fbpx
Connect with us

Pemerintahan

Tiga Kapanewon Lunas PBB 100 %

Diterbitkan

pada

BDG

Girisubo,(pidjar.com) — Pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) masih terus dikebut. Data terbaru ada 3 Kapanewon yang seluruh kalurahannya sudah lunas 100 persen dalam pembayaran pajaknya. Yang pertama adalah Kapanewon Patuk, kemudian disusul Kapanewon Gedangsari, dan sebelum jatuh tempo kemarin Kapanewon Girisubo juga menyusul lunas PBB.

Panewu Girisubo, Slamet Winarno mengatakan, tahun ini Kapanewon Girisubo telah lunas PBB sebelum jatuh tempo. Hal ini menjadi prestasi tersendiri bagi kapanewon, sebab selama ini daerah yang berada di ujung timur Gunungkidul tersebut belum pernah lunas PBB. Adapun nilai pajak dari wilayah ini sebesar Rp. 928 juta dari jumlah SPPT 27.744.

“Alhamdulillah ini merupakan prestasi bagi kami, tahun ini lunas PBB setelah selama ini belum pernah lunas. Tahun lalu itu sebelum jatuh tempo sudah hampir lunas hanya kurang 20 an juta,” terang Slamet.

Berita Lainnya  Anggaran Branding 5 Miliar Usulan Bupati, Sempat Ditolak Dewan Hingga Kemudian Kembali Muncul

Ia menjelaskan masyarakat Girisubo sebenarnya secara keseluruhan tertib dalam membayarkan kewajibabnya. Sehingga dapat lunas PBB tepat waktu, selain itu juga diimbangi dengan kerjasama tim yang luar biasa tak kenal lelah dalam melakukan penagihan.

Dalam pembayarannya masyarakat lebih memilih untuk dititipkan ke juru pungut ataupun dukuh di masing-masing Padukuhan. Meski demikian, sebagian kecil juga ada yang membayar melalui bank ataupun kantor pos meninggat tidak semuanya menetap di Kapanewon Girisubo.

“Bersyukur masyarakat dan tim kami semuanya kooperatif. Kuncinya kerja tim jadi semuanya maksimal,” jelas dia.

Ditahun yang akan datang, ia juga berupaya akan meningkatkan ketertiban dalam pembayaran pajak. Sehingga sebelum jatuh tempo sudah selesai dan juga berupaya memberikan kemudahan-kemudahan bagi masyarakat.

Berita Lainnya  Proyek Pembangunan Kantor BPBD dan RS Pratama Bedoyo Tak Selesai Sesuai Target, Rekanan Terancam Denda

Sementara itu, Kepala Bidang Bina Penagihan, Pelayanan dan Pengendalian Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Gunungkidul, Eli Martono mengatakan saat ini pencocokan data terkait dengan pembayaran pajak masih dilakukan oleh pemerintah bekerjasama dengan pihak Bank. Adapun data terbaru hingga 30 September sudah terbayarkan 22,5 miliar rupiah dari target 23 miliar.

Ada 55 kalurahan yang lunas PBB. Ia mengapresiasi kalurahan-kalurahan yang telah lunas pembayaran pajak ini termasuk 3 kapanewon yang awal.

“Nanti akan ada penghargaan bagi kalurahan dan kapanewon lunas pajak,” paparnya.

“Di APBD Perubahan nanti ada tambahan target dari 23 miliar jadi 23,5 miliar,” jelas Eli.

Iklan
Iklan

Facebook Pages

Iklan

Pariwisata

Berita Terpopuler