Pemerintahan
Kalurahan Dengan Jumlah Penduduk Terpadat di Gunungkidul Ini Kesulitan Lakukan Pemerataan Bantuan
Semanu,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Semanu merupakan salah satu kapanewon di Gunungkidul yang memiliki cakupan wilayah sangat luas serta jumlah penduduk yang cukup banyak. Misalnya saja Kalurahan Pacarejo, di kalurahan tersebut terdapat 28 padukuhan dengan jumlah 5.000 KK di sana. Banyaknya jumlah penduduk tersebut menjadi salah satu kendala pemerintah kalurahan untuk melakukan pemerataan bantuan bagi warganya.
Hal ini diungkapkan oleh Lurah Pacarejo, Suhadi. Menurutnya jumlah KK sebanyak 5.000 yang tersebar di 28 Padukuhan membuat pemkal kesulitan dalam memetakan penerima bantuan. Pasalnya sangat banyak warganya yang belum tersasar bantuan.
“Seleksi yang dilakukan benar-benar matang untuk menentukan penerima bantuan ini agar tepat sasaran dan bermanfaat,” kata Suhadi, Senin (01/03/2021).
Adapun untuk BLT dana desa tahun 2021 ada 100 keluarga penerima manfaat (KPM) yang mendapatkan bantuan sebesar Rp 300.000 setiap bulan selama setahun kedepan. Sedangkan untuk bantuan bersumber dari Silpa Dana Desa 2020 lalu ada 16 KK yang menerima bantuan.
Lebih lanjut ia mengungkapan, meski banyak gelontoran bantuan dari pemerintah, namun masih ada sebagian warga yang belum mendapatkan bantuan. Hal itu karena adanya sejumlah faktor yang dihadapi.

“Dana Desa kita juga terbatas, penduduk kami sangat padat hal ini yang menjadi kendala tidak semua warga tersasar bantuan,” imbuh dia.
Sementara itu, Lurah Semin, Tri Sutrisno mengatakan di Kalurahan Semin untuk BLT Dana Desa dianggarkan untuk program pembangunan fisik dan penyaluran BLT dana Desa. Untuk bantuan tersebut ada 42 KK yang tahun ini menerima bantuan.
“Seleksi saat itu kami lakukan dengan menjaring masukan sejumlah tokoh padukuhan karena mereka yang mengetahui kondisi langsung di lapangan,” ucap Tri Sutrisno.
Berdasarkan pemetaan dan pendataan yang dilakukan, di Kalurahan Semin terdapat 3.643 Kepala Keluarga dari jumlah tersebut 3.112 KK telah mendapatkan bantuan dari pemerintah berupa BST, BLT Dana Desa, PKH, BPNT dan program lainnya. Masih tersisa 531 KK yang belum tersentuh bantuan.
“Dari 42 itu sementara untuk 6 bulan, nanti di APBKalurahan penerimanya tetap atau berubah nanti diseuaikan,” pungkas dia.
-
Uncategorized4 minggu yang laluTak Ikut Aksi di Istana, PPPK Gunungkidul Tetap Serukan Desakan Kepastian Status Kontrak
-
Uncategorized3 minggu yang laluAdu Banteng Dua Motor di Wonosari, Dua Pengendara M3nIngg4l di TKP
-
Uncategorized4 minggu yang laluGunungkidul Jajaki Kerjasama dengan Korea Selatan, Buka Peluang Jadi Pekerja Musiman
-
Uncategorized4 minggu yang laluTolak Tawaran Uang Damai, Korban Penganiayaan Brutal Oknum Pesilat Bersikukuh Tak Cabut Laporan
-
Uncategorized4 minggu yang laluSiaga Darurat Gunungkidul Diperpanjang 3 Bulan, Kemarau Diprediksi hingga November
-
Uncategorized3 minggu yang laluProses Pembebasan Lahan Berproses, Sekolah Internasional Bakal Segera Dibangun di Patuk
-
Uncategorized2 minggu yang laluMerintis Watusigar Gemilang, Feri Sulistyono Usung Digitalisasi dan Transparansi Pemerintahan
-
Uncategorized4 minggu yang lalu7 Hektare Lahan Jati di Bodoyo Terbakar
-
Uncategorized4 minggu yang laluVaksin PMK Gunungkidul Tersisa 22.975 Dosis, Dikejar hingga Ternak Sasaran Terpenuhi
-
Uncategorized4 minggu yang laluTabrakan di Jalan Lingkar Utara Piyaman, Pelajar 17 Tahun Tewas di Lokasi
-
Uncategorized4 minggu yang laluABK Asal Riau Meninggal Saat Melaut di Perairan Kawasan Sadeng
-
Uncategorized4 minggu yang laluPilur Serentak Gunungkidul, 2 Kalurahan Ajukan Seleksi Tambahan
