Pemerintahan
Indogrosir Jadi Klaster Covid19 Besar di DIY, Dinas Wacanakan Pembatasan Operasional Swalayan di Gunungkidul
Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Klaster supermarket Indogrosir saat ini tengah menjadi perhatian dari Pemda DIY. Dari klaster ini, telah ditemukan sejumlah karyawan yang dinyatakan positif corona. Saat ini, pemerintah tengah merencanakan untuk melakukan rapid test kepada ribuan warga masyarakat yang pernah berbelanja di supermarket ini. Di Gunungkidul sendiri, telah ada 3 orang pasien dari klaster Indogrosir yang hasil rapid testnya reaktif. Dua orang merupakan karyawan, sedangkan 1 lainnya adalah yang pernah melakukan kontak erat.
Berkaca dari penyebaran Covid19 pada klaster Indogrosir ini, Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Gunungkidul akan memperketat pembatasan jam operasional swalayan dan toko modern lainnya. Kendati demikian, peraturan tersebut saat ini masih dalam tahap pengkajian. Nantinya, keputusan akhir sendiri akan menyesuaikan kebijakan dari Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid19.
Kepala Disperindag Gunungkidul, Johan Eko Sudarto menuturkan, untuk sementara pihaknya baru mengkaji wacana kebijakan pembatasan jam operasional untuk swalayan. Pihaknya mengaku masih terfokus pada kepatuhan swalayan terhadap protokol kesehatan baik pengelola maupun pengunjung.
“Mereka sesuai kondisional telah melakukan pembatasan jam buka, misalnya di swalayan Ledoksari, pengunjung masuk juga harus cuci tangan dan wajib mengenakan masker,” jelas Johan kepada pidjar-com-525357.hostingersite.com, Senin (11/05/2020).
Menurutnya, swalayan besar tersebut biasanya buka pukul 09.00 WIB dan sekarang sudah buka jam 10.00 WIB serta tutup jam 20.00 WIB, lebih cepat 1 jam dari biasanya. Selain itu, jumlah pengunjung yang masuk pun diperketat.

“Karena pembatasan memang sangat diperlukan terlebih dengan adanya surat dari Kementrian Perdagangan jika swalayan juga diperintahkan untuk berperan dalam menyediakan barang kebutuhan sehari-hari,” jelasnya.
Dengan demikian, swalayan memang diharapkan tetap buka agar bisa memenuhi kebutuhan masyarakat. Namun begitu, dalam situasi pandemi ini, para pengelola diharapkan untuk menerapkan secara ketat protap covid19.
“Meskipun buka, tentu ada hal yang harus dilakukan berkaitan dengan keamanan,” papar Johan.
Sejauh ini, pihaknya telah menyusun protokol dalam rangka penanggulangan Covid19 untuk ditaati swalayan-swalayan pada operasional mereka. Di mana salah satunya menyediakan alat cuci tangan dan hand sanitazier.
“Di samping itu, pengunjung juga harus menggunakan masker, menjaga jarak antrian di kasir,” tandasnya.
-
Pemerintahan1 minggu yang laluPembangunan TPAS Wukirsari Akan Dimulai Awal 2027, Direncanakan Bisa Produksi Bahan Bakar Alternatif
-
Uncategorized3 minggu yang laluMantan Kepala Benarkan Alat-alat Musik Studio SKB Gunungkidul Berada di Rumahnya, Sebut Untuk Kursus Musisi Muda Kawasan Selatan
-
Uncategorized1 minggu yang laluGeger Pagi di Ponjong, Perempuan Muda Ditemukan Gantung Diri di Pohon Coklat
-
Uncategorized3 minggu yang laluTak Berhasil Saat Diminta Perbaiki Listrik, Dimas Dikeroyok Secara Brutal, Dari Diinjak Hingga Dihantam Senter
-
Peristiwa1 minggu yang laluJenazah Korban Gantung Diri Diotopsi, Kemungkinan Korban Pembunuhan?
-
Uncategorized2 minggu yang laluNikung Terlalu Melebar, Mahasiswi Tewas Usai Hantam Motor
-
Peristiwa1 minggu yang laluTragedi Jelang Keberangkatan Umrah, 54 Paspor Jamaah Hangus Akibat Kebakaran Kantor Travel
-
Uncategorized2 minggu yang laluPilur Kelor Memanas, Lurah Petahana Dituding Curi Start Numpang Program
-
Uncategorized2 minggu yang laluDelapan Dapur SPPG di Gunungkidul Tak Kunjung Beroperasi, Dari Persoalan IPAL Hingga Izin BGN
-
Uncategorized4 minggu yang laluStudio Musik dan Rekaman SKB Gunungkidul Kini Lumpuh Total Gegara Alat Hingga Sound Dibawa Pulang Mantan Pejabat
-
Uncategorized4 minggu yang laluDua Kasus Gantung Diri Terjadi dalam Sehari di Gunungkidul, Lansia Pria dan Perempuan Ditemukan Meninggal
-
Uncategorized1 minggu yang lalu83 Tukik Dilepas ke Laut, Bupati Gunungkidul Ajak Masyarakat Jaga Kelestarian Penyu
