fbpx
Connect with us

Sosial

Libur Lebaran di Tengah Pandemi, Volume Sampah Turun Hingga 60%

Published

on

Wonosari,(pidjar.com)–Volume sampah pada libur lebaran tahun ini mengalami penurunan detastis. Larangan mudik dan juga penutupan obyek wisata ternyata menjadi pemicu berkurangnya volume sampah.

Kepala Bidang Pengendalian dan Pencemaran dan Pengembangan Kapasitas DLH Gunungkidul Eko Suharso mengatakan penurunan bahkan mencapai separuh dari Lebaran tahun-tahun sebelumnya. Ia menyebut, penurunan sendiri hingga 60 persen.

Penurunan ini juga sejalan dengan berkurangnyanya jumlah pendatang dan wisatawan ke Gunungkidul pada Lebaran kali ini, tentu karena kebijakan larangan mudik hingga penutupan seluruh tempat wisata karena pandemi covid19,” jelas dia, Selasa (26/08/2020).

Eko sendiri menyebut sejak pandemi covid19 sampah dari pariwisata memang mengalami penurunan signifikan. Sebaliknya, sampah rumah tangga justru stabil lantaran masyarakat lebih banyak menghabiskan waktu di rumah masing-masing.

Berita Lainnya  Anggarkan Ratusan Juta Untuk Pembangunan Infrastruktur dan Pemberdayaan, Pemdes Getas Minta Masyarakat Jadi Pengawas

Sampah rumah tangga kemungkinan akan meningkat pada Lebaran kali ini, tapi tidak terlalu signifikan,” imbuh Eko.

Eko juga menjelaskan saat ini Tempat Pembuangan Akhir Sampah (TPAS) Wukirsari menerima setidaknya 45 hingga 50 ton sampah per bulan. Kebanyakan berasal dari sampah rumah tangga dan pasar.

Terpisah, Sekretaris DLH Gunungkidul Aris Suryanto sebelumnya juga mengungkapkan bahwa sejak April lalu volume sampah dari kawasan wisata sudah mengalami penurunan drastis. Berdasarkan data, sampah di Gunungkidul didominasi kategori pasar sebesar 147 ton dan rumah tangga mencapai 79 ton. Selain rumah tangga, peningkatan juga terjadi pada limbah medis.

Biasanya mencapai 20 ton per bulan. Sekarang ini hanya mencapai 16 ton,” pungkas Aris.

Advertisement
Advertisement

Facebook Pages

Advertisement

Pariwisata

Berita Terpopuler