Politik
KPU Batasi Jumlah Massa yang Hadiri Proses Pendaftaran Bapaslon Bupati dan Wakil Bupati
Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Tinggal menghitung hari masa pendaftaran bagu peserta Pemilihan Kepala Daerah Kabupaten Gunungkidul berlangsung. Komisi Pemilihan Umum memastikan 4 hingga 6 September mendatang merupakan waktu bagi para calon peserta pemilu dari partai politik maupun gabungan partai politik yang hendak merebutkan kursi Gunungkidul satu akan memulai debutnya pada kontestasi Pilkada 2020.
Ketua KPU Gunungkidul, Ahmadi Ruslan Hani mengatakan, untuk Pilkada tahun ini ada sedikit perbedaan aturan baru dalam pendaftaran calo buapti dan wakil bupati. Dimana jumlah rombongan pengantar saat pendaftaran dibatasi. Hal ini sebagai upaya pencegahan penyebaran covid19.
“Pada proses pendaftaran, yang diperbolehkan datang yakni bapaslon ketua dan sekretaris partai politik pengusung,” jelas Hani, Senin (31/08/2020).
Adapun waktu pendaftaran sendiri dimulai pada jam kerja yaitu pukul 08.00 WIB hingga pukul 16.00 WIB pada tanggal 4-5 September. Kemudian pada hari terakhir pendaftaran, dibuka hingga tengah malam.
“Kami terus melaksanakan koordinasi dengan Polres Gunungkidul mengenai teknis pelaksanaannya,” ucap Hani.

Saat dikonfirmasi, Wakapolres Gunungkidul, Kompol Joko Hamitoyo menjelaskan, pihaknya menyiapkan 1.108 personil untuk diterjunkan dalam mengamankan pelaksanaaan Pilkada 2020. Dari jumlah tersebut, personil ditugaskan untuk mengamankan 1.096 Tempat Pemungutan Suara yang ada.
“Saat 9 Desembet nanti akan ditambah lagi 961 personel,” jelas dia.
Adapun fokus pengamanan sendiri, lanjut Joko, berada di kantor KPU Gunungkidul terutama pada saat pendaftaran dimulai. Pengamanan juga akan dilakukan di titik-titik kumpul rombongan bapaslon sebelum menuju KPU.
“Masing-masing rombongan nantinya akan ada aparat yang mendampinginya,” imbuh dia.
Melihat kondisi menjelang pendaftaran, Joko memastikan kondisi Bumi Handayani masih kondusif. Sejauh ini, pihaknya belum menemukan potensi rawan konflik di tengah masyarakat.
“Sementara belum ada wilayah rawan,” tutupnya.
-
Info Ringan1 minggu yang laluResep Lamian Kuah Daging Sapi
-
Peristiwa3 hari yang laluTragis, Pelajar SMP di Semanu Ditemukan Meninggal G4ntung D1r1 di Pohon Jambu Mete
-
Info Ringan3 hari yang laluResep Soto Tangkar
-
Uncategorized2 minggu yang laluLomba Rebahan Pertama di Indonesia Digelar di JCM, Siapkan Hadiah Rp5 Juta
-
Budaya4 minggu yang laluWujudkan Kedaulatan Budaya, Kampung Gambiran Yogyakarta Semai Biji Pohon Gambir
-
Uncategorized4 minggu yang laluMotor Pelajar Raib Saat Jam Sekolah, Polisi Bekuk Pelaku di Alun-Alun Wonosari
-
Uncategorized4 minggu yang laluPerkuat Transformasi Birokrasi di Era Pemerintahan Digital, Diskominfo Luncurkan Inovasi Sadulur
-
Uncategorized4 minggu yang laluMuncul Titik-titik Amblasan Baru, BPBD Gunungkidul Gandeng Universitas Diponegoro Teliti Struktur Tanah di Tileng
-
Peristiwa4 minggu yang laluLansia di Rongkop Ditemukan Tewas Gantung Diri di Dalam Rumah
-
Pemerintahan3 minggu yang laluAntisipasi Kasus Kekerasan Layaknya di Kota Yogyakarta, Pemkab Gunungkidul Perketat Pengawasan di Daycare
-
Uncategorized3 hari yang laluKecelakaan Beruntun di Baleharjo Gunungkidul, Pengendara Vixion Meninggal Dunia
-
Uncategorized2 minggu yang laluSewindu Mengabdi untuk Pendidikan, SMA Muhammadiyah Al Mujahidin Catatkan 1.000 Prestasi
