Pemerintahan
Mudahkan Nelayan Akses BBM Bersubsidi, 3 Desa Telah Ajukan Pembentukan Sub Penyalur BBM
Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Kesulitan untuk mendapatkan BBM menjadi masalah yang terus-menrus dialami oleh para nelayan. Padahal, BBM adalah salah satu sarana penting bagi para nelayan untuk bisa melaut dan mencari nafkah. Guna mengatasi masalah ini, Pemerintah Kabupaten Gunungkidul menginisiasi pembentukan sub penyalur BBM bagi nelayan. Adapun program pembentukan sub penyalur BBM ini semakin intens dibahas oleh kalangan pemerintah dan sejumlah tahapan pun telah dilakukan.
Dituturkan Kepala Bagian Perencanaan, Perekonomian dan Sumber Daya Alam Sekretariat Gunungkidul, Elvita Dewi Wahid, beberapa hari lalu pembahasan mengenai program ini kembali diadakan oleh pemerintah Kabupaten Gunungkidul. Menurutnya, ada tiga kawasan yang mengajukan untuk pembentukan sub penyalur BBM. Hal ini mengacu pada letak dari kawasan itu yang berdekatan dengan pantai dan dermaga atau pendaratan kapal nelayan.
Tiga desa yang telah mengajukan pembentukan sub penyalur BBM yakni Desa Songbanyu, Kecamatan Girisubo; Desa Kanigoro, Kecamatan Saptosari; dan Desa Banjarejo, Kecamatan Tanjungsari. Desa-desa tersebut siap menyiapkan lahan untuk keberadaan sub penyalur BBM bagi nelayan. Surat pengajuan telah dikirimkan untuk tindak lanjut ke depan.
“Kita masih menunggu hasil verifikasi dari BPH Migas Pusat. Apakah pengajuan pendirian Sub penyalur BBM bagi nelayan ini diacc atau tidak,” terang Elvita Dewi Wahid, Rabu (10/06/2020).
Adapun pembentukan ini bertujuan untuk memudahkan dalam mendapatkan BBM. Dalam hal ini, konsumen yang dimaksud merupakan nelayan sehingga kegiatan melaut mereka tidak terganggu. Nantinya sub penyalur ini diharapkan dapat menjamin ketersediaan BBM khususnya jenis solar dan premium bagi nelayan.

“Nanti ada ketentuan tersendiri mengenai harganya. Ada mekanisme perhitungan harga setelah ditambah dengan ongkos angkut,” tambahnya.
Dalam prosesnya, setelah proses pengurusan izin dan ada keputusan dari BPH Migas Pusat, maka kemudian ditindaklanjuti dengan SK Bupati yang mengatur mengenai program itu.
Sementara itu, Sekretaris Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Gunungkidul, Virgilio Soriano menambahkan, saat ini rencana tersebut sedang dalam proses koordinasi dan pembahasan bersama. Nantinya sub penyalur ini hanya dikhususkan bagi nelayan dan bukan untuk umum.
“Ndak bisa untuk umum. Jadi nanti sudah ada daftarnya tersendiri, siapa yang bisa akses pembelian BBM,”ucap Virgilio.
Program ini merupakan tindak lanjut dari permohonan para nelayan dan sesuai dengan aturan BPH Migas. Berkaitan dengan harga tentu akan disesuaikan dan pastinya ada subsidi yang berlaku.
“Tentunya akan ada subsidi dari pemerintah,” tutupnya.
-
Info Ringan3 minggu yang laluResep Lamian Kuah Daging Sapi
-
Peristiwa2 minggu yang laluTragis, Pelajar SMP di Semanu Ditemukan Meninggal G4ntung D1r1 di Pohon Jambu Mete
-
Info Ringan2 minggu yang laluResep Soto Tangkar
-
Peristiwa1 minggu yang laluLaka Maut Dinihari, Pemotor Tewas Dihantam Pick Up
-
Uncategorized3 minggu yang laluLomba Rebahan Pertama di Indonesia Digelar di JCM, Siapkan Hadiah Rp5 Juta
-
Kriminal2 jam yang laluDisiksa Dari Dipukuli Hingga Lukanya Dilumuri Garam, Remaja 17 Tahun Mengaku Sempat Diancam Ditembak Oknum
-
Peristiwa2 minggu yang laluPeriode Maut Jalanan Gunungkidul, Ratusan Kecelakaan Puluhan Korban Meninggal Dunia
-
Uncategorized2 minggu yang laluKecelakaan Beruntun di Baleharjo Gunungkidul, Pengendara Vixion Meninggal Dunia
-
Pemerintahan2 minggu yang laluPrihatinnya Kalangan Dewan, Pelaku Bunuh Diri Mulai Merambah Remaja Hingga Anak
-
Uncategorized2 hari yang laluHeboh Bola Api Berekor Panjang Melintas di Langit Gunungkidul, Warga Kaitkan dengan Pulung Gantung Jelang Bulan Suro
-
Peristiwa2 minggu yang laluLaka Maut di Semanu, Pembonceng Tewas Tersambar Truk
-
Hukum2 minggu yang laluTagih Utang Rp350 Ribu Berbuntut Panjang, Polisi Amankan 5 Orang dan 2 Sajam
