Sosial
Kemenag Tutup Sementara Layanan Permohonan Ijab Qobul
Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Virus Corona atau Covid -19 yang menjadi pandemi global sangat berpengaruh besar bagi kehidupan masyarakat. Salah satu dampaknya yakni berkaitan dengan urusan pernikahan. Kementerian Agama saat ini telah mengeluarkan kebijakan untuk mengatur pernikahan di tengah pandemi corona ini.
Kepala Seksi Bimbingan Masyarakat (Bimas) Islam Kantor Kementerian Agama Gunjngkidul, Supriyanto memaparkan, berdasarkan surat edaran yang ia terima dari pemerintah provinsi dan pemerintah pusat, dinyatakan jika selama masa tanggap darurat corona ini, Kantor Urusan Agama (KUA) tidak melayani permintaan ijab qobul. Dengan demikian, permohonan pernikahan baik yang dilaksanakan di kantor maupun di tempat lainnya tidak bisa dilaksanakan.
“Kebijakan itu berlaku bagi pasangan yang mendaftarkan pernikahan per tanggal 1 April sampai dengan 29 Mei 2020 mendatang,” kata Supriyanto, Rabu (08/04/2020).
Untuk pasangan yang mendaftarkan di awal April, diberikan himbauan agar menunda terlebih dahulu keinginan mereka untuk melangsungkan pernikahan di bulan April-Mei
Namun demikian, pada prinsipnya Kemenag maupun KUA tetap memberikan pelayanan sebagaimana ketugasan yang berlaku. Untuk pendaftaran di periode atau bulan berikutnya bisa memanfaatkan sistem online di Simkah Kemenag.go.id.
Ditambahkannya, meski surat edaran telah dilaksanakan, namun untuk pasangan yang mendaftarkan sebelum bulan April tetap masih bisa melaksanakan ijab qobul di tengah pandemi corona yang menjadi perhatian semua pihak ini.
“Contohnya pasangan daftarnya di awal bulan Maret lalu untuk nikah di bulan April ini masih tetap kami layani. Misalnya tanggal 10 Maret mendaftar untuk pernikahan di tanggal 15 April 2020 tetap dilaksanakan,” tambahnya.
Namun demikian, protokol dalam ijab qobul ditengah pandemi ini tetap harus diikuti. Seperti mereka yang hadir harus dibatasi sekitar 10 orang saja, untuk lainnya semua wajib cuci tangan dan menggunakan masker maupun sarung tangan, kemudian juga protokol lain yang harus patuhi. Protokol tersebut dilakukan untuk mengantispasi sebaran covid 19.
“Di masing-masing KUA bulan ini masih tetap melayani ijab qobul untuk periode pendaftaran sebelum pandemi ini berkembang di Gunungkidul,” papar Supri.
Sementara itu, salah satu calon pasangan pernikahan, Devi mengatakan, ia berniat melangsungkan ijab qobul di tanggal 29 Mei 2020 mendatang. Akhir Maret lalu ia telah mengumpulkan berkas, kemudian di awal April ia hendak melengkapi foto untuk buku nikah. Namun kemudian berkas yang telah ia kumpulkan itu dikembalikan oleh pihak KUA.
“Karena kondisi daerah seperti sekarang ini, kemarin dikasih pengertian untuk penundaan ijab qobul dulu, karena aturan yang berlaku April-Mei itu tidak melayani pendaftaran baru,” ucap Devi.
Semua rencana pernikahannya pun terbengkalai. Semua piranti pernikahan sebenarnya telah ia bayar sebagian. Namun kemudian, lantaran adanya penundaan kemudian rencana pernikahan harus diundur semuanya.
“Semua seperti itu kok, diminta untuk ditunda sampai kondisinya membaik. Tapi awal Mei juga diminta konsultasi ulang, kalau memungkinkan tentu lanjut. Tapi kalau tidak ya tetap ditunda,” tutupnya.
-
Uncategorized1 minggu yang laluDerita Suami Pasien Bersalin RSUD Wonosari, Bayi Meninggal, Luka Bekas Operasi Istri Bernanah Berbulan-bulan
-
Uncategorized2 minggu yang laluAbsen Dalam Puncak HUT Gunungkidul Buat Rumor Bupati dan Wakil Bupati Jothakan Makin Santer, Ini Klarifikasi Joko Parwoto
-
Budaya1 minggu yang laluTradisi Bukaan Kyai Cupu Panjolo, Berikut Simbol-simbol yang Muncul
-
Uncategorized7 hari yang laluTak Ada Sengketa Pilur, Lurah Terpilih Bakal Dilantik 26 November
-
Sosial1 minggu yang lalu9.500 Hektare Lahan Jagung di Gunungkidul Disiapkan untuk Pengembangan Energi Berbasis Hayati
-
Uncategorized1 minggu yang laluGadaikan Motor Rekannya, Seorang Pemuda Diringkus Polisi
-
Uncategorized2 hari yang laluKnalpot Brong Jadi Incaran Khusus Operasi Patuh Progo 2026
-
Uncategorized1 minggu yang laluDukung Program Strategis Pemerintah, KSPSI Dorong Penguatan Pengawasan Hingga Level Bawah
-
Uncategorized4 minggu yang laluPerkuat Layanan Kedaruratan, Klinik Utama Wizula Medica Resmi Kerjasama dengan Jasa Raharja Tangani Korban Kecelakaan
-
Pemerintahan3 minggu yang laluBrandu Masih Ditemukan, Pemkab Gunungkidul Perkuat Edukasi Cegah Penularan Antraks
-
Uncategorized2 minggu yang laluKonser Amal Hari Jadi Gunungkidul ke-196 Raup Rp124 Juta, Donasi Sepenuhnya Untuk Droping Air
-
Uncategorized4 hari yang laluDua Oknum Kejaksaan di Gunungkidul Diduga Terlibat Skandal Asusila
