Sosial
Jelang Perayaan Imlek, Vihara Jina Dharma Sradha Siraman Mulai Bersolek
Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Jelang perayaan Tahun Baru Imlek 2571, Sabtu 25 Januari mendatang, Vihara Jina Dharma Sradha, Desa Siraman, Kecamatan Wonosari mulai melakukan persiapan. Vihara yang berdiri sejak 22 tahun yang lalu ini mulai dibersihkan dan dipasang pernak-pernik imlek.
Umat Tionghpa setempat pada Kamis (23/01/2020) pagi tadi mulai memadati Vihara. Selain halaman, dan tempat peribadatan yang dibersihkan, sejumlah pernak-pernik mulai dari lampion hingga bunga mulai dipasang. Berbeda dengan hari-hari sebelumnya, Vihara dibuat semenarik mungkin menyongsong hari raya besar bagi kaum Tionghoa ini.
Pembina Vihara Dharma Sradha, Bikhu Sasana Bodi Mahetra menjelaskan, Vihara ini merupakan salah satu tempat ibadah yang cukup aktif bagi umat Tionghoa di Gunungkidul. Sedikitnya ada sekitar 15 kepala keluarga hingga anak cucu yang secara rutin beribadah di Vihara Jina Dharma Sradha.
“Karena umatnya cukup sedikit dalam bersembahyang ya biasa-biasa saja,” jelas Bikhu Sasana, Kamis siang.
Lebih lanjut ia mengatakan, kegiatan peribadatan Hari Raya Imlek sendiri akan dimulai Jumat (24/01/2020) besok siang. Ia menjelaskan, peribadatan dimulai dengan mengulang kembali pembacaan hingga pelafalan kitab suci Sutra. Menjelang malam, kemudian akan dilakukan penyalaan pelita di Vihara. Sedangkan puncak perayaan pergantian tahun akan diselenggarakan di Jogja.
“Tidak ada acara puncak di sini, besok sore penyalaan pelita dilanjutkan paginya pembacaan Sutra sampai hari berikutnya terus sembahyang,” kata Bikhu Sasana.
Seperti yang diketahui, perayaan Imlek tahun 2020 ini merupakan Tahun Tikus Emas. Dikatakan Bikhu Sasana, simbol tikus cukup baik bagi kehidupan masyarakat di muka bumi. Apabila diyakini, simbol tersebut merupakan karakter yang mudah untuk mencari penghidupan di muka bumi.
“Karakter tikus emas bisa memudahkan manusia untuk mencari penghidupan, sehingga lebih terjamin. Apalagi emas adalah sesuatu yang sangat baik,” jelas dia.
Ia berharap, dalam perayaan Imlek ini, umat Tionghoa mampu lebih giat menghayati peribadatan dan mempraktikan ajaran-ajaran kebenaran kepada sesama manusia. Terlebih kepada bangsa, negara apapun profesi masing-masing.
“Yang terpenting bisa mempersembahkan yang terbaik untuk dunia ini,” kata dia.
Sementara itu, Kepala Vihara Jina Dharma Sradha, Bikhu Badra Paloh menambahkan, di Gunungkidul sendiri, umat Tionghoa tidak banyak. Sehingga perayaannya tak seramai dengan wilayah lainnya. Namun demikian, Vihara tersebut perlu ikut bersuka cita dengan tahun baru tersebut.
“Semoga semua umat bisa terberkahi kesehatan, kesejahteraan dan bermanfaat bagi bersama,” tandasnya.
-
Uncategorized4 hari yang laluDerita Suami Pasien Bersalin RSUD Wonosari, Bayi Meninggal, Luka Bekas Operasi Istri Bernanah Berbulan-bulan
-
Uncategorized1 minggu yang laluAbsen Dalam Puncak HUT Gunungkidul Buat Rumor Bupati dan Wakil Bupati Jothakan Makin Santer, Ini Klarifikasi Joko Parwoto
-
Budaya3 hari yang laluTradisi Bukaan Kyai Cupu Panjolo, Berikut Simbol-simbol yang Muncul
-
Uncategorized3 hari yang laluTak Ada Sengketa Pilur, Lurah Terpilih Bakal Dilantik 26 November
-
Sosial5 hari yang lalu9.500 Hektare Lahan Jagung di Gunungkidul Disiapkan untuk Pengembangan Energi Berbasis Hayati
-
Uncategorized4 hari yang laluGadaikan Motor Rekannya, Seorang Pemuda Diringkus Polisi
-
Uncategorized3 minggu yang laluPerkuat Layanan Kedaruratan, Klinik Utama Wizula Medica Resmi Kerjasama dengan Jasa Raharja Tangani Korban Kecelakaan
-
Uncategorized4 hari yang laluDukung Program Strategis Pemerintah, KSPSI Dorong Penguatan Pengawasan Hingga Level Bawah
-
event4 minggu yang laluZAP Fest 2026: The Glowverse Dimulai dari Yogyakarta, Raisa hingga Nassar Siap Meriahkan Perayaan Anniversary ZAP
-
Uncategorized4 minggu yang laluIkuti Google Maps, Minibus Wisatawan Terperosok di Tanjakan Bundelan, 1 Penumpang Meninggal
-
Pemerintahan3 minggu yang laluBrandu Masih Ditemukan, Pemkab Gunungkidul Perkuat Edukasi Cegah Penularan Antraks
-
Uncategorized2 minggu yang laluKonser Amal Hari Jadi Gunungkidul ke-196 Raup Rp124 Juta, Donasi Sepenuhnya Untuk Droping Air
