fbpx
Connect with us

Pendidikan

Jalin Kerjasama Dengan SMKN 1 Wonosari, UNY di Gunungkidul Buka Pendaftaran Mulai Mei Mendatang

Published

on

Wonosari,(pidjar.com)–Gedung megah Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) di Padukuhan Kepuh, Desa Pacarejo, Kecamatan Semanu akan segera dibangun mulai pertengahan Februari 2020 mendatang. Sebelumnya, gedung perkuliahan ini direncanakan dibangun pada Januari ini. Gedung perkuliahan ini akan dikebut dalam pembangunannya sehingga paling tidak pada Agustus mendatang, prosesnya sudah selesai dan di bulan September sudah mulai operasional untuk kegiatan perkuliahan.

Rektor Universitas Negeri Yogyakarta, Sutrisna Wibowo mengungkapkan, peletakan batu pertama akan dilakukan pada Februari 2020 mendatang. Kemudian pada bulan Mei proses pendaftaran pun sudah dapat dilakukan kerjasama dengan SMK Negeri 1 Wonosari untuk proses seleksinya. Untuk bangunan sendiri nantinya akan ada 1 bangunan inti yang nantinya digunakan untuk proses perkuliahan.

Gedung dengan 4 lantai itu, masterplannya sudah jadi dan akan segera dilakukan proses lelang untuk penggarapannya. Untuk fasilitas yang disediakan sendiri ada beragam, mulai dari gedung utama, parkiran, Masjid hingga ruang terbuka hijau.

“Ada 4 lantai yang akan dibangun. Yakni lantai pertama untuk perkuliahan, lantai kedua ruang dosen, ketiga untuk auditorium dan kegiatan lainnya, kemudian lantai 4 untuk kegiatan kuliah juga,” terang Sutrisna, Selasa (21/01/2020).

Untuk pembangunan sendiri, pada tahap pertama akan menggunakan anggaran 19 miliar rupiah. Dana tersebut 17 miliar rupiah untuk pembangunan fisik kemudian 2 miliar untuk keperluan lain yang menunjang pembangunan fisik. Untuk gedung tahap pertama dibangun di atas lahan seluas 4,8 hektare.

Estimasi anggaran sampai selesainya pembangunan pada tahap akhir diperkirakan mencapai sekitar 500 miliar hingga gedung ini berdiri megah.

Disinggung mengenai RTRW Gunungkidul, setiap pembangunan gedung hanya dianjurkan 3 lantai mengingat konstruksi tanah yang kurang stabil, Sutrisna mengungkapkan jika pihaknya sudah mengajukan dispensasi dan menghadap ke Sekda secara langsung. Dalam pembangunan dan untuk meyakinkan jika 4 lantai akan baik-baik saja, dalam pembangunnya sendiri menggunakan teknologi canggih.

“Kita sudah sowan dan bicarakan mengenai RTRW itu, untuk ke depan pembangunannya menggunakan teknologi tinggi. Jadi kami pastikan aman dan ndak masalah, sudah ada ijin dan dispensasi,” tambahnya.

Prodi vokasi yang dibuka oleh UNY di Gunungkidul ini dengan mengedepankan prioritas. Untuk kelas yang berkaitan dengan sosial dibuka dua kelas, sedangkan yang berhubungan dengan teknik sementara dibuka 1 kelas. Untuk mahasiswa dari Gunungkidul ditegaskan Sutrisna nantinya akan diprioritaskan

“Daya tampung sendiri sekitar 500 mahasiswa lebih. 50 persen dari mahasiswa itu kami utamakan pelajar Gunungkidul,” imbuhnya.

Sementara itu, Asisten 1 Pemkab Gunungkidul, Anik Indarwati menambahkan, dengan dibukanya UNY di Gunungkidul diharapkan mampu meningkatkan indeks pembangunan manusia (IPM) Gunungkidul. Mengingat selama ini IPM di Gunumgkidul masih rendah dibandingkan dengan kabupaten dan kota di DIY lainnya.

“Mudah-mudahan pelajar Gunungkidul dapat lebih mudah mengakses pendidikan khususnya perguruan tinggi,” ujar dia.

Advertisement

Facebook Pages

Advertisement

Pariwisata

Berita Terpopuler