Sosial
Insentif Pertama Telah Cair, Baru 10% Kuota Kartu Pra Kerja Gunungkidul Terpenuhi
Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Kementrian Tenagakerja sebelumnya telah mengumukan bahwa kartu pra kerja gelombang ke empat telah bisa diakses setelah lebaran. Namun demikian, hingga Selasa (09/06/2020) kemarin, situs kartu pra kerja belum juga dapat diakses masyarakat.
Kepala Bidang Tenagakerja Dinas Tenagakerja dan Transmigrasi Kabupaten Gunungkidul, Ahsan Janedi menjelaskan, saat ini, dari pihak Kemenaker baru melaksanakan evaluasi terkait tiga gelombang pendaftaran kartu pra kerja tersebut. Kemudian nanti, jika evaluasi rampung, kartu pra kerja gelombang keempat baru akan dibuka kembali.
“Untuk kapannya belum diberi kepastian,” jelas Ahsan, Selasa siang.
Sejauh ini sejak dibuka bulan April 2020 lalu, terdapat 1.801 masyarakat Gunungkidul yang telah memegang kartu pra kerja. Adapun jumlah pendaftar pada gelombang pertama berjumlah 472 orang, pada gelombang kedua sebanyak 818 orang dan pada gelombang ketiga ada 511 pendaftar.
“Kita sebenarnya mendapatkan 17.000 kuota, untuk itu, jika nanti pendaftaran kembali dibuka saya harap khususnya masyarakat yang kehilangan pekerjaan akibat dampak pandemi bisa segera mendaftar,” jelas Ahsan, Rabu (10/06/2020).

Masyarakat yang menerima program kartu pra kerja sendiri kini telah merasakan manfaatnya. Salah seorang warga Kecamatan Wonosari, Reni Kurniati mengaku cukup terbantu dengan adanya program ini. Sejak Maret lalu, ia merupakan pekerja yang terkena Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) dari tempatnya bekerja.
Lantaran hal itu, ia lalu memutuskan untuk mencoba mendaftar program kartu pra kerja.
“Saya ikut gelombang kedua, sudah mengikuti pelatihan dan mendapatkan insentif tahap pertama pada bulan Mei kemarin,” jelas dia.
Ia mengaku telah mendapatkan pelatihan membuat Curiculum Vitae yang menarik dan menjual. Pihaknya kini telah menunggu insentif tahap kedua bulan Juni. Selain itu, ia juga telah ditransfer dana sebesar Rp 600.000 ke rekeningnya sebagai insentif untuk bulan Mei. Sepengetahuannya, insentif ini akan dibayarkan tiap bulan hingga Agustus 2020 mendatang.
“Awalnya saya nyimak berita, karena kena imbas pandemi ya saya coba daftar, akhirnya berhasil, saldo awal dapat Rp 1 juta bebas mau memilih pelatihan apa. Insentif pertama juga sudah cair,” tandasnya.
-
Uncategorized4 minggu yang laluTak Ikut Aksi di Istana, PPPK Gunungkidul Tetap Serukan Desakan Kepastian Status Kontrak
-
Uncategorized3 minggu yang laluAdu Banteng Dua Motor di Wonosari, Dua Pengendara M3nIngg4l di TKP
-
Uncategorized4 minggu yang laluTolak Tawaran Uang Damai, Korban Penganiayaan Brutal Oknum Pesilat Bersikukuh Tak Cabut Laporan
-
Uncategorized4 minggu yang laluSiaga Darurat Gunungkidul Diperpanjang 3 Bulan, Kemarau Diprediksi hingga November
-
Uncategorized4 minggu yang laluProses Pembebasan Lahan Berproses, Sekolah Internasional Bakal Segera Dibangun di Patuk
-
Uncategorized2 minggu yang laluMerintis Watusigar Gemilang, Feri Sulistyono Usung Digitalisasi dan Transparansi Pemerintahan
-
Uncategorized4 minggu yang lalu7 Hektare Lahan Jati di Bodoyo Terbakar
-
Uncategorized4 minggu yang laluTabrakan di Jalan Lingkar Utara Piyaman, Pelajar 17 Tahun Tewas di Lokasi
-
Uncategorized4 minggu yang laluPilur Serentak Gunungkidul, 2 Kalurahan Ajukan Seleksi Tambahan
-
Uncategorized3 minggu yang laluCek Dapur MBG di Gunungkidul, Wakil Ketua Komisi VII Apresiasi SOP Pelaksanaan MBG
-
Uncategorized4 minggu yang laluKecelakaan Maut di Ponjong, Pengendara Vega Meninggal Usai Tabrakan dengan Karimun
-
Uncategorized2 minggu yang laluWarga Kelor Pertanyakan Pembangunan Tower 72 Meter, Mengaku Tak Pernah Dilibatkan
