fbpx
Connect with us

Sosial

Kondisi 30 Warga Positif Antraks Masih Dalam Pantauan Dinas

Published

on

Wonosari,(pidjar.com)–Dinas Kesehatan Kabupaten Gunungkidul menyebut 30 warga yang sempat dinyatakan positif antraks saat ini kondisinya terus membaik. Namun begitu, pihaknya menghimbau kepada mereka untuk menjaga pola hidup bersih dan sehat sehingga tidak terserang bakteri antraks lagi dikemudian hari.

Kepala Dinas Kesehatan Gunungkidul, Dewi Irawaty mengatakan, pihaknya terus melakukan pantauan terhadap 30 warga yang dinyatakan positif antraks beberapa waktu lalu. Pengobatan dengan memberikan antibiotik dinilai sukses sehingga kondisi mereka kini semakin membaik.

“Pemberian antibiotik hanya dilakukan selama 10 hari. Saat ini kondisinya telah membaik,” kata Dewi kepada pidjar.com, Senin (10/02/2020).

Ia menambahkan, terkait dengan luka ataupun keluhan yang diderita oleh para warga tersebut juga sudah berangsur pulih. Sehingga kata Dewi mereka tidak perlu dilakukan uji lab lagi.

“Kita tidak perlu periksa labnya lagi,” kata dia.

Namun begitu, Dewi menghimbau kepada masyarakat untuk menjaga pola hidup bersih dan sehat. Sebab meski saat ini kondisi sudah membaik jika terserang bakteri antraks mereka dapat kembali terjangkit.

“Terutama pola hidup bersih dan sehat ya yang harus dijaga. Selain itu juga perlu meningkatkan daya tahan tubuh,” tambah dia.

Sebelumnya, Kepala Dinas Komunikasi dan Informasi Kabupaten Gunungkidul, Kelik Yuniantoro mengatakan dari 27 orang pada awalnya kemudian bertambah 3 orang yakni di wilayah Semin, Saptosari dan Semanu. Mereka yang terjangkit lantaran menlakukan kontak langsung dengan hewan ternak yang sakit.

 

Advertisement
Advertisement

Facebook Pages

Advertisement

Pariwisata

Berita Terpopuler