Peristiwa
Keluyuran di Jam Kerja, 9 PNS dan Pelajar Digiring Sat Pol PP
Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Senin (15/04/2019) pagi tadi, sejumlah PNS terjaring razia yang dilakukan oleh Satuan Polisi Pamong Praja (Sat Pol PP) Gunungkidul. Para PNS tersebut terjaring razia lantaran beraktifitas di luar kantor saat jam kerja. Selain PNS, petugas juga terpaksa mengamankan pelajar di lokasi luar sekolah pada saat jam pelajaran.
Kepala Bidang Penegakan Peraturan Daerah (Perda), Satpol PP Kabupaten Gunungkidul, Sugito menjelaskan, kegitan yang berlangsung sejak Senin pagi tadi itu menyasar pusat perbelanjaan dan lokasi permainan di wilayah Gunungkidul. Dalam kegiatan ini pihaknya berhasil menjaring 5 PNS dan 4 pelajar yang berkeliaran di lokasi-lokasi tersebut.
“Satu pegawai terjaring di pasar Playen dan 4 pelajar di tempat permainan anak. Sedangkan 4 pegawai lainnya terjaring di tempat perbelanjaan modern,” ucap dia.
Sugito menambahkan, saat berlangsungnya razia, pihaknya menemukan sejumlah pelajar yang sedang merokok. Yang membuatnya cukup prihatin, dari keempat siswa tersebut, satu diantara mereka yang membolos merupakan siswi perempuan.
“Jadi mereka sedang minum bukan minuman keras hanya minuman-minuman susu, dan kami kaget ada satu murid perempuan untuk itu perlu tindakan-tundakan preventif. Satu murid mengaku izin akan kondangan lalu ada yang beralasan sedang mengurus izin pindah sekolah,” katanya.

Sejumlah orang yang diamankan tersebut kemudian dilakukan pendataan. Menurut Sugito, pihaknya belum memberikan sanksi kepada mereka yang terjaring razia kali ini.
“Kita operasi gabungan bersama Disdikpora, Inspektorat, dan BKPPD Gunungkidul hanya sebatas mendata dan memberikan peringatan saja, untuk sanksi belum,” ucap dia.
Sugito menambahkan, jika nantinya ditemukan kembali pelajar atau PNS yang berkeliaran pada jam kerja dan jam sekolah maka akan dikembalikan kepada instansi terkait. Pihaknya berharap, razia ini menjadikan efek jera kepada mereka sehingga kedepan tidak ada pelanggaran serupa terjadi.
“Yang terjaring pada razia kali ini kami lakukan pendataan dan kami berikan peringatan. Dengan adanya razia ini diharapkan kedepan dapat tercipta ketertiban pada PNS di Gunungkidul,” jelasnya.
-
Uncategorized3 hari yang laluDerita Suami Pasien Bersalin RSUD Wonosari, Bayi Meninggal, Luka Bekas Operasi Istri Bernanah Berbulan-bulan
-
Uncategorized7 hari yang laluAbsen Dalam Puncak HUT Gunungkidul Buat Rumor Bupati dan Wakil Bupati Jothakan Makin Santer, Ini Klarifikasi Joko Parwoto
-
Budaya2 hari yang laluTradisi Bukaan Kyai Cupu Panjolo, Berikut Simbol-simbol yang Muncul
-
Uncategorized2 hari yang laluTak Ada Sengketa Pilur, Lurah Terpilih Bakal Dilantik 26 November
-
Sosial4 hari yang lalu9.500 Hektare Lahan Jagung di Gunungkidul Disiapkan untuk Pengembangan Energi Berbasis Hayati
-
Uncategorized3 minggu yang laluPerkuat Layanan Kedaruratan, Klinik Utama Wizula Medica Resmi Kerjasama dengan Jasa Raharja Tangani Korban Kecelakaan
-
Uncategorized2 hari yang laluDukung Program Strategis Pemerintah, KSPSI Dorong Penguatan Pengawasan Hingga Level Bawah
-
Uncategorized3 hari yang laluGadaikan Motor Rekannya, Seorang Pemuda Diringkus Polisi
-
event4 minggu yang laluZAP Fest 2026: The Glowverse Dimulai dari Yogyakarta, Raisa hingga Nassar Siap Meriahkan Perayaan Anniversary ZAP
-
Uncategorized4 minggu yang laluIkuti Google Maps, Minibus Wisatawan Terperosok di Tanjakan Bundelan, 1 Penumpang Meninggal
-
Sosial3 minggu yang laluProfil AKBP Rosana, Kapolres Gunungkidul yang Pernah Ungkap Kasus 1 Ton Sabu
-
Pemerintahan3 minggu yang laluBrandu Masih Ditemukan, Pemkab Gunungkidul Perkuat Edukasi Cegah Penularan Antraks
