Connect with us

Peristiwa

Kecelakaan Gondola Pantai Timang Renggut Jempol Tangan Bocah Malaysia, Pengelola Tampik Murni Kesalahannya

Diterbitkan

pada

Tepus,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Peristiwa jatuhnya korban pada wisata Gondola di Pantai Timang yang menimpa wisatawan asal Malaysia Siti Nur Amira (4) Jumat (16/03) kemarin, membuat pihak pengelola wahana tersebut merasa terpukul. Pasalnya, dengan adanya kejadian tersebut, dikhawatirkan nama baik Pantai Timang, khususnya fasilitas Gondola yang menjadi icon pantai tersebut, menjadi tercoreng baik dimata wisatawan lokal maupun asing yang selama ini membanjiri.

Ketua Pengelola Gondola Pantai Timang, Tukijan mengaku menyesal terhadap adanya kejadian kecelakaan yang dialami oleh wisatawan mancanegara saat sedang menikmati wahana. Meski begitu, ia menampik jika peristiwa tersebut murni merupakan kesalahan dari pengelola.

"Saya mengaku menyesal, kenapa hal ini bisa terjadi. Tapi yang mau saya garis bawahi kejadian tersebut bukan 100 persen kesalahan kami," tutur dia, Sabtu (18/03/2018).

Berita Lainnya  Alfamart Wiladeg Dibobol Maling, Polisi Selidiki Rekaman CCTV

Tukijan mengakui, memang pihaknya belum membuat aturan mengenai larangan maupun himbauan yang harus ditaati wisatawan saat menaiki gondola. Namun, terkait hal itu, para driver gondola selalu mengingatkan kepada wisatawan hal-hal yang dilarang dilakukan, seperti memegang tali atau berdiri.

"Permasalahan kami dengan keluarga korban sudah clear. Kami menanggung semua biaya yang dibutuhkan untuk pengobatan," cerita dia.

Atas kejadian tersebut, pihaknya mengaku akan melakukan sejumlah perbaikan pengamanan. Untuk aktifitas pasca kecelakaan yang dialami oleh Siti Nur Amira (4) warga negara Malaysia disebutkan Tukijan tetap berjalan normal. Penutupan tidak bisa dilakukan karena khawatir nantinya mengecewakan para wisatawan yang 90 % didominasi oleh wisatawan asing. Namun pihaknya mulai memberlakukan aturan di mana untuk anak dibawah usia 10 tahun tidak lagi diperbolehkan untuk menaiki gondola. Peraturan ini akan diberlakukan hingga pihak pengelola menambah pengamanan baru pada tali gondola.

Berita Lainnya  Selama Operasi Ketupat Progo Ada 30 Kejadian Laka, 1 Orang Meninggal

“Apalagi di sini juga banyak pekerjanya. Nanti mereka tidak mendapatkan penghasilan,” lanjutnya.

Mengenai keamanan gondola sendiri, Tukijan mengklaim bahwa wahana gondola dijamin keamanannya selama wisatawan mematuhi aturan dari pengelola. Selama ini, untuk wisawatan yang menggunakan wahana tersebut selalu dilengkapi dengan pelampung, sabuk pengaman serta tali yang dikhusukan untuk pegangan.

Ke depan, pihaknya juga akan menutup tali dengan kayu waru. Kayu waru sendiri dipilih lantaran sangat aman dan tidak menggores kulit. Dalam waktu dekat ini, pengelola akan menambah spanduk terkait larangan dan himbauan yang harus ditaati wisatawan selama menaiki gondola. Selain itu, pihaknya juga berencana untuk menambah jaring di bawah gondola untuk semakin menjaga keselamatan.

Berita Lainnya  Hilang Kendali, Mobil Pick Up Nyungsep di Selokan

"Selama gondola berjalan, baru kali ini ada korban. Sebenarnya kalau mau mematuhi aturan dari kami, aman saja. Tali yang digunakan pun kuat, karena kita pakai tali kapal. Ada 9 tali kita buat, padahal kalau untuk nelayan saja, 2 tali juga sudah kuat," imbuhnya.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, Jumat (16/03/2018) sore yang lalu, seorang bocah wisatawan asal Malaysia, Siti Nur Amira mengalami kecelakaan ketika menaiki gondola Pantai Timang. Jempol tangan Siti yang terjepit tali gondola mengalami luka yang sangat parah. Korban sempat dibawa ke RSUD Wonosari guna mendapatkan perawatan medis, namun lantaran lukanya cukup mengkhawatirkan, kemudian dirujuk ke RS Sardjito Sleman.

Iklan
Iklan

Facebook Pages

Iklan

Pariwisata

Pariwisata5 hari yang lalu

Hampir Capai Target Tahunan, Baru Juni Pendapatan Retribusi Wisata Telah Capai 35,8 Miliar

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari,(pidjar.com)- Pendapatan Asli Daerah (PAD) sektor pariwisata Kabupaten Gunungkidul hampir mencapai target tahunan meski baru di pertengahan tahun 2026...

Pariwisata6 hari yang lalu

Gunungkidul Geopark Night Specta 8.0 Masuk KEN 2026, Siap Promosikan Geopark Gunung Sewu ke Dunia

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari(pidjar.com)– Dinas Pariwisata, Ekonomi Kreatif, Pemuda dan Olahraga (Disparekrafpora) kembali menggelar Gunungkidul Geopark Night Specta (GNS) Vol. 8.0 di...

Pariwisata2 minggu yang lalu

Listrik Kerap Padam, Sistem Pungutan Retribusi Non Tunai di Pantai Gunungkidul Terganggu

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari, (pidjar.com)–Penerapan sistem pembayaran retribusi wisata secara non-tunai di sejumlah Tempat Pemungutan Retribusi (TPR) kawasan wisata pantai selatan Gunungkidul...

bisnis2 minggu yang lalu

Pony Park Klaten Usung Konsep Wisata Ramah Hewan, Edukasi Interaktif Jadi Daya Tarik Utama

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Klaten,(pidjar.com)– Kehadiran Pony Park Klaten (POPA) yang dijadwalkan resmi dibuka pada 28 Juni 2026 tidak hanya menawarkan destinasi wisata...

Pariwisata3 minggu yang lalu

Libur Sekolah, Obyek-obyek Wisata Mulai Dibanjiri Siswa Study Tour

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari, (pidjar.com)-Libur sekolah tahun 2026 mulai menggerakkan sektor pariwisata di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) termasuk juga di Gunungkidul. Saat...

Berita Terpopuler