Peristiwa
Kabar Baik, Puluhan Pasien Covid-19 di Gunungkidul Sembuh
Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Sebanyak 20 orang yang terkonfirmasi positif dinyatakan sembuh dari virus covid-19 pada Rabu (30/12/2020). Dengan demikian, kasus sembuh di Kabupaten Gunungkidul mencapai 529 orang dimana jumlah ini jauh lebih banyak jika dibandingkan dengan kasus orang yang berstatus terkonfirmasi dan kemudian meninggal dunia.
Kepala Dinas Kesehatan Gunungkidul, Dewi Irawaty mengatakan, kasus terkonfirmasi positif covid-19 selama pandemi mencapai 839 orang. Kemudian dari jumlah itu, ada 529 orang sembuh dan sudah dapat beraktivitas seperti biasa. Sementara 24 orang lainnya meninggal dunia.
“Kasus sembuh di Gunungkidul sangat tinggi,” terang Dewi Irawaty.
Adapun data per hari ini yang dinyatakan sembuh adalah laki-laki 20 tahun dari Kapanewon Nglipar. Selanjutnya di Kapanewon Semanu pasien sembuh diantaranya laki-laki 20 tahun, wanita 80 tahun, anak perempuan, wanita 30 tahun, anak 16 tahun, wanita 44 tahun, laki-laki 43 tahun, laki-laki 26 tahun.
Kemudian di Kapanewon Karangmojo yaitu wanita 48 tahun, wanita 18 tahun, wanita 57 tahun, laki-laki 24.tahun, wanita 46 tahun, anak perempuan 3 tahun, laki-laki 52 tahun. Di kapanewon Wonosari ada anak laki-laki 3 tahun dan wanita 41 tahun dinyatakan sembuh dari virus ini. Di Kapanewon Tanjungsari laki-laki 49 tahun, laki-laki 52 tahun dan laki-laki 72 tahun dari Kapanewon Tepus.
“Ada kasus terkonfirmasi positif sebanyak 10 orang hari ini,” tambahnya.
Konfirmasi positif bertambah 10 orang yaitu wanita 70 tahun dari Kapanewon Wonosari riwayat dalam pelacakan petugas puskesmas, wanita 26 tahun dari Kapanewon Tepus riwayat kontak dengan konfirmasi positif. Wanita 27 tahun dari Kapanewon Panggang riwayat kontak dengan konfirmasi positif, wanita 27 tahun dari Kapanewon Patuk riwayat kontak dengan konfirmasi positif.
Laki-laki 31 tahun dari Kapanewon Karangmojo riwayat kontak dengan konfirmasi positif, laki-laki 64 tahun dari Kapanewon Ngawen riwayat dalam pelacakan petugas puskesmas, wanita 28 tahun dari Kapanewon Ngawen riwayat pelaku perjalanan. Laki-laki 66 tahun dari Kapanewon Ponjong riwayat dalam pelacakan petugas puskesmas.
Wanita 23 tahun dari Kapanewon Karangmojo riwayat dalam pelacakan petugas puskesmas. Laki-laki 42 tahun dari Kapanewon Ponjong riwayat kontak dengan pelaku perjalanan.
“Himbauan untuk penerapan protokol kesehatan tentu tetap dilakukan. Masyarakat juga ditertibkan untuk melakukan cuci tangan, memakai masker dan jaga jarak. Terlebih pada musim libur ini prokes di sejumlah titik semakin diperketat,” tutupnya.
-
Uncategorized24 jam yang laluDerita Suami Pasien Bersalin RSUD Wonosari, Bayi Meninggal, Luka Bekas Operasi Istri Bernanah Berbulan-bulan
-
Uncategorized5 hari yang laluAbsen Dalam Puncak HUT Gunungkidul Buat Rumor Bupati dan Wakil Bupati Jothakan Makin Santer, Ini Klarifikasi Joko Parwoto
-
Uncategorized3 minggu yang laluPerkuat Layanan Kedaruratan, Klinik Utama Wizula Medica Resmi Kerjasama dengan Jasa Raharja Tangani Korban Kecelakaan
-
Sosial2 hari yang lalu9.500 Hektare Lahan Jagung di Gunungkidul Disiapkan untuk Pengembangan Energi Berbasis Hayati
-
event3 minggu yang laluZAP Fest 2026: The Glowverse Dimulai dari Yogyakarta, Raisa hingga Nassar Siap Meriahkan Perayaan Anniversary ZAP
-
Uncategorized3 minggu yang laluIkuti Google Maps, Minibus Wisatawan Terperosok di Tanjakan Bundelan, 1 Penumpang Meninggal
-
Sosial3 minggu yang laluProfil AKBP Rosana, Kapolres Gunungkidul yang Pernah Ungkap Kasus 1 Ton Sabu
-
Uncategorized19 jam yang laluDukung Program Strategis Pemerintah, KSPSI Dorong Penguatan Pengawasan Hingga Level Bawah
-
Uncategorized22 jam yang laluGadaikan Motor Rekannya, Seorang Pemuda Diringkus Polisi
-
Pemerintahan2 minggu yang laluBrandu Masih Ditemukan, Pemkab Gunungkidul Perkuat Edukasi Cegah Penularan Antraks
-
Uncategorized1 minggu yang laluKonser Amal Hari Jadi Gunungkidul ke-196 Raup Rp124 Juta, Donasi Sepenuhnya Untuk Droping Air
-
Pariwisata3 minggu yang laluOnsen Resort Kaliurang, Tawarkan Pengalaman Menginap Bernuansa Jepang di Lereng Merapi
