fbpx
Connect with us

Pemerintahan

Banyak Pelaku UMKM Belum Tersasar Bantuan, Pemerintah Upayakan Pengusulan BPUM

Published

on

Wonosari,(pidjar.com)–Pemerintah kembali mewacanakan penyaluran Bantuan Produktif Usaha Mikro (BPUM) kepada pemilik UMKM di seluruh daerah. Dengan adanya wacana ini, Pemerintah Kabupaten Gunungkidul akan segera melakukan pemetaan dan penyisiran pemilik usaha yang masuk dalam kriteria penerima bantuan dan belum mendapatkan bantuan di tahun lalu.

Sekretaris Dinas Koperasi dan UMKM Gunungkidul, Sih Supriyana mengungkapkan, beberapa waktu lalu pihaknya telah melakukan koordinasi bersama dengan pemerintah pusat dan daerah lain terkait bantuan ini. Memang direncanakan tahun 2021 ini akan ada penyaluran bantuan bagi pelaku UMKM.

“Iya ada zoom meeting beberapa waktu lalu untuk membahas mengenai bantuan bagi UMKM,” kata Sih Supriyana.

Dengan adanya wacana tersebut, pemerintah kabupaten Gunungkidul akan segera melakukan pemetaan dan penyisiran ulang bersama dengan Bank yang mendapat tugas untuk penyaluran bantuan ini. Pasalnya hingga sekarang dinas sendiri tidak memiliki jumlah pasti berapa penerima bantuan di tahun lalu.

“Harus koordinasi dulu dengan bank penyalur terkait jumlah real penerima bantuan di tahun lalu. Kemudian dari situ baru kita ketahui mana yang belum tersasar bantuan,” imbuh dia.

Adapun setelah dilakukan pemetaan, menurut Sih baru mereka yang memenuhi kriteria akan diusulkan untuk mendapatkan bantuan dari pemerintah.

“Dari 74.000 UMKM di Gunungkidul belum semua mendapatkan bantuan, untuk itu kami upayakan pemerataan jika benar wacana ini terealisasi,” tambah Sih.

Disinggung mengenai bantuan permodalan bagi pelaku usaha, Dinas Koperasi dan UMKM tidak bisa berbuat banyak. Pasalnya keterbatasan anggaran dan kewenangan menjadi salah satu kendalannya. Hanya saja, pendampingan dan pelatihan diberikan kepada pelaku usaha untuk tetap bisa berproduksi dan berinovasi.

“Kalau untuk modal, pemerintah pusat ada kerjasama dengan bank terkait dengan pemberian bunga rendah bagi pelaku usaha,” tutup dia.

Advertisement
Advertisement

Facebook Pages

Advertisement

Pariwisata

Berita Terpopuler