Peristiwa
Kirim WA Bernada Melecehkan ke Ketua DPRD, Oknum Guru SMA N 2 Wonosari Mengaku Khilaf
Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Senin (12/05/2021) sore kemarin, oknum guru yang berinisial T akhirnya menghadap secara langsung Ketua DPRD Gunungkidul, Endah Subekti Kuntariningsih. Dengan didampingi Kepala SMAN 2 Wonosari, oknum guru senior ini meminta maaf kepada Endah berkaitan dengan pesan singkat yang ia kirimkan. Sebelumnya, Ketua DPRD Gunungkidul meradang setelah dianggap dilecehkan oleh T.
Dalam pertemuan itu, T yang berstatus sebagai Aparatur Sipil Negara mengaku khilaf. Ia mengakui telah meminta foto politisi PDIP yang merupakan wali murid SMA N 2 Wonosari saat konsultasi pembelajaran. T mengaku sangat menyesal dan berjanji untuk tidak mengulangi perbuatannya.
“Saya khilaf, secara pribadi saya sangat menghormati Ketua DPRD Gunungkidul, tidak ada niatan saya untuk melakukan pelecehan,” papar T, Senin sore.
Ia mengaku, sudah mengetahui Endah sebagai Ketua DPRD Gunungkidul. Namun ia tidak memgetahui jika Endah adalah orangtua salah satu murid SMAN 2 Wonosari.
“Benar memang sempat kirim pesan shareloc dan meminta foto, sebenarnya saya hanya pengen kenal saja,” ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut, Kepala SMAN 2 Wonosari, Samiran memaparkan, peristiwa ini memberikan pelajaran yang sangat berharga bagi civitas akademika SMAN 2 Wonosari. Secara kedinasan, Samiran sudah melakukan pembinaan terhadap oknum guru itu.
“Kami tekankan ke depan harus lebih santun dalam berkomunikasi dengan siapapun,” kata Samiran.
Sementara itu, Endah, saat dikonfirmasi mengaku sudah memaafkan keselahan T. Namun secara institusi, ia sudah melaporkan kelakukan T kepada Disdikpora DIY.
“Secara personal saya sudah memaafkan, tapi secara institusi harus tetap berproses dan dilakukan investigasi untuk penyelesaian peristiwa ini,” tukas Endah.
Ia berharap, peristiwa ini menjadi pembelajaran bagi seluruh perempuan di Gunungkidul untuk berani speak up berkaitan dengan pelecehan yang diterima. Menurutnya, tidak harus menjadi korban pemerkosaan untuk berani melaporkan pelecehan semacam ini.
“Perempuan harus peka dengan pelecehan verbal, harus berani untuk melaporkan ke institusi,” tandas Endah.
-
Uncategorized7 hari yang laluDerita Suami Pasien Bersalin RSUD Wonosari, Bayi Meninggal, Luka Bekas Operasi Istri Bernanah Berbulan-bulan
-
Uncategorized2 minggu yang laluAbsen Dalam Puncak HUT Gunungkidul Buat Rumor Bupati dan Wakil Bupati Jothakan Makin Santer, Ini Klarifikasi Joko Parwoto
-
Budaya6 hari yang laluTradisi Bukaan Kyai Cupu Panjolo, Berikut Simbol-simbol yang Muncul
-
Uncategorized6 hari yang laluTak Ada Sengketa Pilur, Lurah Terpilih Bakal Dilantik 26 November
-
Sosial1 minggu yang lalu9.500 Hektare Lahan Jagung di Gunungkidul Disiapkan untuk Pengembangan Energi Berbasis Hayati
-
Uncategorized7 hari yang laluGadaikan Motor Rekannya, Seorang Pemuda Diringkus Polisi
-
Uncategorized7 hari yang laluDukung Program Strategis Pemerintah, KSPSI Dorong Penguatan Pengawasan Hingga Level Bawah
-
Uncategorized4 minggu yang laluPerkuat Layanan Kedaruratan, Klinik Utama Wizula Medica Resmi Kerjasama dengan Jasa Raharja Tangani Korban Kecelakaan
-
Pemerintahan3 minggu yang laluBrandu Masih Ditemukan, Pemkab Gunungkidul Perkuat Edukasi Cegah Penularan Antraks
-
Uncategorized2 minggu yang laluKonser Amal Hari Jadi Gunungkidul ke-196 Raup Rp124 Juta, Donasi Sepenuhnya Untuk Droping Air
-
event4 minggu yang laluZAP Fest 2026: The Glowverse Dimulai dari Yogyakarta, Raisa hingga Nassar Siap Meriahkan Perayaan Anniversary ZAP
-
Uncategorized4 minggu yang laluIkuti Google Maps, Minibus Wisatawan Terperosok di Tanjakan Bundelan, 1 Penumpang Meninggal
