fbpx
Connect with us

Politik

Umumkan Capres Maret, Partai Demokrat Akui Belum Jalin Komunikasi Dengan PDIP

Diterbitkan

pada

Playen,(pidjar.com)–Mendekati jelang dilaksanakannya Pemilu dan Pilpres pada awal 2024 mendatang, berbagai manuver mulai dilakukan oleh partai politik. Beberapa nama calon presiden sendiri mulai santer dibicarakan oleh para elit politik maupun kalangan masyarakat. Bahkan beberapa partai politik telah mengumumkan sejumlah nama untuk digadang calon presiden.

Pemenang Pilpres sebelum era Presiden Jokowi, Partai Demokrat saat ini masih memilih menunggu. Namun begitu, partai besutan Susilo Bambang Yudhoyono ini menargetkan untuk bisa mengumumkan capresnya pada awal Maret 2023 mendatang.

Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bapilu) Partai Demokrat, Andi Arief menyatakan, Pilpres 2024 mendatang dipercaya bisa menjadi momentum bagi Partai Demokrat untuk kembali memegang kekuasaan. Berdasarkan survei, Partai Demokrat dipercaya masyarakat untuk membawa perubahan dalam jalannya pemerintahan di Republik Indonesia ini. Dengan meningginya tingkat kepercayaan masyarakat ini, Partai Demokrat sendiri mulai melancarkan strategi untuk membidik sejumlah nama tokoh guna diajukan sebagai calon presiden. Diungkapkan Andi, Saat ini, dari survei yang dilakukan telah terdapat sejumlah nama yang muncul atas kehendak masyarakat untuk dicalonkan sebagai Presiden tahun 2024 mendatang. Salah satunya adalah Ketua Umum DPP Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY). Kendati demikian, diakui Andi bahwa eksistensi AHY masih berada di nomor 4 jika dibandingkan dengan nama tokoh-tokoh lainnya.

Berita Lainnya  Rakit Belasan Ribu Kotak Suara, KPU Kebingungan Cari Gudang Penyimpanan

“Kalau hasil survei ini kan masih terus berubah, sekarang yang santer adalah nama Prabowo, Ganjar Pranowo, Anies Baswedan. Kemudian disusul oleh Mas AHY dan Ridwan Kamil,” papar Andi Arief saat mengunjungi Gunungkidul bersama dengan SBY dalam rangka tour pertandingan persahabatan bola voli.

Survei ini masih terus dijalankan dan terus dipantau oleh DPP Partai Demokrat. Hasil survei inilah yang nantinya akan menjadi oertimbangan dalam pengambilan keputusan penentuan Capres yang akan diusung oleh partai besutan presiden RI ke-6 SBY ini.

“Partai lain sudah mulai mengeluarkan beberapa nama sebagai Capres mereka. Demokrat baru akan mengusulkan di bulan Maret 2023 mendatang. Ya kan survei jalan terus dan berubah setiap waktu,” terang dia.

Seperti halnya dengan Partai Demokrat, sejak beberapa waktu lalu partai besutan Susilo Bambang Yudhoyono ini mulai intens menjalin komunikasi dengan sejumlah partai politik lainnya. Dengan demikian, partai ini dipastikan akan menjalin koalisi dengan beberapa partai lain untuk pemenangan Pemilu mendatang.

Berita Lainnya  Ambisi Benyamin Sudarmadi Menjadi Orang Gunungkidul Pertama di Kursi DPR RI

“Sudah ada komunikasi yang serius dengan beberapa parpol dan tokoh. Mulai dari Nasdem yang begitu intens, PKS, kemudian Prabowo dan Cak Imin,” terangnya.

Bahkan komunikasi dengan Partai Golongan Karya (Golkar), Partai Amanat Nasional (PAN), hingga PPP pun juga telah dilakukan oleh Demokrat. Sementara untuk PDIP, hingga saat ini komunikasi memang masih belum bisa terlaksana. Namun begitu, Andi menyebut bahwa komunikasi dengan PDIP pun juga akan dilakukan oleh partai yang berhasil membawa SBY memimpin Indonesia hingga 2 periode ini.

“Jika waktunya tepat, nanti tentu kita akan bertemu dengan PDIP. Sekarang ini kan juga mulai santer beberapa kelompok yang diprediksi akan berkoalisi pada Pemilu mendatang to, termasuk dengan Demokrat-NasDem dan lainnya,” papar dia.

Disinggung mengenai jalannya pemerintahan 2 periode Jokowi-Amin Ma’ruf Andi mengatakan pemerintahan berjalan baik. Tentunya terdapat plus minusnya masing-masing. Namun digaris bawahi saat ini yang dibutuhkan masyarakat adalah perubahan dan perbaikan dalam segala hal.

Berita Lainnya  Seluruh Pasangan Calon Bupati-Wakil Bupati Dapat Manfaatkan Fasilitas Videotron di Simpang Empat RSUD Wonosari Selama Masa Kampanye

“Kami siap untuk perubahan dan perbaikan agar lebih maju,” tutup Andi.

Iklan
Iklan

Facebook Pages

Iklan

Pariwisata

Berita Terpopuler