Pemerintahan
Jalur-jalur Satu Arah di Pusat Kota Akan Diterapkan 24 Jam, Ini Titik-titiknya
Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Dinas Perhubungan Kabupaten Gunungkidul merencaakan perubahan jalur di sejumlah titik jalan yang ada di pusat Kota Wonosari. Jalur di sekitar Pasar Argosari menjadi titik yang mendapatkan prioritas penataan jalur ini. Diharapkan, dengan adanya penataan jalur ini, bisa meminimalisir terjadinya kecelakaan lalu lintas dan penumpukan kendaraan di kawasan paling sibuk di Gunungkidul ini.
Kepala Dinas Perhubungan Gunungkidul, Rakhmadian Wijayanto mengatakan, pihaknya telah melakukan sosialisasi atas rencana perubahan jalur di kawasan Pasar Argosari. Masyarakat dan sejumlah kalangan pun menyambut baik rencana ini. Sebab tujuannya adalah untuk memperlancar arus lalu lintas utamanya mengurangi kemacetan dan keruwetan di kawasan Pasar Argosari.
“Selama ini sering terjadi kemacetan di seputaran Pasar Argosari mengingat pasar tradisional ini berada di pusat kota dan pusat perekonomian. Di sekitar situ juga rawan kecelakaan, sehingga ada beberapa titik yang kami lakukan perubahan,” ujar Rakhmadian Wijayanto, Senin (10/10/2022).
Ada beberapa titik yang menjadi fokus Dinas Perhubungan Gunungkidul dalam perubahan jalur ini. Diantaranya Jalan Brigjen Katamso (Kantor DPRD-Simpang 3 Sumarwi) saat ini berubah menjadi satu arah hanya satu arah ke timur saja selama 24 jam. Kemudian Jalan Taman Parkir tepatnya depan Sewoko Projo yang semula bisa dua arah diubah menjadi satu arah hanya menuju ke utara saja. Pemotor dan pengemudi mobil dilarang berbelok ke selatan.
Kemudian jalan timur BNI (Pasifik) yang dulunya hanya diperbolehkan dari selatan ke utara direncanakan akan diubah 24 jam hanya satu arah ke selatan saja. Sedangkan jalan timur SDN 1 Wonosari yang sebemumnya diperkenankan 2 arah akan diubah hanya 1 arah saja, yaitu dari utara ke selatan kemudian berbelok ke kiri menuju jalan utama.
Jalan di depan BDG tepatnya barat Pasar Argosari akan dipertegas jika kendaraan tidak boleh ke arah selatan. Sebab selama ini banyak yang nekat dari arah barat maupun dari arah timur BDG yang masuk kawasan ini melalui jalur tersebut sehingga terjadi penumpukan kendaraan dan keruwetan.
“Jalan timur DPRD melewati Pasar Argosari sampai ke Amigo selama ini satu arah hanya dari pukul 06.00 sampai 21.00 WIB, kemudian jam 21.00 WIB ke pagi itu dua arus ternyata beresiko juga orang mau masuk ke pasar atau keluar pasar kadang tidak mengetahui kendaraan dari arah lawan. Selain itu badan jalan sempit. Nah rencana perubahan ini untuk menggurangi keruwetan maupun potensi laka lantas,” urai Rakhmadian.
Ia menambahkan sebagai langkah awal proses penataan jalur ini, dari Dinas Perhubungan telah berkoordinasi dnegan tokoh masyarakat sekitar pasar, Polres hingga Satpol PP, masyarakat Purbosari, protokol rumah tangga dan Sekretariat DPRD. Nantinya pemasangan rambu-rambu akan menunggu SK Bupati turun.
“Untuk sekarang masih belum diterapkan karena kami masih menunggu SK Bupati. Mudah-mudahan Oktober ini. Begitu SK turun, nanti kita sosialiasi keliling dan dari medsos,” imbuhnya
Ia menegaskan, perubahan ini karena fakta di lapangan di kota khususnya kawasan Argosari sering terjadi penumpukan kendaraan, kecelakaan hingga banyaknya yang ugal-ugalan dari sisi barat selatan, utara maupun timur.
-
Uncategorized4 minggu yang laluAdu Banteng Dua Motor di Wonosari, Dua Pengendara M3nIngg4l di TKP
-
Uncategorized4 minggu yang laluProses Pembebasan Lahan Berproses, Sekolah Internasional Bakal Segera Dibangun di Patuk
-
Uncategorized3 minggu yang laluMerintis Watusigar Gemilang, Feri Sulistyono Usung Digitalisasi dan Transparansi Pemerintahan
-
Uncategorized3 minggu yang laluCek Dapur MBG di Gunungkidul, Wakil Ketua Komisi VII Apresiasi SOP Pelaksanaan MBG
-
Uncategorized5 hari yang laluPerkuat Layanan Kedaruratan, Klinik Utama Wizula Medica Resmi Kerjasama dengan Jasa Raharja Tangani Korban Kecelakaan
-
Uncategorized3 minggu yang laluWarga Kelor Pertanyakan Pembangunan Tower 72 Meter, Mengaku Tak Pernah Dilibatkan
-
Uncategorized4 minggu yang laluKelor Berubah, Kelor Berbenah, Wayahe Ganti Lurah
-
Uncategorized3 minggu yang laluPintu Depan Terkunci, Suami Temukan Istri Meninggal
-
Uncategorized4 minggu yang laluPeduli Kekeringan, GUBUK dan DWP BRIN Salurkan 37 Tangki Air Bersih untuk Warga Gunungkidul
-
Uncategorized4 minggu yang laluKelok 18 Dibuka Uji Coba, Rest Area Baru Bisa Dipakai Sekitar Setahun Lagi
-
Uncategorized1 minggu yang laluIkuti Google Maps, Minibus Wisatawan Terperosok di Tanjakan Bundelan, 1 Penumpang Meninggal
-
Uncategorized3 minggu yang laluPemkab Gunungkidul Mulai Gunakan BTT Rp1,3 Miliar untuk Atasi Kekeringan
