fbpx
Connect with us

Sosial

Kemenag Tunggu Kepastian Keberangkatan Jamaah Haji

Published

on

Wonosari,(pidjar.com)–Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Gunungkidul saat ini masih menunggu kepastian keberangkatan calon jamaah haji tahun 2020. Semula kabar kepastian itu akan diumumkan pada 20 Mei 2020 lalu, namun dari Kerajaan Arab kemudian melakukan penundaan, sehingga kepastian jamaah dari Indonesia masih belum diketahui. Rencananya kepastian itu akan diumumkan awal Juni mendatang.

Kepala Kemenag Gunungkidul, Arief Gunadi mengungkapkan, sekarang pihaknya masih menunggu. Komunikasi dengan Kemenag pusat pun tetap dilakukan, namun memanh belum ada kepastian berkaitan dengan diberangkatkan atau tidaknya calon jamaah haji ditengah pandemi global ini.

Sekarang ini, dari Kemenag masih melayani pelunasan biaya haji. Semula memang telah ditutup beberapa pekan lalu, namun karena banyak kendala dan sedang dalam kondisi seperti sekarang maka pelunasan biaya haji tahap 2 diperpanjang sampai dengan 29 Mei 2020 mendatang.

Berita Lainnya  Dibangunkan Rumah Anyar Oleh TNI, Korban Banjir Klayar Bisa Kembali Tersenyum

“Total Gunungkidul 391 yang berhak melunasi biaya haji. Sampai dengan pekan lalu ada 355 yang telah melakukan pelunasan. Sisanya masih memiliki waktu sampai masa perpanjangan,” kata Arief Gunadi, Selasa (26/05/2020).

Adapun memang ada banyak pertimbangan tahun ini, mengingat sejumlah negara termasuk Arab menerapkan kebijakan untuk memutus mata rantai penyebaran covid 19. Kepastian ini tentunya ditunggu oleh ribuan calon jamaah haji di Indonesia tak terkecuali dari Gunungkidul.

“Yang pasti kita tetap berikan pelayanan untuk pelunasan ini. Nanti kalau sudah ada keputusan dari pusat dan kabar dari Kerajaan Arab tentu langsung diumumkan,” jelas dia.

Meski ditengah ketidak pastian ini, dari kemenang dan pendamping tetap melakukan bimbingan (manasik) bagi calon jamaah haji. Dengan menggunakan smartphone, bimbingan dilakukan secara online. Mulai video-video berkaitan dengan bimbingan haji tetap dishare untuk mempermudah dalam pemahaman.

Berita Lainnya  Material Yang Datang Tak Sesuai, Warga Miskin Penerima Bantuan Tak Bisa Lanjutkan Pembangunan Rumah

“Kita lakukan secara online untuk bimbingannya. Sebelumnya kan juga sudah ada bimbingan tatap muka, jadi untuk seksrang pemantapannya bisa dilakukan online,” tambahnya.

Advertisement
Advertisement

Facebook Pages

Advertisement

Pariwisata

Berita Terpopuler