fbpx
Connect with us

Sosial

Korban Tenggelam Pantai Baron Belum Ditemukan, Pencarian Alami Kendala

Published

on

Tanjungsari,(pidjar.com)–Tim SAR masih terus berupaya dalam melakukan pencarian korban tenggelam di titik sungai Pantai Baron. Hingga Selasa sore ini, belum ditemukan adanya tanda-tanda keberadaan korban. Jika dalam waktu lama korban belum juga ditemukan, petugas akan memperluas area pencarian.

Koordinator SAR Satlinmas Wilayah II Gunungkidul, Marjono mengakui, dalam pencarian, timnya mengalami beberapa kendala. Selain karena arus sungai yang cukup deras, kedalaman air pun telah meninggi hingga mencapai kurang lebih 3 meter.

“Selain itu banyak sampah dan jaring nelayan di dasar sungai membuat petugas kesulitan melakukan penyisiran,” ujarnya, Selasa (26/12/2017).

Meski begitu, lanjutnya, Tim SAR tetap mengoptimalkan pencarian dengan menggunakan berbagai peralatan yang ada, mulai dari peralatan tradisional hingga peralatan canggih. Dalam pencarian ini, pihaknya menerjunkan sebanyak 30 anggota dibantu Basarnas.

Dijelaskan oleh Marjono, korban atas nama Ilham Desta Andriyanto (15) warga Dusun Singkil, Desa Giring, Kecamatan Paliyan merupakan pelajar SMP 2 Paliyan. Sekitar pukul 06.30 WIB ia dan tujuh orang temannya sedang bermain air di muara Sungai Pantai Baron.

Mengingat arus sungai yang cukup deras, Ilham dan rombongan sudah diberi peringatan untuk tidak bermain hingga ke tengah. Namun rupanya, mereka tidak mengindahkan himbauan petugas, justru semakin jauh hingga masuk ke zona merah. Hingga akhirnya Ilham dan dua orang temannya terseret arus sungai.

“Kedua temannya berhasil diselamatkan lebih dulu oleh warga. Namun Ilham hilang dan belum ditemukan hingga saat ini,” ceritanya.

Seorang saksi mata di tempat kejadian, Sukar mengatakan, melihat secara langsung ketika rombongan bocah SMP itu terseret arus sungai. Ia sempat berhasil menolong dua korban lainnya. Namun, karena jumlah korban tenggelam tidak sebanding dengan tenaga Sukar, lantas ia memanggil pertolongan.

“Saat saya sedang mencari pertolongan, salah satu korban keburu terseret arus hingga tenggelam, sehingga belum sempat saya selamatnya,” ujarnya.

Berdasarkan pantauan, tidak hanya pihak SAR dan Basarnas yang melakukan pencarian, namun tim kepolisian ikut membantu mengamankan area pantai. Wisatawan yang berkunjung pun hanya boleh bermain di tepi bagian Timur pantai.

Advertisement
Advertisement

Facebook Pages

Advertisement

Pariwisata

Berita Terpopuler