambi jadi Panwas. Beda dengan PPK/PPS," terang dia.

Lebih lanjut ia menuturkan, kepada PPS terlantik agar tidak perlu khawatir terhadap pemberitaan yang beredar terkait dilarangnya perangkat desa menjadi anggota PPS. Sebab dalam hal ini KPU Gunungkidul tidak mempermasalahkan persoalan tersebut asalkan yang bersangkutan bisa bertanggung jawab terhadap pekerjaan yang diembannya.

Berita Lainnya  Datangi Pengadilan Negeri, Demokrat Gunungkidul Minta MA Tolak PK KSP Moeldoko

Adapun dari para anggota PPS yang dilantik tersebut, akan ditempatkan di 144 desa di seluruh Gunungkidul. Di setiap desa, akan ditempatkan masing-masing 3 orang PPS.

Iklan
Iklan

Facebook Pages

Iklan

Pariwisata

Pariwisata2 minggu yang lalu

Pony Park Dibanjiri Wisatawan, Hadirkan Puluhan Satwa Lucu nan Unik

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Jogja,(pidjar.com) – Destinasi wisata edukasi satwa terbaru, Pony Park, resmi dibuka di Kabupaten Klaten. Kehadiran Pony Park mendapat sambutan...

Pariwisata3 minggu yang lalu

Hampir Capai Target Tahunan, Baru Juni Pendapatan Retribusi Wisata Telah Capai 35,8 Miliar

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari,(pidjar.com)- Pendapatan Asli Daerah (PAD) sektor pariwisata Kabupaten Gunungkidul hampir mencapai target tahunan meski baru di pertengahan tahun 2026...

Pariwisata3 minggu yang lalu

Gunungkidul Geopark Night Specta 8.0 Masuk KEN 2026, Siap Promosikan Geopark Gunung Sewu ke Dunia

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari(pidjar.com)– Dinas Pariwisata, Ekonomi Kreatif, Pemuda dan Olahraga (Disparekrafpora) kembali menggelar Gunungkidul Geopark Night Specta (GNS) Vol. 8.0 di...

Pariwisata4 minggu yang lalu

Listrik Kerap Padam, Sistem Pungutan Retribusi Non Tunai di Pantai Gunungkidul Terganggu

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari, (pidjar.com)–Penerapan sistem pembayaran retribusi wisata secara non-tunai di sejumlah Tempat Pemungutan Retribusi (TPR) kawasan wisata pantai selatan Gunungkidul...

bisnis1 bulan yang lalu

Pony Park Klaten Usung Konsep Wisata Ramah Hewan, Edukasi Interaktif Jadi Daya Tarik Utama

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Klaten,(pidjar.com)– Kehadiran Pony Park Klaten (POPA) yang dijadwalkan resmi dibuka pada 28 Juni 2026 tidak hanya menawarkan destinasi wisata...

Berita Terpopuler