fbpx
Connect with us

Pemerintahan

Mega Proyek SPAM IKK di Tanjungsari Sudah Masuk Tahap Lelang

Diterbitkan

pada tanggal

Tanjungsari,(pidjar.com)–Kecamatan Tanjungsari, pada tahun 2020 nanti menjadi satu-satunya kecamatan di Kabupaten Gunungkidul yang mendapatkan pembangunan Sistem Penyediaan Air Minum Ibu Kota Kecamatan (SPAM IKK). Pembangunan ini sendiri bersumber dari Anggaran Belanja dan Pendapatan Negara (APBN) senilai Rp. 37 Miliar.

Kepala Bidang Fisik dan Prasarana Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Gunungkidul, Bambang Riyanto mengatakan, pembangunan tersebut difungsikan untuk peningkatan Idle Capacity Baron atau meningkatkan kapasitas pengelolaan air yang tidak terpakai. Sehingga nantinya SPAM bisa lebih maksimal.

“Kapasitasnya juga cukup memadai yakni 50 liter per detik,” ucap Bambang kepada pidjar.com, Selasa (24/12/2019).

Lebih lanjut ia menyatakan, proyek tersebut saat ini sudah masuk tahap lelang. Diharapkan awal tahun 2019 pembangunan bisa segera dimulai.

Berita Lainnya  Dibangun Dengan Dana 182 Juta, Ruang Terbuka Hijau Tepus Hanya Mampu Miliki 4 Pohon

“Pelaksana mega proyek ini Balai Prasarana Pemukiman Wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta,” imbuh dia.

Harapannya, setelah SPAM IKK tersebut jadi, nantinya dapat memberikan akses air bersih ke desa di dua kecamatan sisi selatan Kabupaten Gunungkidul. Sejumlah desa di Kecamatan Tanjungsari seperti Kemiri, Hargosari, Ngestirejo, Banjarejo dan Kecamatan Tepus yakni Desa Sidoharjo dan Tepus setelah pembangunan tersebut selesai mampu menerima akses air bersih yang mencukupi sepanjang musim baik kemarau maupun penghujan.

“Sumber airnya rencananya akan ambil dari Sungai Bawah Tanah Baron,” tandas Bambang.

Terpisah Direktur Utama Tirta Handayani, Isnawan mengatakan, jika SPAM tersebut selesai dibangun, PDAM Tirta Handayani akan mengelola dan mendistribusikan kepada masyarakat sekitar. SPAM yang ada di Desa Kemadang terakhir dibangun tahun 2009 bersumber dari hibah Pemerintah Jepang belum mampu maksimal dalam mengelola air, sehingga masih banyak air Sungai Bawah Tanah yang tidak terpakai.

Berita Lainnya  Stop Buang Limbah Sembarangan, Jaga Kualitas Air di Gunungkidul

“Harapannya nanti air sungai bawah tanah yang terdistribusi ke warga bisa maksimal,” tandasnya.

 

Iklan
Iklan

Facebook Pages

Iklan

Pariwisata

Berita Terpopuler