Peristiwa
Kementan Sidak Ke Gunungkidul, Stok Ayam Ras Jelang Ramadhan Aman
Karangmojo,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Sudah menjadi ritual tahunan menjelang hari besar keagamaan, terutama Ramadhan dan Idul Fitri, sejumlah harga kebutuhan masyarakat membumbung tinggi, termasuk dengan melesatnya harga daging ayam. Tidak ingin jatuh di lubang yang sama, Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan (Ditjen PKH) Kementerian Pertanian melakukan pemantauan dan pengawasan di peternakan ayam ras di Dusun Rejosari, Desa Ngawis, Kecamatan Karangmojo, Sabtu (21/4/2018) kemarin.
Direktur Perbibitan dan Produksi Ternak Sugiono mengatakan, kunjungan kerja ini dilakukan untuk memastikan ketersediaan daging ayam di Kabupaten Gunungkidul dan sekitarnya menjelang bulan Ramadhan dan Idul Fitri tahun 2018. Sehingga harga daging ayam diharapkan stabil dan tidak mengalami lonjakan yang signifikan. Pasalnya menjelang bulan puasa dan Idul Fitri, harga daging ayam di pasaran sering naik. Para pedagang beralasan menaikkan harga karena minimnya distribusi.
“Namun hasilnya ketersediaan daging ayam menjelang puasa tahun ini aman,” tuturnya.
Dilanjutkannya, konsumsi daging ayam di Indonesia rata-rata sebesar 11,5 kg/kapita tiap tahunnya. Artinya, dengan jumlah penduduk sebanyak 265,015,300 jiwa, maka kebutuhan daging ayam ras secara nasional adalah sebanyak 3,047,676 ton/tahun. Sedangkan ketersediaan ayam ras tahun 2018 sebanyak 3,565,495 ton.
“Berarti kan terjadi neraca surplus sebanyak 517.819 ton. Hal ini perlu pembangunan Cold Storage untuk menampung produk dikala berlebih dan mengeluarkannya disaat terjadi kekurangan,” tutur dia.
Kondisi ini berbeda dibanding tahun 2016 sampai 2017 lalu dimana pada awal tahun biasanya terjadi ketidakseimbangan antara permintaan dan penawaran sehingga mengakibatkan turunnya harga ayam ras di tingkat peternak. Namun sejak diberlakukannya Permentan No.32 tahun 2017, mulai Januari-April 2018 harga livebird di tingkat peternak relatif lebih stabil, sehingga menguntungkan bagi para peternak.
“Jadi ketersediaan daging ayam untuk tahun ini aman dan tercukupi. Begitupun yang terjadi di Gunungkidul, ketersediannya tidak perlu dikhawatirkan lagi,” ucapnya.
-
Uncategorized4 minggu yang laluAdu Banteng Dua Motor di Wonosari, Dua Pengendara M3nIngg4l di TKP
-
Uncategorized4 minggu yang laluProses Pembebasan Lahan Berproses, Sekolah Internasional Bakal Segera Dibangun di Patuk
-
Uncategorized3 minggu yang laluMerintis Watusigar Gemilang, Feri Sulistyono Usung Digitalisasi dan Transparansi Pemerintahan
-
Uncategorized3 minggu yang laluCek Dapur MBG di Gunungkidul, Wakil Ketua Komisi VII Apresiasi SOP Pelaksanaan MBG
-
Uncategorized5 hari yang laluPerkuat Layanan Kedaruratan, Klinik Utama Wizula Medica Resmi Kerjasama dengan Jasa Raharja Tangani Korban Kecelakaan
-
Uncategorized3 minggu yang laluWarga Kelor Pertanyakan Pembangunan Tower 72 Meter, Mengaku Tak Pernah Dilibatkan
-
Uncategorized4 minggu yang laluKelor Berubah, Kelor Berbenah, Wayahe Ganti Lurah
-
Uncategorized3 minggu yang laluPintu Depan Terkunci, Suami Temukan Istri Meninggal
-
Uncategorized4 minggu yang laluKelok 18 Dibuka Uji Coba, Rest Area Baru Bisa Dipakai Sekitar Setahun Lagi
-
Uncategorized4 minggu yang laluPeduli Kekeringan, GUBUK dan DWP BRIN Salurkan 37 Tangki Air Bersih untuk Warga Gunungkidul
-
Uncategorized1 minggu yang laluIkuti Google Maps, Minibus Wisatawan Terperosok di Tanjakan Bundelan, 1 Penumpang Meninggal
-
Uncategorized3 minggu yang laluPemkab Gunungkidul Mulai Gunakan BTT Rp1,3 Miliar untuk Atasi Kekeringan
