Pemerintahan
Tiga Kapanewon Lunas PBB 100 %
Girisubo,(pidjar-com-525357.hostingersite.com) — Pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) masih terus dikebut. Data terbaru ada 3 Kapanewon yang seluruh kalurahannya sudah lunas 100 persen dalam pembayaran pajaknya. Yang pertama adalah Kapanewon Patuk, kemudian disusul Kapanewon Gedangsari, dan sebelum jatuh tempo kemarin Kapanewon Girisubo juga menyusul lunas PBB.
Panewu Girisubo, Slamet Winarno mengatakan, tahun ini Kapanewon Girisubo telah lunas PBB sebelum jatuh tempo. Hal ini menjadi prestasi tersendiri bagi kapanewon, sebab selama ini daerah yang berada di ujung timur Gunungkidul tersebut belum pernah lunas PBB. Adapun nilai pajak dari wilayah ini sebesar Rp. 928 juta dari jumlah SPPT 27.744.
“Alhamdulillah ini merupakan prestasi bagi kami, tahun ini lunas PBB setelah selama ini belum pernah lunas. Tahun lalu itu sebelum jatuh tempo sudah hampir lunas hanya kurang 20 an juta,” terang Slamet.
Ia menjelaskan masyarakat Girisubo sebenarnya secara keseluruhan tertib dalam membayarkan kewajibabnya. Sehingga dapat lunas PBB tepat waktu, selain itu juga diimbangi dengan kerjasama tim yang luar biasa tak kenal lelah dalam melakukan penagihan.
Dalam pembayarannya masyarakat lebih memilih untuk dititipkan ke juru pungut ataupun dukuh di masing-masing Padukuhan. Meski demikian, sebagian kecil juga ada yang membayar melalui bank ataupun kantor pos meninggat tidak semuanya menetap di Kapanewon Girisubo.
“Bersyukur masyarakat dan tim kami semuanya kooperatif. Kuncinya kerja tim jadi semuanya maksimal,” jelas dia.
Ditahun yang akan datang, ia juga berupaya akan meningkatkan ketertiban dalam pembayaran pajak. Sehingga sebelum jatuh tempo sudah selesai dan juga berupaya memberikan kemudahan-kemudahan bagi masyarakat.
Sementara itu, Kepala Bidang Bina Penagihan, Pelayanan dan Pengendalian Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Gunungkidul, Eli Martono mengatakan saat ini pencocokan data terkait dengan pembayaran pajak masih dilakukan oleh pemerintah bekerjasama dengan pihak Bank. Adapun data terbaru hingga 30 September sudah terbayarkan 22,5 miliar rupiah dari target 23 miliar.
Ada 55 kalurahan yang lunas PBB. Ia mengapresiasi kalurahan-kalurahan yang telah lunas pembayaran pajak ini termasuk 3 kapanewon yang awal.
“Nanti akan ada penghargaan bagi kalurahan dan kapanewon lunas pajak,” paparnya.
“Di APBD Perubahan nanti ada tambahan target dari 23 miliar jadi 23,5 miliar,” jelas Eli.
-
Uncategorized4 minggu yang laluAdu Banteng Dua Motor di Wonosari, Dua Pengendara M3nIngg4l di TKP
-
Uncategorized4 minggu yang laluProses Pembebasan Lahan Berproses, Sekolah Internasional Bakal Segera Dibangun di Patuk
-
Uncategorized3 minggu yang laluMerintis Watusigar Gemilang, Feri Sulistyono Usung Digitalisasi dan Transparansi Pemerintahan
-
Uncategorized3 minggu yang laluCek Dapur MBG di Gunungkidul, Wakil Ketua Komisi VII Apresiasi SOP Pelaksanaan MBG
-
Uncategorized5 hari yang laluPerkuat Layanan Kedaruratan, Klinik Utama Wizula Medica Resmi Kerjasama dengan Jasa Raharja Tangani Korban Kecelakaan
-
Uncategorized3 minggu yang laluWarga Kelor Pertanyakan Pembangunan Tower 72 Meter, Mengaku Tak Pernah Dilibatkan
-
Uncategorized4 minggu yang laluKelor Berubah, Kelor Berbenah, Wayahe Ganti Lurah
-
Uncategorized3 minggu yang laluPintu Depan Terkunci, Suami Temukan Istri Meninggal
-
Uncategorized4 minggu yang laluPeduli Kekeringan, GUBUK dan DWP BRIN Salurkan 37 Tangki Air Bersih untuk Warga Gunungkidul
-
Uncategorized4 minggu yang laluKelok 18 Dibuka Uji Coba, Rest Area Baru Bisa Dipakai Sekitar Setahun Lagi
-
Uncategorized1 minggu yang laluIkuti Google Maps, Minibus Wisatawan Terperosok di Tanjakan Bundelan, 1 Penumpang Meninggal
-
Uncategorized3 minggu yang laluPemkab Gunungkidul Mulai Gunakan BTT Rp1,3 Miliar untuk Atasi Kekeringan
