fbpx
Connect with us

Peristiwa

Pemilihan Lurah Bejiharjo Memanas, Rumah Anggota DPRD Digeruduk Puluhan Warga

Published

on

Karangmojo, (pidjar.com)–Tensi politik di Kalurahan Bejiharjo, Kapanewon Karangmojo menjelang Pemilihan Lurah (Pilur) Serentak mulai memanas. Meski baru rampung pada tahapan pendaftaran, aroma dukung mendukung di salah satu kalurahan dengan jumlah pemilih terbanyak di Gunungkidul ini telah santer terdengar. Bahkan, lantaran faktor dukung mendukung tersebut, rumah salah seorang tokoh masyarakat Bejiharjo yang juga merupakan anggota DPRD Kabupaten Gunungkidul pada Rabu (22/09/2021) malam tadi digerudug massa. Berkumpulnya warga Grogol 1 di rumah Suyanto yang berada di Padukuhan Sokoliman, Kalurahan Bejiharjo, Kapanewon Karangmojo tersebut lantaran warga tak terima dengan ucapan Suyanto yang dinilai menyinggung warga Grogol 1 saat melakukan sosialisasi di salah satu rumah warga.

Tak pelak dalam situasi panas tersebut, sejumlah anggota Polsek Karangmojo maupun Polres Gunungkidul bersiaga di rumah Suyanto sejak petang tadi. Belasan hingga puluhan polisi anti huru hara yang dilengkapi persenjataan lengkap dikerahkan mengamankan situasi. Bahkan, guna mencegah situasi semakin tak terkendali, polisi memfasilitasi mediasi diantara kedua belah pihak.

Pada Rabu malam tadi, aksi warga Grogol 1 di rumah Suyanto sendiri memang berlangsung panas. Sejumlah warga bahkan sempat berteriak-teriak tak terima dengan pernyataan Suyanto. Pun demikian saat aksi dinyatakan selesai, warga sempat menggeber-geberkan motornya di jalanan depan rumah Suyanto.

Kapolsek Karangmojo, Kompol Agus Sunarno, memaparkan, pihaknya melakukan pengamanan di rumah Suyanto sejak Rabu petang. Menurut Agus, situasi memang telah memanas pasca tersebarnya orasi Suyanto saat menggelar sosialisasi di rumah salah seorang warga. Menurut Agus, pihaknya bertindak cepat dengan memfasilitasi kedua belah pihak untuk melakukan mediasi di rumah Suyanto pada Rabu malam tadi.

“Dipicu kesalahpahaman saat pak Suyanto menyampaikan sosialisasi di daerah lain yang dianggap menyinggung warga Grogol. Kami upayakan untuk memfasilitasi kedua belah pihak melakukan mediasi dengan damai agar masalah segera selesai,” jelas Agus, Rabu malam.

Lebih lanjut, Agus menyampaikan, dalam proses mediasi tersebut, telah diperoleh kesepakatan secara lisan antara kedua belah pihak untuk saling memaafkan. Ia berharap jika permasalahan ini agar tak berlanjut lagi setelah disepakatinya permintaan maaf dari Suyanto.

“Tadi proses mediasi juga diikuti oleh 5 orang dari warga Grogol, Pak Suyanto sudah minta maaf dan diterima warga Grogol. Setelah itu, pak Suyanto diminta untuk menghadiri pertemuan warga Grogol, tapi setelah Pilur,” imbuhnya.

Sementara itu, kepada pidjar.com, Suyanto, menyampaikan jika peristiwa pada malam ini lantaran adanya kesalahpahaman atas ucapannya di acara sosialisasi beberapa waktu lalu yang bertempat di Padukuhan Gelaran 1, Kalurahan Bejiharjo, Kapanewon Karangmojo.

“Saya dulu dapat undangan sosialisasi pada saat itu di Gelaran 1, yang namanya undangan kan harus hadir dan menyampaikan kegiatan program saya. Lha niat yang mengundang saya itu kan sebagai calon lurah, ya bukan kampanye tapi ajakan,” ucap politisi Demokrat ini.

Ia mengungkapkan jika permasalahan tersebut sudah selesai malam ini sesuai kesepakatan saat mediasi. Suyanto menyampaikan jika persoalan ini tak akan sampai di jalur hukum. Ia telah meminta maaf kepada warga Grogol 1 jika ucapannya saat sosialisasi tersebut dianggap menyinggung. Sehari sebelumnya, ia mengungkapkan jika rumahnya juga didatangi oleh sejumlah warga namun saat itu dirinya sedang berada di luar kota.

“Sudah selesai malam ini, tapi harapan warga bisa silaturahmi dalam forum besar. Tidak ada buntut apa-apa, persoalan kesalahpahaman itu tadi sudah diselesaikan,” pungkasnya.

Advertisement
Advertisement

Facebook Pages

Advertisement

Pariwisata

Berita Terpopuler