Sosial
Jambore Panjat Tebing di Siung, Komunitas Hangon Ngaku Ketagihan
Tepus,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Acara Jambore Panjat Tebing yang diselenggarakan Pemkab Gunungkidul dalam menyambut pergantian tahun mendapat apresisasi oleh para peserta. Meskipun ada sedikit miss komunikasi antara pihak penyelenggara dengan para peserta, namun hal itu tidak menyurutkan antusiasme para peserta. Bahkan banyak pujian dilontarkan kepada pihak penyelenggara.
Ketua komunitas panjat tebing Hangon, Mahendra Giri mengatakan, even Jambore Panjat Tebing yang diselenggarakan ini berjalan cukup baik. Namun demikian pihaknya sempat kaget karena adanya salah komunikasi dengan penyelenggara.
"Kami kira even ini seperti kompetisi, tapi ternyata hanya semacam fun clamb aja. Soalnya nggak untuk pemenangnya diundi bukan hasil poin," ujar dia, Minggu (31/12/2017).
Namun demikian, sedikit rasa kecewa tersebut terbalaskan dengan sensasi memanjat di tebing-tebing Pantai Siung. Menurutnya, karakteristiknya cocok untuk para pemula. Bahkan dirinya mengaku rela jauh-jauh datang dari Semarang bersama teamnya untuk berlatih di tebing setinggi sekitar 15 meter di Pantai Siung ini.
"Kebetulan di komunitas kami ini banyak anak-anak yang bergabung. Paling muda usia TK. Banayak dari kami yang berhasil mewakili Semarang. Kemarin ada 7 anak dari 9 yang dikirimkan untuk Porprov dari Hangon," lanjut pria yang kerap disapa Giri itu.
Diungkapkan Giri, wilayah Pantai Siung juga memiliki spot berat yang lumayan menantang. Banyaknya pilihan spot di wilayah tersebut seharusnya terus diimbangi dengan seringnya even-even serupa di wilayah Siung.
"Tadi ketemu sama temen-temen dari Solo, Jogja, Surabaya, sama mereka juga kagum ketika manjat disini. Harusnya lebih sering lagi diadakan even seperti ini," imbuh dia.
Terpisah, salah seorang pemanjat wanita, Siska (15), mengaku mulai gemar memanjat sejak kelas 3 SD. Hingga saat ini, ia mengaku ketagihan jika memanjat di tebing tebing Pantai Siung. Selain dijadikan lokasi spot latihan yang baik, suguhan panorama alam yang disajikan juga aangat indah.
"Kalau manjat disini bisa sambil liburan," kata Siska sembari bersiap melakukan latihan.
-
Uncategorized4 minggu yang laluAdu Banteng Dua Motor di Wonosari, Dua Pengendara M3nIngg4l di TKP
-
Uncategorized4 minggu yang laluProses Pembebasan Lahan Berproses, Sekolah Internasional Bakal Segera Dibangun di Patuk
-
Uncategorized3 minggu yang laluMerintis Watusigar Gemilang, Feri Sulistyono Usung Digitalisasi dan Transparansi Pemerintahan
-
Uncategorized3 minggu yang laluCek Dapur MBG di Gunungkidul, Wakil Ketua Komisi VII Apresiasi SOP Pelaksanaan MBG
-
Uncategorized5 hari yang laluPerkuat Layanan Kedaruratan, Klinik Utama Wizula Medica Resmi Kerjasama dengan Jasa Raharja Tangani Korban Kecelakaan
-
Uncategorized3 minggu yang laluWarga Kelor Pertanyakan Pembangunan Tower 72 Meter, Mengaku Tak Pernah Dilibatkan
-
Uncategorized4 minggu yang laluKelor Berubah, Kelor Berbenah, Wayahe Ganti Lurah
-
Uncategorized3 minggu yang laluPintu Depan Terkunci, Suami Temukan Istri Meninggal
-
Uncategorized4 minggu yang laluPeduli Kekeringan, GUBUK dan DWP BRIN Salurkan 37 Tangki Air Bersih untuk Warga Gunungkidul
-
Uncategorized4 minggu yang laluKelok 18 Dibuka Uji Coba, Rest Area Baru Bisa Dipakai Sekitar Setahun Lagi
-
Uncategorized1 minggu yang laluIkuti Google Maps, Minibus Wisatawan Terperosok di Tanjakan Bundelan, 1 Penumpang Meninggal
-
Uncategorized3 minggu yang laluPemkab Gunungkidul Mulai Gunakan BTT Rp1,3 Miliar untuk Atasi Kekeringan
