Peristiwa
Teledor Lupa Matikan Tungku, Rumah Warga Baleharjo Dilalap di Jago Merah
Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Sunarti seorang lansia berusia 73 tahun warga Padukuhan Purwosari RT 08 RW 01, Desa Baleharjo, Kecamatan Wonosari harus menerima kenyataan pahit mendapati sebagian rumahnya dilalap si jago merah pada Selasa (26/02/2019) dini hari tadi. Diduga kebakaran sendiri dipicu oleh kelalaiannya dalam memadamkan api di tungku yang sebelumnya ia gunakan untuk memasak air guna keperluan mandi. Api yang sempat membumbung tinggi sempat membuat warga masyarakat sekitar panik.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Gunungkidul, Edy Basuki mengatakan, peristiwa tersebut diketahui sekitar pukul 00.45 WIB. Saat itu, Sunarti tengah tertidur lelap, namun ia terbangun ketika mendengar suara aneh pada bagian dapur.
Ketika dilihat, ternyata api sudah menjalar ke bangunan miliknya. Ia bersama tetangga kemudian berusaha memadamkan api tersebut.
“Saat diketahui api sudah membesar, tetangga korban yang mengetahui kejadian itu juga berada di lokasi untuk membantu memadamkan api,” kata Edy, Selasa pagi.
Edy mengatakan, warga yang berada di lokasi kemudian melaporkan kejadian itu ke kantor pemadam kebakaran. Pihaknya dalam hal ini Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD pun ikut turun membantu proses pemadaman.

“Langkah yang diambil adalah melakukan upaya pemadaman dengan mobil pemadam. Selain itu tim juga memutus batas samping rumah untuk mencegah api menjalar ke rumah warga yang lain. Karena ada beberapa rumah yang berdekatan,” terang Edy.
Selang beberapa saat, api pun akhirnya berhasil dijinakkan. Dari hasil keterangan korban, sebelumnya memang ada api di dalam tungku di dapurnya yang ia gunakan untuk memasak air.
“Korban mengaku pada sore hari memasak air untuk keperluan mandi. Diduga sisa api di dalam tungku menyala kemudian merembet ke tumpukan kayu. Karena angin cukup kencang, api sampai menjalar ke bangunan,” imbuh Edy.
Ia menambahkan, dalam kejadian tersebut tidak ada korban jiwa atau pun luka fisik. Namun, terlihat kepanikan serta kesedihan dalam wajah korban.
“Untuk kerugian materi belum dapat dihitung. Korban cukup terpukul akibat kejadian itu,” pungkas Edy.
-
Uncategorized4 minggu yang laluTak Ikut Aksi di Istana, PPPK Gunungkidul Tetap Serukan Desakan Kepastian Status Kontrak
-
Uncategorized3 minggu yang laluAdu Banteng Dua Motor di Wonosari, Dua Pengendara M3nIngg4l di TKP
-
Uncategorized4 minggu yang laluGunungkidul Jajaki Kerjasama dengan Korea Selatan, Buka Peluang Jadi Pekerja Musiman
-
Uncategorized4 minggu yang laluTolak Tawaran Uang Damai, Korban Penganiayaan Brutal Oknum Pesilat Bersikukuh Tak Cabut Laporan
-
Uncategorized4 minggu yang laluSiaga Darurat Gunungkidul Diperpanjang 3 Bulan, Kemarau Diprediksi hingga November
-
Uncategorized3 minggu yang laluProses Pembebasan Lahan Berproses, Sekolah Internasional Bakal Segera Dibangun di Patuk
-
Uncategorized2 minggu yang laluMerintis Watusigar Gemilang, Feri Sulistyono Usung Digitalisasi dan Transparansi Pemerintahan
-
Uncategorized4 minggu yang lalu7 Hektare Lahan Jati di Bodoyo Terbakar
-
Uncategorized4 minggu yang laluVaksin PMK Gunungkidul Tersisa 22.975 Dosis, Dikejar hingga Ternak Sasaran Terpenuhi
-
Uncategorized4 minggu yang laluTabrakan di Jalan Lingkar Utara Piyaman, Pelajar 17 Tahun Tewas di Lokasi
-
Uncategorized4 minggu yang laluABK Asal Riau Meninggal Saat Melaut di Perairan Kawasan Sadeng
-
Uncategorized4 minggu yang laluPilur Serentak Gunungkidul, 2 Kalurahan Ajukan Seleksi Tambahan
